Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Januari 19, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Berita

Memakai Masker, Solusi Efektif Mencegah Penularan Corona

by Redaksi
14/09/2020
in Berita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Jumlah kasus virus corona di Indonesia telah mencapai 200.000. Berbagai upaya pencegahan penyebaran virus itu terus dilakukan, termasuk meluncurkan prakarsa nasional yang disebut “Gerakan Pakai Masker”.

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker, Sigit Pramono, mengatakan masker merupakan cara paling efektif menekan laju kenaikan angka kasus virus corona. Mengenakan masker secara benar dan pada saat yang tepat, dipercaya mampu mencegah penularan virus hingga 75 persen.

Dalam sebuah webinar bertema Jaga Indonesia dengan Masker, Teknologi Baru Masker Melawan Covid-19 yang diadakan oleh Katadata, Gerakan Pakai Masker memang terfokus pada upaya melindungi kesehatan masyarakat, namun juga bertujuan untuk membantu memulihkan perekonomian.

“Yang pertama kita merespon isu kesehatannya yaitu menyelamatkan nyawa manusia. Gerakan Pakai Masker pada saat ini, 90 persen porsinya mengarah ke sana. Dan kemudian untuk masalah ekonomi, kami meresponnya dengan membuat platform digital untuk nantinya membantu memberikan bantuan sosial, bantuan sembako dan sebagainya, tapi ini porsinya sekarang baru 10 persen,” kata Sigit.

Gerakan Pakai Masker ini, kata Sigit, telah berjalan sekitar tiga bulan, dan telah menjangkau sekitar 9.200 pasar di seluruh Indonesia, yang di dalamnya mencakup 7 juta pedagang. Gerakan ini juga menjangkau sekitar 54.000 santri di 44 pesantren.

Menurut Sigit, mensosialisasikan penggunaan masker bukanlah hal mudah karena banyak warga yang belum memahami pentingnya memakai masker.

“Masker adalah perlindungan pertama yang saya beli, waktu itu awal pandemi karena ini bisa melindungi kita sampai 70-75 persen. Jadi memang kita harus menggunakan masker, bahkan anak pun sudah dijelaskan ya, karena paling susah bagi anak-anak untuk memahami. Dan mungkin banyak sekali orang tua di sana, kalau keluar rumah dan harus membawa anaknya, pada saat anaknya tidak mau memakai masker, mungkin ah ya sudahlah susah sekali memberi tahu anak, tapi kita tidak boleh seperti itu, kita harus tetap disiplin dalam menggunakan masker, apalagi diri kita,” ujar Cathy Sharon.

Juru Bicara Satgas Nasional Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Bakti Bawono Adisasmito, menyatakan masker adalah alat paling efektif untuk mencegah penularan virus corona. Selain mencuci tangan secara teratur dan menjaga jarak, memakai masker dapat mencegah masuknya virus corona melalui hidung dan mulut.

“Mereka masuk itu pintunya cuma tiga untuk manusia paling gampang, manusia punya reseptor ACI2 itu letaknya ada di mukosa mata, hidung, dan mulut, dan kalau itu masuk ke situ maka kita akan tertular. Maka dari itu pakai masker itu jadi penting karena bisa menutupi mulut dan hidung, paling tidak dengan jaga jarak, otomatis kalau ada droplet tidak sampai ke mata kita, jadi sebenarnya kita terlindung. Berikutnya lagi cuci tangan, kalau kita cuci tangan, karena biasanya yang mengantar virusnya itu ke mata, hidung dan mulut adalah jari kita sendiri karena tidak bersih, megang apa dan seterusnya,” papar Prof. Wiku.

Terkait pentingnya masker untuk mencegah penularan virus corona, Wiku menyebut Indonesia telah mampu membuat masker yang mampu menyaring masuknya virus hingga 88 persen, dan menyaring masuknya bakteri hingga 99 persen. Masker ini diberi label INA United. Masker kain dari bahan polyester yang dibuat Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament (APSYFI) ini, memiliki kemampuan menyaring yang setara dengan masker bedah.

“Jadi sebenarnya kalau kita bekerja, sebenarnya kita itu punya sumber dayanya untuk bisa menyelesaikan itu, salah satunya adalah masker. Ini yang harusnya diberikan perlindungan untuk seluruh rakyat Indonesia, betul-betul dari virus itu,” tandasnya


 

Tags: #identitas#masker#pandemi#rilis
Share39SendShare

Related Posts

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat apresiasi...

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Peredaran narkoba di Indonesia bergerak lebih cepat daripada regulasi yang mengaturnya. Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai...

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Pematangsiantar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh...

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026

PIRAMIDA.ID- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pematangsiantar–Simalungun yang diketuai oleh Erhan Sayu Ferdiansya menyoroti lambatnya kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari)...

Pengadilan Agama Gandeng LBH-AP Muhammadiyah Simalungun Jadi Posbakum

06/01/2026

PIRAMIDA.ID- Resmi!!! LBH-AP Muhammadiyah Posbakum di Pengadilan Agama Simalungun. Pengadilan Agama Teken MOU Posbakum Dengan LBH AP Muhammadiyah Simalungun. Membanggakan...

Wacana Pilkada Melalui DPRD, Komrad Pancasila: Harus Disikapi Hati-Hati, Berpotensi memantik “Agustus Kelabu”.

05/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta, Senin, 5 Januari 2026 — Wacana mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali mengemuka di ruang...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026
Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026
Berita

Pengadilan Agama Gandeng LBH-AP Muhammadiyah Simalungun Jadi Posbakum

06/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber