Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomePojokan

Menguji Jargon ‘Matikan Rokok, Sebelum Rokok Mematikan Anda’

byRedaksi
10/03/2021
inPojokan
101
SHARES
722
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Sebuah jargon antirokok yang sangat populer berbunyi: “Matikan rokok sebelum rokok mematikan anda.”

Iya, kita bisa menemukan papan peringatan bertuliskan kalimat tersebut di banyak ruang publik. Beberapa ruang publik yang tidak mengizinkan aktivitas merokok sangat akrab dengan papan peringatan semacam ini.

Kalau mau sembarang tafsir, sebenarnya makna dari peringatan tersebut ya ajakan untuk berhenti merokok. Karena memang itu tujuan kampanye antirokok: membuat perokok pensiun. Salah satu cara andalan mereka ya menakut-nakuti perokok dengan ancaman kematian.

Kembali menyoal jargon di awal. Himbauan untuk matikan rokok, pada kondisi tertentu, bisa menjadi sangat relevan. Kondisi yang dimaksud tentu berbeda dengan yang dikampanyekan oleh antirokok.

Nah, ini yang perlu perokok pahami; tidak semua aktivitas bisa dilakukan bebarengan dengan merokok. Sebagai contoh, kita memang sudah sepatutnya untuk matikan rokok apabila sedang berada di dekat anak-anak dan ibu hamil. Kita juga harus menahan hasrat merokok saat tengah berkendara.

Satu lagi yang kadang disepelekan oleh perokok; merokok saat sedang mengisi bensin eceran. Ini bahaya. Kalau mengisi bahan bakar di SPBU kita pasti tidak merokok karena memang dilarang. Tapi beberapa perokok masih santai merokok saat mengisi bensin di pedagang eceran. Aktivitas merokok dan mengisi bensin bukanlah kegiatan yang layak dilakukan bersamaan.

Di Aceh, seorang perokok harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bakar berat. Luka bakar tersebut dideritanya setelah tersambar api akibat merokok saat dekat dengan bahan bakar bensin. Jadi, jangan sekali-kali merokok saat sedang berada dekat dengan bahan bakar. Ngeri.

Dalam kondisi semacam itu, jargon “matikan rokok sebelum rokok mematikan anda” menjadi sangat relevan.

Kalau sedang asyik merokok, sebaiknya jangan mendekati area atau benda yang mudah terbakar. Pun sebaliknya, kalau sedang berada di area atau dekat dengan benda mudah terbakar, ya jangan merokok atau matikan dulu rokoknya.

Perokok harus bisa membuktikan bahwa rokok bukan produk adiktif. Kita bisa kok menahan hasrat merokok. Narasi yang dibangun antirokok bahwa rokok menyebabkan candu dan membuat konsumennya tak bisa mengendalikan hasrat merokok itu salah besar.

Bahwa masih ada perokok yang bandel, itu memang benar. Masih ada perokok yang tidak sadar ruang dan kerap menggangu kenyamanan orang lain. Kita tidak bisa menutup mata pada fenomena itu. Tapi, perokok bandel semacam itu tak bisa dijadikan alasan untuk lantas menyematkan stigma negatif pada perokok secara keseluruhan.

Siapa pun, asal sudah cukup umur (18 tahun), boleh merokok yang penting tahu diri. Merokok di kawasan yang tidak terlarang saja kadang masih dipersoalkan, apalagi merokok di kawasan terlarang.

Aktivitas merokok yang serampangan akan melestarikan stigma negatif pada perokok secara umum. Lebih dari itu, bahkan berpotensi menimbulkan bahaya yang mengancam nyawa. Maka sesama perokok sekalipun harus berani saling menegur. Tabik.(*)


Komunitas Kretek Indonesia

Tags:#ancaman#jargon#rokok
Share40SendShare

Related Posts

Asal-usul Permainan Tradisional Anak-anak

12/07/2023

PIRAMIDA.ID- Anda merasa jenuh dengan bermain dengan gim di ponsel dan laptop? Terlalu lama bermain gim bisa menyebabkan kerusakan mata akibat...

Mengapa ada Tujuh Hari dalam Seminggu?

11/07/2023

PIRAMIDA.ID- Akhir pekan selalu tak kunjung tiba, kita harus menunggu enam hari penuh antara Senin dan Sabtu. Satu minggu itu...

Ini Medan, Bung!

05/03/2023

Supriadi Harja* PIRAMIDA.ID- Aku lupa, kapan aku pernah mengenal orang ini. Begitu melihatku, ia memperkenalkan diri. Namanya Pak Sukri. Namun...

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022

PIRAMIDA.ID- Aset terbesar perusahaan adalah karyawan. Tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat mencapai tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, human resources...

Mimpi

07/12/2022

Billie Gregorine* PIRAMIDA.ID- Semua orang sekiranya pastilah pernah bermimpi. Sambil rebahan, sayup-sayup kudengar lagu dari Nadin Hamizah yang judulnya 'Rumpang'....

Mengantongi Ragam Cerita dari Tanah Papua

04/09/2022

Oleh: Roberto Duma Buladja* PIRAMIDA.ID- Konsultasi Nasional (Konas) GMKI berlangsung pada 23–27 Agustus 2022 di Jayapura, tanah Papua. Kurang lebih...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

FAJAR BARU TRUNOJOYO: MENANTI REVOLUSI POLRI DI TANGAN JENDRAL SUYUDI

05/10/2026
Berita

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

05/10/2026
Berita

Tokoh Simalungun: Pemilihan Rektor USI PerluMengedepankan Kapasitas dan Visi

05/10/2026
Berita

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026
Berita

Apresiasi Polda Metro Jaya Dalam Pengungkapan Kasus Alm Bambang Setiawan, Komrad Pancasila: Jangan Naikkan Dugaan Menjadi Vonis

01/10/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Kota Pendidikan Tak Boleh Membiarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26/09/2026

Populer

Berita

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026
Berita

FAJAR BARU TRUNOJOYO: MENANTI REVOLUSI POLRI DI TANGAN JENDRAL SUYUDI

05/10/2026
Berita

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

05/10/2026
Pojokan

Putu Laxman Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tidak Dapat Tempat di Indonesia

30/07/2021
Berita

Tokoh Simalungun: Pemilihan Rektor USI PerluMengedepankan Kapasitas dan Visi

05/10/2026
Pojokan

Pesan Tersembunyi Ki Narto Sabdo Dalam Lagu Kelinci Ucul

23/09/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus