Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Agustus 31, 2025
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Berita

IJLS Menyerukan Rakyat Harus Bersatu Menolak Adu Domba, Hentikan Operasi Intelijen yang Memecah Belah Persatuan Bangsa

by CFT
31/08/2025
in Berita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID-Jakarta, Situasi politik dan sosial yang semakin memanas belakangan ini memunculkan kekhawatiran tentang adanya upaya sistematis untuk memecah belah rakyat. Institute For Justice Law And Society (IJLS) menegaskan bahwa persatuan rakyat adalah kunci utama menjaga kedaulatan dan demokrasi Indonesia.

“Kami melihat adanya pola lama yang kembali dimainkan: rakyat diadu domba, perbedaan diperuncing, dan aparat diposisikan berhadap-hadapan dengan masyarakat. Ini berbahaya bagi demokrasi kita,” tegas Hexa Hutapea.

Menurut IJLS, rakyat tidak boleh terjebak dalam provokasi yang mencoba membenturkan masyarakat dengan Polri. Aksi-aksi rakyat yang menyuarakan aspirasi adalah bagian sah dari demokrasi, sementara aparat kepolisian adalah bagian dari rakyat yang memiliki tugas menjaga ketertiban. Kedua pihak tidak seharusnya dijadikan alat konflik.

“Jangan ada lagi politik adu domba. Jangan benturkan rakyat dengan Polri. Itu hanya akan melemahkan sendi-sendi kebangsaan dan menguntungkan pihak yang ingin mempertahankan status quo,” tambahnya.

Lebih jauh, IJLS menyoroti praktik operasi intelijen yang kerap diarahkan untuk menciptakan instabilitas sosial dan politik. Operasi semacam ini dinilai berbahaya karena merusak kepercayaan publik, mencederai demokrasi, dan memperuncing konflik horizontal di masyarakat.

“Operasi intelijen untuk memecah belah rakyat harus dihentikan. Demokrasi bukan ruang rekayasa, apalagi permainan kotor untuk membungkam suara rakyat. Operasi semacam itu hanya akan meninggalkan luka, memperdalam krisis kepercayaan, dan merusak legitimasi negara,” tegas pernyataan itu.

IJLS juga menekankan bahwa rakyat memiliki kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk manipulasi, baik yang datang dari kepentingan dalam negeri maupun intervensi eksternal. Persatuan rakyat adalah modal utama menghadapi berbagai tantangan bangsa, bukan operasi terselubung yang menjerumuskan.

Sebagai penutup, IJLS menyerukan agar rakyat tetap bersatu, tidak terprovokasi, dan terus menjaga solidaritas lintas kelompok.

“Kekuatan rakyat ada pada persatuan. Hentikan operasi intelijen yang merusak, jangan benturkan rakyat dengan aparat, dan jangan biarkan demokrasi dicurangi. Rakyat bersatu, bangsa kuat.”

Share39SendShare

Related Posts

PRESS RILIS KOMRAD PANCASILA 31 AGUSTUS 2025

31/08/2025

PIRAMIDA.ID - Di tengah upaya Polri menstabilkan situasi Ibukota dan sejumlah kota lain yang sempat memanas, muncul desakan agar Presiden...

Rakyat Marah, GMKI : Mafia dan Koruptor Dibiarkan Dan Dilindungi

31/08/2025

PIRAMIDA.ID - Situasi politik dan sosial sudah mencekam di seluruh wilayah Indonesia. Ribuan massa aksi dari elemen masyarakat marah dan...

SERUAN PARKINDO: MENYIKAPI AKSI DEMONSTRASI AGUSTUS 2025

31/08/2025

“Polisi pembunuh rakyat,” teriak seorang demonstran yang masih bertahan di kawasan depan Gedung MPR/DPR/DPD hingga Sabtu, 30 Agustus 2025, pukul 05.00...

Kematian Affan Kurniawan Adalah Tindak Pembunuhan Berencana

30/08/2025

PIRAMIDA.ID-Jakarta, 30 Agustus 2025 – Dewan Pimpinan Pusat Barisan Rakyat 1 Juni (DPP Barak 106) menyampaikan duka cita mendalam atas...

Tanpa Etika Dewan Perwakilan berubah menjadi Dewan perampok

29/08/2025

Dalam falsafah hukum, Kita mengenal tingkatan hukum yang berawal dari nilai, asas, norma, dan undang-undang. Nilai yang merupakan hal atau...

Di Balik Duka 28 Agustus: Saatnya Kita Saling Merangkul, Bukan Saling Menusuk

29/08/2025

PIRAMIDA.ID - Jakarta kembali diwarnai pilu pada 28 Agustus lalu. Di tengah suara orasi dan langkah massa yang memenuhi jalanan,...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

IJLS Menyerukan Rakyat Harus Bersatu Menolak Adu Domba, Hentikan Operasi Intelijen yang Memecah Belah Persatuan Bangsa

31/08/2025
Berita

PRESS RILIS KOMRAD PANCASILA 31 AGUSTUS 2025

31/08/2025
Berita

Rakyat Marah, GMKI : Mafia dan Koruptor Dibiarkan Dan Dilindungi

31/08/2025
Berita

SERUAN PARKINDO: MENYIKAPI AKSI DEMONSTRASI AGUSTUS 2025

31/08/2025
Berita

Kematian Affan Kurniawan Adalah Tindak Pembunuhan Berencana

30/08/2025
Berita

Tanpa Etika Dewan Perwakilan berubah menjadi Dewan perampok

29/08/2025

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

xnxx
xnxx
xnxx
xnxx