Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Januari 25, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Edukasi

Apa dan Bagaimana itu Melodrama?

by Redaksi
28/03/2022
in Edukasi
141
SHARES
1k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Apa itu melodrama? Dalam pelajaran teater, bahkan sastra, melodrama sering disebutkan, namun masih belum terbayangkan bagaimana bentuk pementasan Melodrama.

Secara umum melodrama sering diartikan sebagai sebuah pertunjukan drama dengan karakter dan peristiwa yang “dilebih-lebihkan” untuk menghadirkan sensasi yang lebih. Seperti bila Anda pernah menangis histeris karena baju kesayangan Anda terkena cat, itu melodramatik. Meski demikian, berlebihan di sini ditujukan untuk menjadikan penonton lebih menikmati pertunjukan secara emosional, bukan hanya lucu atau guyonan.

Ciri khas lain dari pertunjukan melodrama ialah tidak ada karakterisasi yang kuat dari para pemerannya. Bisa dikatakan keaktoran yang kuat itu bukan ciri dari melodrama. Karena di melodrama, justru karakter digambarkan dengan karakter yang stereotip. Terutama, untuk peran “jahat” dan peran “baik”. Seakan-akan peran “baik” itu teramat baik seperti malaikat, dan peran jahat tidak punya sisi baik sedikitpun, seperti setan.

Asal Kata Melodrama

Kata “melodrama” sudah digunakan sejak era lama. Melo dari bahasa Yunani berarti “lagu” yang dipadu dengan drama, menjadikan melodrama memiliki arti sebagai “teater musik”. Tentunya, nama ini dipilih sebagai penamaan bentuk teater jenis ini di awal kemunculannya karena bentuknya memang memadukan antara pidato dan nyanyian di atas panggung. Namun, semakin ke era masa kini, melodrama tidak muncul lagi sebagai drama musikal, tapi ciri khas melodrama yakni dilebih-lebihkan tetap menjadi yang utama.

Melodrama menjadi salah satu pilihan yang paling disukai banyak penonton. Terkadang penonton tetap menyukai melodrama meski tidak realistis, tidak logis, bahkan sekaligus menggelikan untuk ditonton. Bisa dikatakan sinetron yang ada di televisi saat ini telah memenuhi syarat untuk dikatakan sebagai melodrama. Sebab, melodrama ini yang dianggap tontonan yang menghibur mayoritas penontonnya.

Itu kenapa untuk menyingkatnya, orang-orang akan berkata “drama melow” untuk menyebut melodrama. Seakan “melo” di sini bukan berarti melodi atau lagu, tapi berarti “mellow” (untuk menggantikan kata cengeng).

Contoh Melodrama

Salah satu contoh melodrama yang paling berpengaruh di dunia ialah Pygmalion karya Jean Jacques Rousseau. Drama ini mengisahkan tentang seorang pematung  bernama Pygmalion yang jatuh cinta pada patung yang dibuatnya sendiri. Patung tersebut diberi nama Galatea. Kecintaan yang tulus membuat patung tersebut menjadi hidup.

Karya tersebut dipentaskan dengan memadukan musik, dan kata-kata puitis untuk menghidupkan atau memancing pengalaman emosional penonton. Drama ini di eranya, begitu menyentuh perasaan penonton. Sampai seorang pelukis kenamaan Prancis era itu, Jean Michel Moreau merancang sebuah lukisan untuk Rousseau yang diambil dari adegan di drama tersebut.

Selain itu, saat ini melodrama muncul sebagai serial televisi meski tidak menghadirkan lagi musik atau nyanyian sebagai pengganti dialog. Beberapa jenis drama lainnya juga tetap mempertahankan nyanyian, (bahkan tarian) untuk memperkuat drama, alur cerita yang “sensasional”. Satu lagi, melodrama disebut banyak kritikus sebagai “jenis drama yang tak pernah gagal menghadirkan reaksi emosional yang kuat dari penontonnya”.(*)


Pojok Seni

Tags: #konsep#melodrama#Seni
Share56SendShare

Related Posts

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Ekonomi Indonesia di Tengah Perang Dagang Global: Perspektif Alkitabiah dan Peran Mahasiswa Kristen

01/04/2025

Ekonomi Indonesia di Tengah Perang Dagang Global: Perspektif Alkitabiah dan Peran Mahasiswa Kristen Oleh: Fawer Full Fander Sihite.,S.Th.,S.H.,MAPS Perang dagang...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

IJLS: PT TPL Disebut Ditutup, Namun Masyarakat Adat Masih Menyaksikan Dugaan Aktivitas Operasional di Lapangan

22/01/2026
Berita

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026
Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber