Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Oktober 5, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDialektika

Humanis dan Heroik: Propaganda Konflik Ukraina dan Rusia

byRedaksi
09/03/2022
inDialektika
112
SHARES
800
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Oleh: Ticklas Babua-Hodja*

PIRAMIDA.ID- “Propaganda terbaik adalah ketika mereka yang dimanipulasi meyakini bahwa apa yang mereka lakukan sesuai dengan keinginan dan kehendak sendiri.”

Paul Joseph Goebbels~

Latar Belakang

Konflik antara Rusia dan Ukraina menjadi perhatian publik bahkan menggubris perhatian dunia secara luas dan diekspos secara rutin oleh seluruh media cetak, media massa, dan media elektronik. Antara kedua bela pihak diperlihatan bantahan-bantahan yang semakin mempersulit masyarakat dunia untuk menarik benang merah dari konflik berdarah tersebut.

Media CNN yang notabenenya adalah milik Amerika Serikat secara massif memberitakan tentang peperangan yang terus-menerus mengundang perhatian khusus bagi masyarakat akar rumput yang masih banyak terdapat disinformasi, polarisasi, hoaks, dan sentral narasi.

Korban berjatuhan dan kematian tiga belas (13) pasukan Ukraina di Pulau Ular yang diteruskan dengan adanya aksi heroik Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky dan hebatnya sosok “Ghost of Kyiv” semakin menarik perhatian seluruh penduduk dunia termasuk negara Indonesia.

Hal serupa juga dipublikasikan oleh media Rusia tentang pembagian makanan dan rokok untuk penduduk Ukraina selama menginvasi serta menolong seorang perempuan paruh baya (nenek berumuran sekitar 40-60 tahun) yang penuh dengan rasa kemanusiaan yang pada akhirnya muncul narasi “Humanis dan Heroik”, Rusia dan Ukraina).

Konflik ini dipicu ketika Vladmir Putin selaku Presiden Rusia yang memberitakan dalam pidato TV menjelang subuh pada 24 Februari 2022 mengklaim bahwa tujuannya adalah melindungi orang-orang yang menghadapi tekanan dan genosida dan ia bertujuan melakukan “demiliterisasi” dan “mematahkan Nazi” di Ukraina. Presiden Putin sering menuduh Ukraina diambil oleh ekstremis, sejak presiden pro-Rusia Viktor Yanukovych, digulingkan pada 2014 setelah protes besar berbulan-bulan.

Rusia kemudian membalas dengan menguasai wilayah selatan Ukraina, Krimea dan memicu gerakan pemberontak di wilayah timur. Rusia mendukung separatis yang melawan pasukan Ukraina dalam perang yang menelan 1.400 korban jiwa.

Propaganda, Naras, Polarisasi, Disinformasi, dan Hoaks

Kata propaganda mulai digunakan pada tahun 1622 ketika Paus Gregory XV mendirikan sebuah organisasi yang diberi nama Congregatio de Propaganda Fide. Organisasi itu bertugas menyebarkan agama Katolik di kalangan masyarakat non-Kristen. Dalam konteks ini, propaganda berarti organisasi yang mengirimkan pesan-pesan.

Propaganda sendiri merupakan salah satu bentuk komunikasi massa yang sering digunakan oleh individu ataupun kelompok sebagai media untuk menyebarluaskan suatu keyakinan atau doktrin. Propaganda juga sering dijadikan suatu usaha untuk melakukan suatu komunikasi yang bersifat persuasif, direncanakan untuk mempengaruhi adanya pandangan serta tingkah laku individu-individu agar nantinya dapat sesuai dengan keinginan dari propagandis.

Sosok kunci dari alur propaganda yang terkenal sejak Perang Dunia ke-II adalah Paul Joseph Goebbels. Paul Joseph Goebbels adalah pendukung utama Hitler dan pendukung aktif gerakan anti-Semit. Goebbels bergabung secara resmi dengan Nazi pada tahun 1924. Oleh Hitler, ia diberi posisi kunci sebagai Menteri Propaganda Nazi. Sebagai seorang propagandis, Goebbels banyak disegani oleh para ilmuwan, bahkan hingga sekarang.

Propaganda di era modern menjadi senjata mematikan manusia yang utama lewat media sosial yang sering digunakan dalam “hashtag” yang bisa dikatakan ini adalah propaganda politik modern. Semua tersalur melalui disinformasi, narasi, polarisasi, dan hoaks.

Pola dari materi propaganda yang dimainkan akan menimbulkan konflik secara mendasar yang berdampak pada negara, sosial, budaya, bahkan agama. Hal ini diperburuk dengan narasi yang dibangun yang mengakibatkan adanya polarisasi, disinformasi dan hoaks yang semakin memperuncing perkara yang ada. Ketika masyarakat secara umum tidak memiliki pemahaman yang mendalam terkait hal tersebut, maka secara tidak sadar masyarakat ini akan terjerumus dalam jebakan batman sang propagandis.

Alur Propaganda Kedua Negara yang Berdampak Pada Konflik Negara, Sosial, Budaya, dan Agama

Vladmir Putin menyatakan “Perang Melawan Ukraina dan Menginvasi Negara Ukraina”. Narasi yang tercantum pada seluruh media bahkan hashtag akan memicu ketertarikan publik tanpa ditimbang. Secara perlahan narasi tersebut akan membentuk polarisasi yang tertanam pada jiwa, pikiran, dan otak manusia dan bahkan saling menuding antara satu dengan lainnya. Kedua negara memainkan perannya masing-masing dengan satu tema yang sama, yakni “perang”. Hal ini dikemas dalam pemberitaan yang terus-menerus dipublikasikan oleh seluruh media di dunia.

Agar seluruh masyarakat dunia di adu domba oleh propagandis maka kuncinya adalah narasi. Ketika Rusia menyatakan perang, sebagian besar seluruh umat manusia turut membela Ukraina dan sebagiannya lagi ada yang mendukung Rusia. Aksi “heroik” oleh Volodymyr Zelensky dan “humanis” tentara Rusia seakan-akan satu pola yang masing-masing saling tarik-menarik antara pendukung Ukraina dan pembela Rusia. Di sinilah letak bahayanya.

Salah satu contoh kasus kematian seorang jurnalis CNN, Bernie Gores yang dikabarkan meninggal dunia karena adanya invasi militer Russia di Ukraina, dan di-tweet ratusan ribu orang di media sosial. Sementara CNN Afghanistan memberitakan kematian Bernie dieksekusi oleh kelompok Taliban di tahun 2021 dan pada Februari 2022, CNN Ukraina membeberkan kematian Bernie karena adanya invasi militer Rusia. Sementara faktanya, Bernie Gores sama sekali bukan jurnalis CNN dan hanya di-framing media. Inilah yang membentuk pola dasar adanya kekeliruan yang mengadu domba antara seluruh umat dimuka bumi.

Kesimpulan

Pada dasarnya perang adalah kepentingan politik kelompok yang memiliki dasar ingin menguasai. Pola ini dimainkan sejak Perang Dunia I dan ke-II sejak lahirnya propaganda. Propaganda yang memiliki visi dan misi untuk mempengaruhi pikiran manusia akan melahirkan satu perombakan terhadap pikiran positif manusia yang membenarkan bahwa hal yang dilakukan adalah kebenaran.

Jujur dengan kebohongan dan kebohongan dengan cara jujur adalah salah satu konsep yang membingungkan dan membuat seluruh manusia untuk berhenti berpikir dan melakukan apa yang dicernanya lewat indera manusia, salah satunya adalah mata yang mentransfer narasi ke otak dan membentuk polarisasi yang berbahaya.(*)


Penulis merupakan Kader GMKI Jailolo. Aktif menulis di berbagai media.

Tags:#heroisme#humanisme#Indonesia#nazi#perang#propaganda#rusia#ukraina
Share45SendShare

Related Posts

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026

PIRAMIDA.ID – ALIANSI CS KERAS (Control Sosial – Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan...

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Pidato Lengkap Jefri Gultom di Dies Natalis GMKI ke-74: Bangkit Ditengah Pergumulan

26/02/2024

Bangkit Ditengah Pergumulan Pidato 74 tahun GMKI Jefri Edi Irawan Gultom Para peletak sejarah selalu berpegang pada prinsip ini, ‘’perjalanan...

Pewaris Opera Batak

11/07/2023

Oleh: Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Tahun 2016 saya menerima Anugerah Kebudayaan dari Kemdikbud (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia di kategori Pelestari. Sederhananya,...

Mengapa Membahas Masa Depan Guru “Dianggap” Tidak Menarik?

01/05/2023

Oleh: Agi Julianto Martuah Purba PIRAMIDA.ID- “Mengapa sejauh ini kampus kita tidak mengadakan seminar tentang tantangan dan strategi profesi guru di...

Membangun Demokrasi: Merawat Partisipasi Perempuan di Bidang Politik

14/04/2023

Oleh: Anggith Sabarofek* PIRAMIDA.ID- Demokrasi, perempuan dan politik merupakan tiga unsur yang saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Berbicara mengenai...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

05/10/2026
Berita

Tokoh Simalungun: Pemilihan Rektor USI PerluMengedepankan Kapasitas dan Visi

05/10/2026
Berita

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026
Berita

Apresiasi Polda Metro Jaya Dalam Pengungkapan Kasus Alm Bambang Setiawan, Komrad Pancasila: Jangan Naikkan Dugaan Menjadi Vonis

01/10/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Kota Pendidikan Tak Boleh Membiarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26/09/2026
Berita

Dugaan Perundungan di SMP Negeri 12 Siantar, Ketua ILAJ: Masalah Anak Tidak Boleh Dianggap Sepele

26/09/2026

Populer

Berita

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026
Pojokan

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
Berita

BNN Bekuk ‘Mami’ Dua Ton Sabu, Komrad Pancasila: Kemenangan Negara atas Kartel Narkoba Internasional

03/12/2025
Dialektika

Kesehatan Mental & Jiwa dalam Perspektif Sosiologi & Hukum

05/07/2022
Berita

Belasungkawa Gugurnya Brigadir Josua, Ketum GMKI: Saya Percaya Polri Akan Selidiki dengan Baik

14/07/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus