Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Januari 25, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Sorot Publik

Pola Hidup di Tengah Pandemi: Pola Hidup Bersih

by Redaksi
05/09/2020
in Sorot Publik
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Masih tingginya angka kasus positif corona di Indonesia memasuki bulan ke enam pandemi, memicu pertanyaan soal efektif tidaknya upaya pemerintah menekan laju perebakan. Ini juga tidak terlepas dari masih rendahnya angka uji medis dan pelacakan, yang merupakan salah satu dasar pengambilan kebijakan penanganan virus mematikan ini.

Pendiri KawalCOVID19, Ainun Najib, menyebut upaya pelacakan dan pengetesan masyarakat untuk mengetahui sejauh mana penyebaran virus corona, perlu ditingkatkan dan diperluas sehingga diketahui wilayah yang masih terdampak dan tindakan yang harus diambil. Ia menilai Indonesia masih ada di tahap awal pandemi.

“Angka-angka kita ini masih terlalu rendah, angka tes kita terlalu rendah, angka rasio lacak kita juga terlalu rendah, untuk kita akan berhasil mengurung dan mengalahkan wabah ini. Jadi kami optimis bangsa Indonesia bisa dan semoga pemerintah kita juga bisa lebih serius lagi meningkatkan testing dan lacak,” ungkap Ainun Najib.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, dr. Achmad Yurianto, mengakui belum maksimalnya pelacakan di berbagai daerah di Indonesia ini karena adanya perbedaan karakteristik dan beban masalah yang dihadapi. Kapabilitas daerah yang tidak sama dalam menangani corona, khususnya dalam penyediaan alat tes PCR, serta kesiapan dan kemampuan sumber daya manusia yang menjalankan testing, perlu menjadi perhatian serius.

“Kapasitas betul, belum merata. Beberapa daerah mampu membeli PCR, mesinnya, tetapi tidak mampu menciptakan SDM-nya, sehingga tidak berjalan dengan maksimal. Ini juga menjadi sesuatu yang harus kita pikirkan, bahwa penyelesaian (rendahnya) testing bukan membeli mesin sebanyak-banyaknya, dibalik mesin itu ada SDM yang spesifik, yang khusus harus mengerjakan,” katanya.

“Selama ini kita mengaggap bahwa untuk analis laboratorium kesehatan bukan sesuatu yang lebih menarik dibandingkan dengan layanan kesehatan, misalnya dengan kebidanan, dengan keperawatan dan sebagainya, sehingga memang produknya sedikit sekali,” tambah Achmad Yurianto.

Eijkman Minta Semua Pihak Bersabar

Vaksin anti virus corona merupakan salah satu upaya dalam menangani perebakan virus, yang saat ini sedang dilakukan uji klinis. Deputi Bidang Penelitian Fundamental Lembaga Eijkman, Prof. Herawati Sudoyo, memastikan proses dan tahapan uji klinik terhadap kandidat vaksin virus corona ini telah berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan.

Namun, Herawati meminta semua pihak bersabar dan menunggu selesainya uji klinik pada vaksin, agar vaksin yang dihasilkan nanti dapat difungsikan sesuai harapan. Dari hampir 150 kandidat vaksin yang ada, semua dalam tahap percepatan uji klinis menuju penerapan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan industri dan Badan POM, sehingga mereka itu benar-benar tahu step by step yang kita lalui. Karena kita tidak ingin bahwa setelah semuanya selesai, tahu-tahunya kita ada satu tahap diperlukan, sebenarnya suatu program atau suatu fase dalam urusan uji klinik nantinya,” katanya

“Nah, dengan melibatkan semuanya mulai dari awal, diharapkan bahwa ini semua akan lebih lancer. Tetap mengindahkan aturan-aturan uji klinik yang berlaku,” terang Prof. Herawati Sudoyo.

Zonasi Terbukti Tak Efektif

Ahli epidemiologi, Pandu Riono, mengatakan pengendalian penyebaran virus corona selama enam bulan ini dinilai belum berhasil. Pandu mengatakan perlu ada peningkatan kapasitas layanan primer sebagai bagian dari surveillance, yang dipadukan dengan pelacakan kasus serta isolasi pada orang atau wilayah yang terdampak, sebagai upaya memperlambat perebakan virus corona. Penentuan zonasi merah, kuning dan hijau, kata Pandu, malah memunculkan persepsi pada masyarakat yang justru akan mengurangi kewaspadaan.

Pandu menyebut zonasi yang ditetapkan tidak merefleksikan kondisi sesungguhnya, karena mobilitas masyarakat masih sangat tinggi dan sulit dikendalikan. Pemerintah dan masyarakat diminta tetap waspada tanpa terpengaruh perubahan status zonasi suatu wilayah hingga enam bulan kedepan, karena virus corona masih belum ada obat atau vaksinnya sampai saat ini.

Satgas Covid-19 Akui Belum Bisa Kendalikan Laju Penularan Corona

“Waspadalah bahwa ini adalah silent transmition, bisa terjadi dimana saja di luar gedung, di dalam gedung. Kalau mau melakukan kegiatan sosial ekonomi, jangan melihat zonasi, anggap saja semuanya berisiko sehingga semua waspada melakukan perilaku 3 M, memakai masker, manjaga jarak, dan mencuci tangan, karena itu vaksin yang kita punya sekarang itu,” kata Pandu.

“Jangan mengharapkan vaksin yang berikutnya, karena yang kita bisa kerjakan sekarang dalam enam bulan mendatang adalah memperkuat surveillance, dan meningkatkan perilaku 3 M tadi, kombinasi itu kita bisa menekan banyak sekali penularan,” lanjutnya.


Sumber: VOA Indonesia/Petrus Riski

Tags: #higienis#pandemi#sehat
Share39SendShare

Related Posts

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat apresiasi...

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Pematangsiantar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh...

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Komisi III DPR RI menegaskan kedudukan Polri harus tetap berada di bawah Presiden, sekaligus menegaskan pengangkatan...

Merayakan Natal Dengan Penuh Empati, Komrad Pancasila Bagikan Bingkisan Natal Untuk Pemuda Dan Mahasiswa Rantau

26/12/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Dalam semangat Natal yang sarat dengan nilai kasih, solidaritas, dan kemanusiaan, Komrad Pancasila menggelar kegiatan berbagi...

SERUAN PARKINDO: MERAYAKAN NATAL DENGAN RATAPAN

25/12/2025

Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia, kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi, atau orang diperlakukan tidak adil...

GMKI Dukung Persembahan Natal Nasional 2025 Untuk Kemanusiaan Palestina

22/11/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Perayaan Hari Natal Nasional 2025 akan berlangsung Stadion Tenis Indoor pada 5 Januari 2026. Natal nasional...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

IJLS: PT TPL Disebut Ditutup, Namun Masyarakat Adat Masih Menyaksikan Dugaan Aktivitas Operasional di Lapangan

22/01/2026
Berita

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026
Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber