Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, November 30, 2025
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Dialektika

Tentang Tokoh dan Penokohan dalam Teater serta Jenis-jenisnya

by Redaksi
03/07/2022
in Dialektika, Edukasi
319
SHARES
2.3k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Apa yang menjadi unsur paling esensial dari teater? Yah, ada banyak yang penting dalam teater, karena teater adalah kerja kolektif. Tapi, semuanya akan sepakat dengan satu hal, bahwa unsur paling esensial dalam teater adalah; aktor!

Yah, berbicara tentang aktor, tentunya kita akan berbicara tentang tugasnya sebagai pemegang peran atau menjadi tokoh dalam sebuah lakon. Berdasarkan metode Stanislavsky, terkait tokoh dan penokohan yang mesti dilakoni aktor itu berdasar pada “situasi terberi” (given circumstances). Apa saja “yang diberikan naskah”?

Untuk tokoh, maka mulai dari nama, umur, jenis kelamin, karakter, ciri fisik, status, psikologis, dan sebagainya, semuanya adalah situasi terberi dari sebuah naskah. Maka karena itu, seorang aktor mesti menganalisa naskah lebih dalam dan berdiskusi dengan teman-teman serta sutradaranya untuk mendapatkan karakter yang tepat.

Tapi, apa sebenarnya definisi tokoh? Seperti yang disebut di atas, tokoh adalah pemegang peran tertentu dalam drama. Dalam artikel ini, akan dibahas jenis-jenis tokoh berdasarkan banyak hal.

Berdasarkan Peran

Ini yang paling familiar, tokoh protagonis, antagonis dan tritagonis. Tokoh protagonis adalah tokoh utama, dia pemilik kehendak tentang kebaikan, cita-cita, kebijakan dan sisi positif. Itulah kenapa tokoh protagonis sering juga disebut tokoh yang baik. Tapi, tidak di semua naskah si protagonis ini menang, loh.

Berikutnya adalah tokoh antagonis. Definisi aslinya adalah tokoh yang menentang kehendak dari tokoh utama (protagonis). Karena tokoh utama pemilik kehendak yang baik, dan tokoh antagonis ini menentangnya, maka tokoh ini sering juga disebut tokoh yang jahat. Nah, untuk menambah bumbu cerita, maka sering muncul tokoh tritagonis yang menjadi penengah, atau berdiri di antara tokoh yang memiliki kehendak (protagonis) dengan tokoh penentangnya (antagonis). Tokoh protagonis, ditujukan untuk mengambil empati dari penonton, sedangkan tokoh antagonis diciptakan untuk menciptakan adanya konflik.

Selain ketiga jenis itu (protagonis, antagonis dan tritagonis) ada jenis tokoh lainnya berdasarkan peran. Ada tokoh deutragonis, foil dan utility. Tokoh deutragonis adalah tokoh yang mendukung, memihak dan membantu tokoh protagonis. Sedangkan tokoh foil adalah tokoh yang (biasanya) berpihak pada tokoh antagonis. Tokoh foil terlibat dalam konflik (baik secara langsung maupun tidak langsung) dan ia juga berperan besar untuk menyelesaikan cerita. Sedangkan tokoh utility adalah tokoh pelengkap. Tapi, tokoh utility justru kebanyakan adalah tokoh yang “menyampaikan suara asli penulis” dalam berbagai naskah.

Berdasarkan Keterlibatan dalam Cerita

Selain itu, ada juga istilah Tokoh Sentral, Tokoh Bawahan dan Tokoh Latar. Ketiganya adalah jenis tokoh yang dilihat dari keterlibatannya menggerakkan alur cerita. Tokoh sentral adalah tokoh yang paling berpotensi untuk menggerakkan alur, ia menjadi pusat cerita dan bahkan menjadi penyebab konflik tersebut terjadi. Tokoh bawahan adalah istilah untuk tokoh yang ikut menggerakkan dan mengembangkan alur, tapi tidak begitu besar pengaruhnya. Sedangkan tokoh latar adalah istilah untuk tokoh yang “melengkapi” cerita, untuk menghidupkan suasana dan latar. Tokoh latar sering pula disebut dengan istilah tokoh tambahan.

Berdasarkan Karakter dan Perwatakan

Ada jenis tokoh yang punya sifat yang monoton, dari awal drama sampai akhir. Biasanya, tokoh ini disebut dengan istilah tokoh sederhana (flat). Tapi, bila menunjukkan perkembangan, perubahan dan perbedaan, maka tokoh ini disebut dengan istilah tokoh bulat (round). Tokoh yang tidak berkembang, atau tidak berubah (secara esensi) sering pula disebut tokoh statis. Sedangkan yang mengalami perubahan, terutama perubahannya signifikan, disebut tokoh berkembang.

Ada juga karakter tokoh yang gerak-geriknya tidak wajar, kadang bersifat simbolis saja, kadang unik, maka tokoh ini disebut tokoh teatrikal. Tokoh yang satu ini jarang ditemukan di lakon realis, tapi di lakon klasik, ia sering sekali muncul.

Terakhir, adalah tokoh karikatural. Tokoh ini satir, geraknya kadang di-stilir, kata-katanya menyindir dan berlebihan. Ia kadang hadir sebagai kelucuan di tengah konflik atau kesedihan, dan di kesempatan lain muncul sebagai keriangan di tengah ketegangan.(*)


Pojok Seni

Tags: #antagonis#drama#karakter#protagonis#Seni#teater
Share128SendShare

Related Posts

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

GMKI Wilayah II: Keracunan MBG dan Krisis Pendidikan Sumsel Adalah Alarm Darurat bagi Negara

27/11/2025
Berita

Tokoh Pemuda Simalungun, Andro Saragih: Minta Kapolres Usut Aksi Demo yang Diduga Sengaja Ganggu Pesta Rakyat Tuan Rondahaim

26/11/2025
Berita

Viral Kritik Sumbangan Natal Ke Palestina: Langkah Maruarar Sirait Adalah Dukungan Kemanusiaan Dan Kebangsaan Bagi Palestina

26/11/2025
Berita

KNPI Simalungun Apresiasi Acara Pesta Rakyat Tuan Rondahaim, Sabaruddin: Terimakasih Pak JR. Saragih dan Bungaran Saragih

26/11/2025
Berita

Edis Galingging Desak Kejaksaan Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI Simalungun Palsu

26/11/2025
Berita

Dorong Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang inklusif untuk Penyandang Disabilitas, IRMI dan FRM Gelar Ruang Dialog Bersama BPJS Ketenagakerjaan

25/11/2025

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

xnxx
xnxx
xnxx
xnxx