Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Januari 18, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Berita

GMNI Minta Jokowi Konkretkan Pidatonya soal Kemerdekaan Palestina sebagaimana Pidato Bung Karno

by Redaksi
02/10/2020
in Berita
99
SHARES
704
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Dalam sidang umum PBB beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi turut menyampaikan pidato dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-75 PBB.

Dalam pidato yang disampaikan melalui rekaman tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa pokok persoalan penting yang dihadapi dunia saat ini yang membutuhkan peran aktif seluruh anggota PBB untuk bersama-sama menyelesaikan setiap persoalan tersebut.

Menanggapi isi pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Umum PBB tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Imanuel Cahyadi menyampaikan apresiasinya karena apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dinilai sesuai dengan semangat Pancasila, terkhusus menyoal dukungan Indonesia untuk Palestina.

Namun menurut Imanuel ucapan ini harus segera dikonkretkan.

“Pada Konferensi Asia-Afrika di Bandung yang digagas oleh Indonesia melalui diplomasi yang dilakukan oleh Ali Sastroamidjojo yang juga merupakan ketua dari perhelatan tersebut. Palestina adalah satu di antara 29 negara yang hadir, namun hingga kini belum merasakan kemerdekaan. Untuk itu, dukungan Indonesia agar Palestina merdeka dan memperoleh hak-haknya sebagai negara merdeka patut diperjuangkan secara konsisten karena ini sesuai dengan semangat Pancasila sila ke-2, yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab serta preambule UUD 1945 bahwa penjajahan di atas dunia harus segera dihapuskan,” tegas Imanuel.

Imanuel mengingatkan bahwa apa yang dialami Palestina yang hingga kini tak kunjung merdeka adalah bentuk lain dari penindasan.

Menurutnya, adalah sebuah kewajiban Indonesia mendorong kemerdekaan Palestina seperti yang pernah dicetuskan oleh Presiden pertama Indonesia Soekarno pada Sidang Umum PBB ke-15 tahun 1960 yang berjudul “To Build The World a New”.

“Soekarno pada Sidang Umum PBB tahun 1960 pernah membacakan pidato berjudul “To Build The World a New” yang intinya adalah menawarkan suatu tatanan masyarakat dunia yang bebas dari penjajahan dan penindasan sebagaimana 5 prinsip dasar Pancasila yang menjadi panduan kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia. Sekarang, 60 tahun setelah pidato tersebut dibacakan, namun Palestina masih belum merasakan kemerdekaan. Inilah tugas sejarah yang harus kita kawal agar tak ada lagi penindasan bangsa atas bangsa lainnya, penindasan manusia atas manusia lainnya,” tutur alumni Hubungan International Unpad tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa ini harus dijadikan momentum untuk menggelorakan kembali semangat negara dunia ketiga kala itu, yakni negara -negara Asia dan Afrika.

“Ini adalah momen untuk Indonesia kembali menyatukan semangat gerakan non blok negara -negara dalam KAA, bahwa tanggung jawab belum usai, Palestina belum merdeka,” pungkas Imanuel.

Ketua Bidang Hubungan Internasional dan Jaringan Luar Negeri DPP GMNI, Kristian Sinulingga, ikut menyuarakan dukungannya pada isi pidato Presiden Jokowi yang meminta agar seluruh negara bekerja sama melawan pandemi COVID-19.

“Pandemi COVID-19 saat ini adalah musuh bersama seluruh negara. Pandemi COVID-19 tak mengenal batas negara. Untuk itu diperlukan upaya bersama untuk menemukan vaksin terhadap virus ini dan juga kesetaraan untuk mendapat akses yang setara terhadap vaksin dengan harga terjangkau,” terang Kristian.

Kristian juga menyoroti soal konflik di kawasan, khususnya di Laut Cina Selatan yang juga menjadi perhatian Presiden Jokowi dalam pidatonya tersebut.

Ia mendorong agar dalam setiap penyelesaian sengketa dilakukan pada prinsip win-win solution seperti yang disampaikan Presiden Jokowi, namun harus tetap dengan mengedepankan prinsip penghormatan pada kedaulatan wilayah suatu negara.

“Dalam pidatonya, Presiden Jokowi juga menyinggung soal tidak diindahkannya prinsip-prinsip PBB dan hukum internasional. Saya memandangnya sebagai peringatan terhadap Cina yang berkonflik dengan negara-negara lain di Laut Cina Selatan. PBB harus hadir untuk menengahi konflik yang terjadi di kawasan untuk menghindari konfrontasi langsung yang memungkinkan terjadinya perang terbuka di kawasan, namun dengan tetap menghormati prinsip kedaulatan negara dan integritas wilayah,” pungkasnya.

Tags: #konflikteritori#palestina#rilis
Share40SendShare

Related Posts

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Peredaran narkoba di Indonesia bergerak lebih cepat daripada regulasi yang mengaturnya. Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai...

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Pematangsiantar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh...

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026

PIRAMIDA.ID- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pematangsiantar–Simalungun yang diketuai oleh Erhan Sayu Ferdiansya menyoroti lambatnya kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari)...

Pengadilan Agama Gandeng LBH-AP Muhammadiyah Simalungun Jadi Posbakum

06/01/2026

PIRAMIDA.ID- Resmi!!! LBH-AP Muhammadiyah Posbakum di Pengadilan Agama Simalungun. Pengadilan Agama Teken MOU Posbakum Dengan LBH AP Muhammadiyah Simalungun. Membanggakan...

Wacana Pilkada Melalui DPRD, Komrad Pancasila: Harus Disikapi Hati-Hati, Berpotensi memantik “Agustus Kelabu”.

05/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta, Senin, 5 Januari 2026 — Wacana mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali mengemuka di ruang...

Polri dan Polda Metro Jaya Hadir Menjaga Natal 2025 Damai, Mengantar Jakarta Menyambut 2026 dengan Tenang

31/12/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta, 29 Desember 2025 — Riuh akhir tahun di Jabodetabek tahun ini bukan hanya soal keramaian pusat perbelanjaan,...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026
Berita

Pengadilan Agama Gandeng LBH-AP Muhammadiyah Simalungun Jadi Posbakum

06/01/2026
Berita

Wacana Pilkada Melalui DPRD, Komrad Pancasila: Harus Disikapi Hati-Hati, Berpotensi memantik “Agustus Kelabu”.

05/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber