Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, Agustus 29, 2025
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Berita

Dirjen Bimas Kristen: Indeks Kerukunan Umat Beragama Papua dan Papua Barat Tinggi, Namun Rakyatnya Tidak Sejahtera

by Redaksi
23/06/2021
in Berita
100
SHARES
713
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Dirjen Bimas Kristen) Kementerian Agama (Kemenag), Prof. Thomas Pentury menyebut pihaknya di Kemenag mempunyai program yang berfokus pada percepatan pembangunan Papua.

Sebelumnya, Kemenag memiliki program Kita Cinta Papua (KCP). Kemudian, seiring lahirnya Inpres 9 Tahun 2021 tentang percepatan pembangunan Papua, ada satu pokok pikiran akselerasi pembangunan untuk Bumi Cendrawasih itu, yakni Papua Bangga.

Hal itu diungkapkan Dirjen Bimas Kristen Prof. Thomas Pentury saat mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, memberikan materi pada Konperda III GAMKI Papua Tahun 2021, Sabtu, 12 Juni 2021, di Hotel Horizon, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua.

“Saya berharap nantinya putra-putri asli Papua yang akan mengikuti program afirmasi pendidikan tinggi bisa mempersiapkan diri guna melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di tujuh Perguruan Tinggi Negeri Keagamaan Kristen di bawah naungan Kemenag. Mereka juga nantinya akan kembali ke Papua untuk membangun tanah Papua menjadi lebih baik,” ungkap Pentury, berdasarkan rilis GAMKI yang diterima redaksi, Rabu, 23 Juni 2021.

Selain itu, kepada GAMKI dan GMKI, dia menjelaskan ada beberapa pemicu terjadinya persoalan antar beragama di negeri ini, yakni penodaan agama dan pelarangan pendirian rumah ibadah.

“Kita punya problem-problem yang menjadi pemicu adanya persoalan relasi antar umat beragama itu menjadi tidak baik, bahkan bisa berkonflik. GAMKI dan GMKI harus terus berbicara tentang persoalan penodaan agama ataupun pelarangan pendirian rumah ibadah. Kalau itu tidak clear dalam interpretasinya, maka persoalan ini akan sangat dominan dalam relasi antara agama,” kata Dirjen.

Salah satu contoh, tuturnya, sulitnya membangun rumah ibadah di beberapa daerah. Sementara, di Tanah Papua pendirian rumah ibadah tidak pernah menjadi persoalan.

“Pendirian rumah ibadah. Di Papua, orang mendirikan rumah ibadah apapun enggak ada masalah. Tetapi di tempat-tempat tertentu, itu bermasalah. Saya tidak bisa memahami, tetapi setelah mencoba melihat lebih jauh memang ada doktrin-doktrin tertentu yang sama sekali melarang (mendirikan rumah ibadah),” kata dia.

Lebih lanjut, katanya, ideal dalam melihat dan menyelesaikan persoalan di Papua adalah dengan melakukan pendekatan agama sebagai sebuah resolusi konflik untuk memujudkan Papua tanah damai.

“Di Papua dikenal dengan tiga tungkunya, yang terdiri dari, Adat, Agama, dan Pemerintah. Bagi kami (Kementerian Agama RI), melihat dan menyelesaikan persoalan di Papua, harus dengan cara pendekatan agama sebagai sebuah resolusi konflik untuk memujudkan Papua tanah damai,” ucap Pentury.

Pentury menyinggung Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Papua dan Papua Barat dan membandingkannya dengan kondisi kesejahteraan di kedua Provinsi tersebut.

“Indeks Kerukunan Umat Beragama di Papua dan Papua Barat tinggi. Papua Barat itu nomor satu urutannya, 82,1 persen. Papua ada di nomor 6 (79,8 persen). Namun berbanding terbalik dengan indeks kemiskinan dimana Papua, Papua Barat, NTT, dan Maluku itu ada di posisi 5 besar bawah. Perbandingan data ini kontradiktif dan paradoks,” jelasnya.

Menurut Pentury, masyarakat Papua dan Papua Barat moderat dan toleran, tidak seperti yang dikuatirkan oleh segelintir orang. Namun yang menjadi persoalan adalah terkait kesejahteraan dan pemerataan ekonomi.

“Gap kesejahteraan ini yang harus dijawab oleh pemerintah. Kemenag melalui program Kita Cinta Papua dan Papua Bangga berupaya untuk dapat menjawab persoalan ini melalui pembangunan sekolah dan rumah ibadah, sembari meningkatkan SDM dan membangun moderasi beragama untuk mewujudkan Papua tanah damai,” ujarnya.

Pentury meminta GAMKI untuk menjadi pelopor dan mengambil bagian dalam membuka dialog-dialog antar umat beragama sehingga moderasi beragama akan muncul guna terciptanya kedamaian bersama, untuk mewujudkan Papua tanah damai.

“Mari GAMKI bersama Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat bergandengan tangan mewujudkan Papua ke arah yang lebih baik,” ajaknya.

Dirjen meminta Konperda GAMKI Papua dapat merumuskan beberapa rekomendasi tentang perspektif Papua, dan berbagai dinamika di Papua, serta persoalan dan jalan solusi permasalahan di Papua.

“Saya meminta Konperda GAMKI dapat merumuskan rekomendasi dan kemudian mengirimkannya kepada Pemerintah Pusat melalui para menterinya, juga DPR RI, Pemerintah Daerah, dan lembaga lainnya sehingga bisa menjadi masukan dan jalan solusi bersama untuk terbangunnya kedamaian di Papua,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi, Kakanwil Kementerian Agama Prov. Papua Amsal Yowei, SE, M.Pd.K, Ketua STAKPN Sentani Dr. Fredrik Warwer, M.Th, Ketua Umum GAMKI Willem Wandik, S.Sos dan Sekjen GAMKI Sahat M.P Sinurat, ST, MT.(*)

Tags: #GAMKI#kristen#Papua
Share40SendShare

Related Posts

Tanpa Etika Dewan Perwakilan berubah menjadi Dewan perampok

29/08/2025

Dalam falsafah hukum, Kita mengenal tingkatan hukum yang berawal dari nilai, asas, norma, dan undang-undang. Nilai yang merupakan hal atau...

Di Balik Duka 28 Agustus: Saatnya Kita Saling Merangkul, Bukan Saling Menusuk

29/08/2025

PIRAMIDA.ID - Jakarta kembali diwarnai pilu pada 28 Agustus lalu. Di tengah suara orasi dan langkah massa yang memenuhi jalanan,...

Aparat Gagal Humanis, Ojol Jadi Korban Maut Mobil Rantis

28/08/2025

PIRAMIDA.ID-Tragedi meninggalnya seorang pengemudi ojek online setelah terlindas mobil rantis milik aparat keamanan dalam pengamanan demonstrasi, kembali menelanjangi wajah buram...

Surat Klarifikasi Tak Direspon, ILAJ Laporkan Kadishub ke Kajari, Minta Bupati Simalungun Copot Sabar Saragih

28/08/2025

PIRAMIDA.ID – Polemik dugaan korupsi dalam pengelolaan parkir dan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Simalungun semakin mencuat ke permukaan. Institute...

Heboh Demo DPR 25 Agustus! Komrad Pancasila: Tangkap Provokator yang Seret Massa Pelajar!!!

26/08/2025

PIRAMIDA.ID – Aksi demo besar-besaran di depan Gedung DPR RI pada Senin (25/8/2025) ternyata disusupi provokator yang tega menyeret pelajar...

Irjen Suyudi Ario Seto Dilantik Presiden Jadi Kepala BNN, Komrad Pancasila Nyatakan Dukungan Penuh

25/08/2025

PIRAMIDA.ID — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Istana Negara....

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Tanpa Etika Dewan Perwakilan berubah menjadi Dewan perampok

29/08/2025
Berita

Di Balik Duka 28 Agustus: Saatnya Kita Saling Merangkul, Bukan Saling Menusuk

29/08/2025
Berita

Aparat Gagal Humanis, Ojol Jadi Korban Maut Mobil Rantis

28/08/2025
Berita

Surat Klarifikasi Tak Direspon, ILAJ Laporkan Kadishub ke Kajari, Minta Bupati Simalungun Copot Sabar Saragih

28/08/2025
Berita

Heboh Demo DPR 25 Agustus! Komrad Pancasila: Tangkap Provokator yang Seret Massa Pelajar!!!

26/08/2025
Berita

Irjen Suyudi Ario Seto Dilantik Presiden Jadi Kepala BNN, Komrad Pancasila Nyatakan Dukungan Penuh

25/08/2025

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

xnxx
xnxx
xnxx
xnxx