Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Reshuffle Berkali-kali: Forum Think and Talk Soroti Netralitas Evaluasi Kinerja vs Kepentingan Politik Kabinet Prabowo

byAFP
08/10/2026
inBerita
98
SHARES
700
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- JAKARTA, 6 OKTOBER 2026 — Memasuki dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dinamika dalam Kabinet Merah Putih terus menuai sorotan publik. Catatan Forum Think and Talk menunjukkan bahwa hingga saat ini telah terjadi setidaknya 7 kali perombakan (reshuffle) dan penambahan anggota kabinet. Fenomena persoalan bongkar-pasang kabinet yang intensif ini menjadi topik utama dalam diskusi online bertajuk “Reshuffle Berkali-kali: Evaluasi Kerja atau Kepentingan Politik?” yang digelar pada Selasa (6/10) yang di moderatori oleh Fransisco Hutauruk (Ketua Presidium PMKRI Cabang Pematang Siantar).

Kristina Elia Purba, selaku pemantik diskusi dalam Forum Think and Talk, menilai bahwa langkah bongkar-pasang menteri dan kepala lembaga dalam dua tahun terakhir lebih menonjolkan nuansa kepentingan politik ketimbang evaluasi kinerja yang murni dan objektif.

“Memang terlihat ada tindakan tegas terhadap menteri atau kepala lembaga yang bermasalah maupun dinilai melenceng dari program strategis nasional. Namun di sisi lain, fenomena konsolidasi kekuasaan atau ‘Prabowonisasi’ untuk merangkul dan mengamankan posisi partai-partai koalisi sangat kental terasa. Ada kepentingan politik jangka panjang yang sedang dipersiapkan di balik perombakan ini,” ujar Kristina.

*Kinerja Minim dan Sorotan Publik*

Forum Think and Talk juga membeberkan adanya ketimpangan dalam penerapan sanksi dan penegakan akuntabilitas kabinet. Sementara beberapa pejabat dicopot karena kontroversi, ada sejumlah menteri dengan catatan kinerja minim dan mendapatkan rapor merah dari masyarakat yang justru luput dari tindakan tegas.

Dua contoh yang disorot secara tajam adalah kinerja Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) di bawah pimpinan Natalius Pigai serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi. Kedua kementerian tersebut dinilai mendapatkan persepsi buruk dari publik akibat kinerjanya yang hampir tidak terlihat dan kurang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

*Dampak Terhadap Stabilitas Ekonomi dan Program Strategis*

Selain dari aspek akuntabilitas politik, perombakan struktur dan pergantian pejabat kabinet secara berulang-ulang dinilai membawa dampak langsung terhadap jalannya program-program strategis pemerintah.

Sektor perekonomian menjadi salah satu yang paling terdampak. Pergantian posisi Menteri Keuangan hingga dua kali dalam kurun waktu singkat berdampak pada penyerapan dan pencairan anggaran negara yang menjadi lambat serta terhambat. Dinamika ini juga memberikan sentimen negatif terhadap stabilitas nilai tukar mata uang Rupiah.

*Harapan untuk Sisa Masa Jabatan*
Mengakhiri diskusi, Forum Think and Talk menyampaikan poin evaluasi kritis dan harapan besar bagi sisa tiga tahun masa jabatan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Forum menekankan pentingnya efisiensi dan perbaikan kinerja secara menyeluruh—tidak hanya terbatas pada rotasi atau penambahan jajaran menteri dan kepala lembaga semata.

Dian Sani Siagian selaku salah satu partisipan dalam diskusi ini
punya 4 pertanyaan kritis,

1. Apakah kabinet gemuk ini sesuai konstitusi? Secara hukum, Pasal17 UUD 1945 memberi hak prerogatif kepada Presiden dan batas 34 kementerian di UU lama sudah direvisi DPR pada 2024. Jadi sah secara hukum, yang perlu kita perdebatkan adalah efektif atau tidak.

2. Apakah kabinet gemuk otomatis memakmurkan rakyat? Rakyat tidak menghitung jumlah menteri, tapi merasakan hasil kerja. Kabinet gemuk bisa lebih fokus, tapi risikonya tumpang tindih kewenangan dan beban APBN makin besar.

3. Apakah pemerintah makin sulit dikontrol? Satu komisi DPR sekarang harus mengawasi 4-5 kementerian, pengawasan jadi tidak mendalam. Tanpa KPI menteri yang transparan, kontrol publik akan lemah.

4. Bagaimana dengan pengkritik yang masuk ke dalam rezim? Itu bisa jadi perubahan dari dalam, bisa juga jadi pembusukan kritik. Tolok ukurnya sederhana: setelah 6 bulan menjabat, apakah ia mengubah kebijakan yang dulu ia kritik, atau justru ia yang kini membela kebijakan itu?

“Kami berharap di sisa tiga tahun periode ini, ada perbaikan dan pembenahan nyata terhadap substansi kinerja kabinet secara holistik. Hal ini mencakup seluruh jajaran menteri, kepala staf, pimpinan lembaga, hingga Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), agar fokus bekerja penuh demi kepentingan rakyat, bukan terjebak dalam lingkaran transaksi politik,” tutup Forum Think and Talk.(AFP)

Share39SendShare

Related Posts

FAJAR BARU TRUNOJOYO: MENANTI REVOLUSI POLRI DI TANGAN JENDRAL SUYUDI

05/10/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Penunjukan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru membawa...

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

05/10/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar, 4 Oktober 2026 — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi memperingati Dies...

Tokoh Simalungun: Pemilihan Rektor USI PerluMengedepankan Kapasitas dan Visi

05/10/2026

PIRAMIDA.ID  – Pemilihan Rektor Universitas Simalungun (USI) tengah berlangsung. Sejumlah tokohmasyarakat Simalungun meminta proses tersebutmempertimbangkan kapasitas, integritas, rekam jejak, serta...

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026

PIRAMIDA.ID- Karena tidak menjalankan fungsi legislasi dengan tidak membahas Perubahan P-APBD Pematangsiantar Tahun Anggaran (TA) 2026, mencuat pernyataan, 5 Ketua...

Apresiasi Polda Metro Jaya Dalam Pengungkapan Kasus Alm Bambang Setiawan, Komrad Pancasila: Jangan Naikkan Dugaan Menjadi Vonis

01/10/2026

PIRAMIDA | JAKARTA — Koordinator Komrad Pancasila, Antony Komrad, mengingatkan pentingnya menjaga ketelitian dalam menanggapi laporan investigasi mengenai kematian Bambang...

PMKRI Pematangsiantar Kota Pendidikan Tak Boleh Membiarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26/09/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar, 26 September 2026 — DPC PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Periode 2026–2027 menyoroti persoalan perundungan (bullying)...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Reshuffle Berkali-kali: Forum Think and Talk Soroti Netralitas Evaluasi Kinerja vs Kepentingan Politik Kabinet Prabowo

08/10/2026
Berita

FAJAR BARU TRUNOJOYO: MENANTI REVOLUSI POLRI DI TANGAN JENDRAL SUYUDI

05/10/2026
Berita

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

05/10/2026
Berita

Tokoh Simalungun: Pemilihan Rektor USI PerluMengedepankan Kapasitas dan Visi

05/10/2026
Berita

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026
Berita

Apresiasi Polda Metro Jaya Dalam Pengungkapan Kasus Alm Bambang Setiawan, Komrad Pancasila: Jangan Naikkan Dugaan Menjadi Vonis

01/10/2026

Populer

Berita

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026
Berita

FAJAR BARU TRUNOJOYO: MENANTI REVOLUSI POLRI DI TANGAN JENDRAL SUYUDI

05/10/2026
Berita

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

05/10/2026
Pojokan

Putu Laxman Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tidak Dapat Tempat di Indonesia

30/07/2021
Berita

Tokoh Simalungun: Pemilihan Rektor USI PerluMengedepankan Kapasitas dan Visi

05/10/2026
Pojokan

Pesan Tersembunyi Ki Narto Sabdo Dalam Lagu Kelinci Ucul

23/09/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus