Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, September 22, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Apa dan Bagaimana itu Melodrama?

byRedaksi
28/03/2022
inEdukasi
141
SHARES
1k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Apa itu melodrama? Dalam pelajaran teater, bahkan sastra, melodrama sering disebutkan, namun masih belum terbayangkan bagaimana bentuk pementasan Melodrama.

Secara umum melodrama sering diartikan sebagai sebuah pertunjukan drama dengan karakter dan peristiwa yang “dilebih-lebihkan” untuk menghadirkan sensasi yang lebih. Seperti bila Anda pernah menangis histeris karena baju kesayangan Anda terkena cat, itu melodramatik. Meski demikian, berlebihan di sini ditujukan untuk menjadikan penonton lebih menikmati pertunjukan secara emosional, bukan hanya lucu atau guyonan.

Ciri khas lain dari pertunjukan melodrama ialah tidak ada karakterisasi yang kuat dari para pemerannya. Bisa dikatakan keaktoran yang kuat itu bukan ciri dari melodrama. Karena di melodrama, justru karakter digambarkan dengan karakter yang stereotip. Terutama, untuk peran “jahat” dan peran “baik”. Seakan-akan peran “baik” itu teramat baik seperti malaikat, dan peran jahat tidak punya sisi baik sedikitpun, seperti setan.

Asal Kata Melodrama

Kata “melodrama” sudah digunakan sejak era lama. Melo dari bahasa Yunani berarti “lagu” yang dipadu dengan drama, menjadikan melodrama memiliki arti sebagai “teater musik”. Tentunya, nama ini dipilih sebagai penamaan bentuk teater jenis ini di awal kemunculannya karena bentuknya memang memadukan antara pidato dan nyanyian di atas panggung. Namun, semakin ke era masa kini, melodrama tidak muncul lagi sebagai drama musikal, tapi ciri khas melodrama yakni dilebih-lebihkan tetap menjadi yang utama.

Melodrama menjadi salah satu pilihan yang paling disukai banyak penonton. Terkadang penonton tetap menyukai melodrama meski tidak realistis, tidak logis, bahkan sekaligus menggelikan untuk ditonton. Bisa dikatakan sinetron yang ada di televisi saat ini telah memenuhi syarat untuk dikatakan sebagai melodrama. Sebab, melodrama ini yang dianggap tontonan yang menghibur mayoritas penontonnya.

Itu kenapa untuk menyingkatnya, orang-orang akan berkata “drama melow” untuk menyebut melodrama. Seakan “melo” di sini bukan berarti melodi atau lagu, tapi berarti “mellow” (untuk menggantikan kata cengeng).

Contoh Melodrama

Salah satu contoh melodrama yang paling berpengaruh di dunia ialah Pygmalion karya Jean Jacques Rousseau. Drama ini mengisahkan tentang seorang pematung  bernama Pygmalion yang jatuh cinta pada patung yang dibuatnya sendiri. Patung tersebut diberi nama Galatea. Kecintaan yang tulus membuat patung tersebut menjadi hidup.

Karya tersebut dipentaskan dengan memadukan musik, dan kata-kata puitis untuk menghidupkan atau memancing pengalaman emosional penonton. Drama ini di eranya, begitu menyentuh perasaan penonton. Sampai seorang pelukis kenamaan Prancis era itu, Jean Michel Moreau merancang sebuah lukisan untuk Rousseau yang diambil dari adegan di drama tersebut.

Selain itu, saat ini melodrama muncul sebagai serial televisi meski tidak menghadirkan lagi musik atau nyanyian sebagai pengganti dialog. Beberapa jenis drama lainnya juga tetap mempertahankan nyanyian, (bahkan tarian) untuk memperkuat drama, alur cerita yang “sensasional”. Satu lagi, melodrama disebut banyak kritikus sebagai “jenis drama yang tak pernah gagal menghadirkan reaksi emosional yang kuat dari penontonnya”.(*)


Pojok Seni

Tags:#konsep#melodrama#Seni
Share56SendShare

Related Posts

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie...

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PIKI Peduli Hadir untuk Masyarakat Kalteng

22/09/2026
Berita

KEJAKSAAN NEGERI BATAM DORONG PENYELESAIAN TUNGGAKAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)  SEWA PERAIRAN TERMINAL KHUSUS TAHUN 2021–2025 SEBESAR RP. 18 MILIAR

22/09/2026
Berita

KNPI Siantar Satukan Barisan, Pemuda Buka Ruang Aspirasi

21/09/2026
Berita

Demisioner Ketua Umum HMI Cabang Pematangsiantar-Simalungun priode 2024-2025 : Robert Hidayat Pardosi Tantang Kapolres Simalungun komitmen terkait pemberantasan judi dan narkoba 

14/09/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026
Berita

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026

Populer

ilustrasi: tirto.id/Gery
Sains

Apa itu Teori Evolusi Darwin?

27/01/2023
Berita

KNPI Siantar Satukan Barisan, Pemuda Buka Ruang Aspirasi

21/09/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Edukasi

Kamus Digital Bahasa Batak ke Dalam Bahasa Indonesia

20/11/2022
Pojokan

Orang Merokok Kerap Dianggap Keren, Kok Bisa?

01/03/2021
Berita

Hotel Patra Jasa Parapat Tidak Miliki Ijin Pengolahan Limbah

06/11/2023
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber