Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Kamis, Juni 11, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Memakai Masker, Solusi Efektif Mencegah Penularan Corona

byRedaksi
14/09/2020
inBerita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Jumlah kasus virus corona di Indonesia telah mencapai 200.000. Berbagai upaya pencegahan penyebaran virus itu terus dilakukan, termasuk meluncurkan prakarsa nasional yang disebut “Gerakan Pakai Masker”.

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker, Sigit Pramono, mengatakan masker merupakan cara paling efektif menekan laju kenaikan angka kasus virus corona. Mengenakan masker secara benar dan pada saat yang tepat, dipercaya mampu mencegah penularan virus hingga 75 persen.

Dalam sebuah webinar bertema Jaga Indonesia dengan Masker, Teknologi Baru Masker Melawan Covid-19 yang diadakan oleh Katadata, Gerakan Pakai Masker memang terfokus pada upaya melindungi kesehatan masyarakat, namun juga bertujuan untuk membantu memulihkan perekonomian.

“Yang pertama kita merespon isu kesehatannya yaitu menyelamatkan nyawa manusia. Gerakan Pakai Masker pada saat ini, 90 persen porsinya mengarah ke sana. Dan kemudian untuk masalah ekonomi, kami meresponnya dengan membuat platform digital untuk nantinya membantu memberikan bantuan sosial, bantuan sembako dan sebagainya, tapi ini porsinya sekarang baru 10 persen,” kata Sigit.

Gerakan Pakai Masker ini, kata Sigit, telah berjalan sekitar tiga bulan, dan telah menjangkau sekitar 9.200 pasar di seluruh Indonesia, yang di dalamnya mencakup 7 juta pedagang. Gerakan ini juga menjangkau sekitar 54.000 santri di 44 pesantren.

Menurut Sigit, mensosialisasikan penggunaan masker bukanlah hal mudah karena banyak warga yang belum memahami pentingnya memakai masker.

“Masker adalah perlindungan pertama yang saya beli, waktu itu awal pandemi karena ini bisa melindungi kita sampai 70-75 persen. Jadi memang kita harus menggunakan masker, bahkan anak pun sudah dijelaskan ya, karena paling susah bagi anak-anak untuk memahami. Dan mungkin banyak sekali orang tua di sana, kalau keluar rumah dan harus membawa anaknya, pada saat anaknya tidak mau memakai masker, mungkin ah ya sudahlah susah sekali memberi tahu anak, tapi kita tidak boleh seperti itu, kita harus tetap disiplin dalam menggunakan masker, apalagi diri kita,” ujar Cathy Sharon.

Juru Bicara Satgas Nasional Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Bakti Bawono Adisasmito, menyatakan masker adalah alat paling efektif untuk mencegah penularan virus corona. Selain mencuci tangan secara teratur dan menjaga jarak, memakai masker dapat mencegah masuknya virus corona melalui hidung dan mulut.

“Mereka masuk itu pintunya cuma tiga untuk manusia paling gampang, manusia punya reseptor ACI2 itu letaknya ada di mukosa mata, hidung, dan mulut, dan kalau itu masuk ke situ maka kita akan tertular. Maka dari itu pakai masker itu jadi penting karena bisa menutupi mulut dan hidung, paling tidak dengan jaga jarak, otomatis kalau ada droplet tidak sampai ke mata kita, jadi sebenarnya kita terlindung. Berikutnya lagi cuci tangan, kalau kita cuci tangan, karena biasanya yang mengantar virusnya itu ke mata, hidung dan mulut adalah jari kita sendiri karena tidak bersih, megang apa dan seterusnya,” papar Prof. Wiku.

Terkait pentingnya masker untuk mencegah penularan virus corona, Wiku menyebut Indonesia telah mampu membuat masker yang mampu menyaring masuknya virus hingga 88 persen, dan menyaring masuknya bakteri hingga 99 persen. Masker ini diberi label INA United. Masker kain dari bahan polyester yang dibuat Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament (APSYFI) ini, memiliki kemampuan menyaring yang setara dengan masker bedah.

“Jadi sebenarnya kalau kita bekerja, sebenarnya kita itu punya sumber dayanya untuk bisa menyelesaikan itu, salah satunya adalah masker. Ini yang harusnya diberikan perlindungan untuk seluruh rakyat Indonesia, betul-betul dari virus itu,” tandasnya


 

Tags:#identitas#masker#pandemi#rilis
Share39SendShare

Related Posts

Ketua ILAJ Minta Presiden Prabowo Atensi Kasus Fitri Agus Karo Karo, Petisi Rakyat Bebaskan FAK Tembus 1.283 Tanda Tangan

09/06/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo...

Tumbuhkan Kesadaran Diri, PMKRI Sukses Gelar Diskusi Interaktif “Knowing Yourself”

09/06/2026

PIRAMIDA.ID-PEMATANGSIANTAR, 9 Juni 2026 — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menggelar diskusi...

PA Simalungun dan Posbakum Perkuat Komitmen Berikan Akses Keadilan Masyarakat.

06/06/2026

PIRAMIDA.ID-Pengadilan Agama (PA) Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, melalui penguatan sinergi dengan Pos Bantuan...

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026

PIRAMIDA.ID-Pematangsiantar — Ketua BEM Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja Indonesia (FE USI) menilai tata kelola anggaran Pemerintah Kota Pematangsiantar masih belum...

Jakarta Bisa Kalahkan Sampah! Komrad Pancasila Puji Gebrakan Polda Metro, Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta Lewat Gerakan Pilah Sampah

03/06/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Gerakan pemilahan sampah terpadu melalui program Jaga Jakarta Bersih dan Asri yang digagas Polda Metro Jaya...

Pancasila Bukan Hanya Seremonial: Saatnya Menjadi Etika Kekuasaan dan Jalan Keadilan Rakyat

01/06/2026

Peringatan Hari Lahir Pancasila selalu menghadirkan dua sisi sekaligus: penghormatan terhadap sejarah dan ujian terhadap kenyataan hari ini. Di satu...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Ketua ILAJ Minta Presiden Prabowo Atensi Kasus Fitri Agus Karo Karo, Petisi Rakyat Bebaskan FAK Tembus 1.283 Tanda Tangan

09/06/2026
Berita

Tumbuhkan Kesadaran Diri, PMKRI Sukses Gelar Diskusi Interaktif “Knowing Yourself”

09/06/2026
Berita

PA Simalungun dan Posbakum Perkuat Komitmen Berikan Akses Keadilan Masyarakat.

06/06/2026
Berita

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026
Berita

Jakarta Bisa Kalahkan Sampah! Komrad Pancasila Puji Gebrakan Polda Metro, Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta Lewat Gerakan Pilah Sampah

03/06/2026
Berita

Pancasila Bukan Hanya Seremonial: Saatnya Menjadi Etika Kekuasaan dan Jalan Keadilan Rakyat

01/06/2026

Populer

Berita

PA Simalungun dan Posbakum Perkuat Komitmen Berikan Akses Keadilan Masyarakat.

06/06/2026
Pojokan

Asal Usul Kata Rokok di Indonesia

05/08/2022
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
Edukasi

Sosiologi Hukum Memandang Kekerasaan dan Pelecehan Seksual

21/12/2021
Berita

Ketua ILAJ Minta Presiden Prabowo Atensi Kasus Fitri Agus Karo Karo, Petisi Rakyat Bebaskan FAK Tembus 1.283 Tanda Tangan

09/06/2026
Edukasi

Kesenjangan Sosial Wilayah Perkotaan Menurut Pandangan Sosiologi

25/10/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber