Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, September 1, 2025
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Sorot Publik

KSPM Menolak KKN

by Redaksi
23/03/2022
in Sorot Publik
112
SHARES
802
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Pergerakan para aktivis pada tahun 1998 menjadi awal bentuk perlawanan yang dilakukan oleh seluruh kalangan, baik itu mahasiswa maupun lapisan masyarakat dari berbagai elemen untuk menuntut penghapusan “KKN” (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) yang terjadi begitu brutal tahun 1997-1998 di negara Indonesia.

Kala itu, tragedi sejarah demokrasi memuncak pada tahun 1998, ribuan mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR dengan tujuan menggulingkan kepemimpinan otoriter yang dipimpin oleh presiden Soeharto.

Pada tanggal 12 Mei 1998 dikenal dengan tragedi Trisakti, yang bukan lain adalah peristiwa berdarah tentang penembakan beberapa demonstran dari Universitas Trisakti, melenyapkan 4 nyawa dan sebagian lagi mengalami luka-luka.

Hal tersebut menjadi sebuah bukti represifitas yang terjadi saat itu, bukan hanya kepada mahasiswa tetapi masyarakat juga merasakan dengan banyak nya perampasan hak tani.
Kebangkitan perlawanan pun semakin kuat dan merebak, mulai dari demonstrasi hingga seni, andil menyampaikan nya melalui karya-karya seperti puisi, nyanyian, dan gambar.

Hal ini menjadi sebuah ancaman besar bagi penguasa orde baru saat itu, sehingga banyak penculikan para aktivis dan hilang bak ditelan bumi. Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya orde baru yang dipimpin presiden Soeharto pun tumbang, dan beranjak menuju reformasi.

Demi memerangi KKN itu sendiri, dalam kepemimpinan presiden Megawati, didirikan lah beberapa lembaga pengawasan terhadap instansi dan hal yang rentan mengalami korupsi, salah satunya adalah KPK yang dirujuk melalui UU Nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN dengan UU Nomor 31 Tahun 1999 pada masa reformasi, bertujuan sebagai bentuk nyata perlawanan penuh dari seluruh warga negara dan pemerintah terhadap tindak korupsi.

Pada era presiden Megawati tercatat bahwa ada 4 menteri yang terindikasi kasus korupsi sehingga menjadi tersangka oleh KPK, dan 6 menteri pada era presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tak terlebih pada masa kepemimpinan saat ini, yakni presiden Joko Widodo terindikasi ada 4 menteri yang menjadi tersangka oleh KPK.

Lembaga antirasuah tersebut sempat menjadi puncak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga negara. Tetapi dalam kurun waktu belakangan, seperti yang terlihat di publik bahwa KPK lebih menonjolkan kontroversi dari pada prestasi. Sangat jelas dan tajam.
Bagaimana tidak, pemimpin lembaga KPK tersebut harus berurusan dengan dewan pengawas karena gaya hidup dan etika yang dilanggar, sebagai kode etik.

Dan belakangan terlihat pemberhentian pegawai KPK menjadi sebuah kontroversi yang besar, menurut Pasal 94 UU Nomor 39 Tahun 1999 bahwa praktik diskriminasi dilakukan secara sistematis untuk menyingkirkan orang-orang yang berbeda pendapat ataupun oposisi, dan dinilai mirip dengan cara yang dilakukan pada masa orde baru.

Saat ini juga beredar isu penyelewengan terhadap UUD 1945, tentang maksimal masa jabatan diemban presiden sebanyak 2 periode, sehingga banyak usul untuk mengamandemen kembali UUD 1945, agar dapat dilakukan masa jabatan presiden lebih dari 2 periode. Hal ini terjadi karena beberapa pejabat, ataupun menteri yang setuju untuk penundaan pemilu.

Beberapa hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa urgensi KPK sebagai lembaga yang berperan aktif untuk memberantas indikasi tindak-tindak KKN yang beredar dalam masyarakat.

“Kami dari Kelompok Studi Pendidikan Merdeka (KSPM) mengajak seluruh masyarakat dari berbagai lapisan elemen untuk ikut serta memerangi KKN yang sedang gencar dilakukan saat ini, sehingga serentak untuk bersama menyuarakan bahwa KKN sebagai musuh rakyat,” ujar Daniel Parangin-angin selaku anggota KSPM.

“Kami juga mengajak khususnya masyarakat Pematangsiantar-Simalungun untuk ikut andil peka terhadap tindak KKN, karena pastinya setiap daerah perlu aktif dalam memerangi tindakan KKN. Banyak pembangunan yang belum terealisasi penuh saat ini. Mulai dari infrastruktur seperti jalan raya hingga fasilitas, seperti pembangunan jalan di kota Pematangsiantar-simalungun juga banyak belum rampung. Ada jalan Asahan sebagai lintas provinsi dan beberapa jalan di panei tongah serta Tanah Jawa. Belum lagi dengan GOR dan stadion Sangnawaluh yang saat ini tidak mendapat perhatian dari pemerintah, sehingga mangkrak dan tidak dapat dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujar Putri selaku Koordinator KSPM.

Tags: #kkn#kspm#pandangan#sikap
Share45SendShare

Related Posts

KPK pilih Sindi Pramita dan Gading Simangunsong wakili Sumatera Utara di Bootcamp Antikorupsi 2025

24/08/2025

PIRAMIDA.ID- Dua aktivis muda Sumatera Utara dipilih engikuti event nasional antikorupsi. Berdasarkan surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor B/5278/DKM.01.03/80-84/08/2025, Sindi...

Polri Tetap Solid, Komrad Pancasila: Semua Pihak Mendukung Keputusan Kapolri

08/08/2025

PIRAMIDA.ID – Di tengah riuhnya isu liar yang beredar di media sosial terkait mutasi jabatan Irjen Karyoto, publik justru menyaksikan...

AMPI Bergerak, Bahlil Dinilai Jadi Inspirasi Kader Muda Partai Golkar

07/08/2025

PIRAMIDA.ID - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mendapat apresiasi dari kader muda atas perannya yang dinilai mampu menginspirasi generasi...

DI GUYUR HUJAN PHBG GMIH BAIT’EL IDAMGAMLAMO SUKSES MELAKSANAKN GERAK JALAN POCO-POCO

16/04/2025

PIRAMIDA.ID - Menyambut Paskah Tahun 2025 panitia hari-hari besar Gerejawi (PHBG) GMIH Bait'el Idamgamlamo melaksanakan perlombaan Gerak jalan poco-poco pada...

gbr : Iptu L.Manurung dan Personil di lokasi yang diduga tempat perjudian

Warga : Kerja Kapolsek Saribudolok Itu Apa,Tangkap dan Berantas Judilah Baru Paten

06/05/2024

Piramida.id|Simalungun – Kapolsek Saribudolok dituding dan diduga sengaja melakukan pembiaran bahkan perlindungan terhadap kegiatan judi yang sedang marak terjadi di...

Illustrasi

Ratu Sabu Beraksi, Gunung Malela Diteror Narkoba Polsek Dicurigai

25/04/2024

Piramida.id|Simalungun – Sejumlah Warga kecamatan Gunung malela, kabupaten Simalungun, Sumut, menyatakan rasa ketidak percayaannya terhadap kinerja jajaran Polsek Bangun yang...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

IJLS Menyerukan Rakyat Harus Bersatu Menolak Adu Domba, Hentikan Operasi Intelijen yang Memecah Belah Persatuan Bangsa

31/08/2025
Berita

PRESS RILIS KOMRAD PANCASILA 31 AGUSTUS 2025

31/08/2025
Berita

Rakyat Marah, GMKI : Mafia dan Koruptor Dibiarkan Dan Dilindungi

31/08/2025
Berita

SERUAN PARKINDO: MENYIKAPI AKSI DEMONSTRASI AGUSTUS 2025

31/08/2025
Berita

Kematian Affan Kurniawan Adalah Tindak Pembunuhan Berencana

30/08/2025
Berita

Tanpa Etika Dewan Perwakilan berubah menjadi Dewan perampok

29/08/2025

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

xnxx
xnxx
xnxx
xnxx