Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Februari 2, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Berita

Sinyal Kenaikan BBM Semakin Kuat, LSMM Jambi: Pemerintah jangan Gegabah

by Redaksi
31/08/2022
in Berita
99
SHARES
710
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Sinyal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) bersubsidi semakin menguat pasca rapat terbatas (ratas )yang digelar secara tertutup oleh presiden bersama sejumlah menteri pada Senin (29/8/2022) di Istana Negara.

Usulan kenaikan harga BBM ini diduga dipicu oleh kenaikan harga minyak di seluruh dunia dan untuk mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lantaran biaya subsidi BBM telah membebani APBN hingga Rp. 502 Triliun.

Kabarnya kenaikan harga BBM ini akan diputuskan pada 31 Agustus 2022, dan harga baru pertalite dan solar subsidi akan resmi berlaku pada 1 September 2022.

Ados Aleksander, Ketua Umum Lingkar Studi Mahasiswa Marhaenis (LSMM) Provinsi Jambi turut menyoroti usulan kenaikan harga BBM ini.

LSMM menilai usulan ini sangat kontradiktif dengan kondisi perekonomian rakyat akibat kenaikan harga bahan pokok beberapa waktu lalu.

“Beberapa waktu lalu rakyat terpuruk akibat terjangan kenaikan beberapa bahan pokok. Dengan naiknya harga BBM ini akan semakin melemahkan perekonomian rakyat,” jelas Ados.

Kabarnya, alternatif kenaikan harga BBM pertalite dan solar subsidi yang sudah ada di tangan Presiden Jokowi berada di kisaran Rp8.500 per liter – Rp10.000 per liter.

Seperti yang diketahui, saat ini harga BBM pertalite yang dijual di SPBU hanya Rp7.650 per liter, sementara harga BBM solar subsidi hanya Rp5.150 per liter.

“Pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo yang memegang kendali penuh atas penentuan harga BBM ini harus segera memberikan kepastian terhadap rakyat,” Kata Ados.

LSMM juga berharap pemerintah tidak gegabah dalam mengambil keputusan mengenai kenaikan BBM yang diketahui kabarnya akan diumumkan Presiden Joko Widodo pada Rabu, (31/8/2022) nanti dan akan diberlakukan mulai Kamis, (1/9/2022).

“Presiden tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan. Rakyat kelas bawah sedang berjuang memulihkan perekonomian akibat terjangan pandemi dan kenaikan bahan pokok yang berkelanjutan beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Pihaknya menilai kenaikan BBM nanti tentu akan merembes pada kenaikan bahan pokok lain. Situasi ini akan berakibat pada penurunan daya beli masyarakat.

“Secara langsung, apabila usulan ini direalisasikan, ancaman kenaikan persentase inflasi dibeberapa daerah akan semakin besar, ucap Ados.

“Selain itu masyarakat akan mengalami panic buying dan mafia akan memanfaatkan momentum ketidakpastian ini untuk menimbun pertalite maupun solar untuk meningkatkan tingkat keuntungan penjualan,” tambahnya.

Diketahui pemerintah akan menggeser alokasi subsidi ke bantuan sosial yang akan di salurkan untuk mencegah inflasi di tengah-tengah masyarakat.

Total dana bansos yang ditambah mencapai Rp24,17 triliun, di mana dari jumlah tersebut sebanyak Rp12,4 triliun untuk bantuan langsung tunai (BLT), dan Rp9,6 triliun untuk bantuan subsidi gaji bagi para pekerja yang memiliki penghasilan di bawah Rp 3,5 juta per bulan.

“Pengalihan ini tidak akan berdampak banyak pada perbaikan ekonomi karena fakta di lapangan banyak penerima BLT malah orang yang ekonominya kelas menengah ke atas, sedangkan banyak masyarakat dengan ekonomi kelas menengah ke bawah hanya dapat menonton dan menjadi korban ketidakpastian ini,” jelasnya lagi.

LSMM Jambi juga beranggapan bahwa kebijakan ini akan semakin memperburuk perekonomian karena BLT tak akan bertahan lama sedangkan BBM akan berdampak pada banyak sektor yang perlu waktu lama untuk memulihkannya.

“Apabila ingin mengurangi beban APBN sebaiknya bukan dengan menaikkan BBM, yakni dengan mengurangi subsidinya, melainkan mengetatkan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi kepada konsumen yang layak menerima,” tegas Ados.

“Kami berharap seluruh pemerintah daerah terkhusus Provinsi Jambi harus berhati-hati dan apabila mampu, harus satu suara menolak usulan kenaikan ini. Terlebih inflasi Jambi yang menempati posisi tertinggi di seluruh provinsi di Indonesia, yakni 8,55%,” pungkasnya.(*)

Tags: #BBM#inflasi#jambi#lsmm#marhaen#subsidiJokowi
Share40SendShare

Related Posts

Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih

31/01/2026

PIRAMIDA.ID | Bandung, 31 Januari 2026 — Di tengah Rakernas Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Gerakan Pemuda Energi menggelar aksi...

Gatot Tuding Kapolri “Pembangkang”, Komrad: Ini Bukan Kritik Ini Provokasi!

30/01/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA — Pernyataan Gatot Nurmantyo yang menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo “pembangkang” dan “kurang ajar” menuai respons...

KOMRAD PANCASILA DKI Jakarta Apresiasi Sikap Ksatria POLDA METRO JAYA dalam Kasus Penjual Es Jadul

30/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Jumat, 30/01/2026 KOMRAD PANCASILA DKI Jakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Metro Jaya atas sikap ksatria,...

ILAJ Desak Polda Riau Segera Menetapkan Tersangka dan Menangkap Pelaku Pembunuhan di Keritang, Indragiri Hilir

28/01/2026

PIRAMIDA.ID -Institute Law and Justice (ILAJ) menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Keritang,...

IJLS: PT TPL Disebut Ditutup, Namun Masyarakat Adat Masih Menyaksikan Dugaan Aktivitas Operasional di Lapangan

22/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta, 21 Januari 2026- Institute for Justice, Law and Society (IJLS) menyatakan keprihatinan serius atas ketidakjelasan status hukum...

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat apresiasi...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Sorot Publik

Fawer Sihite Ucapkan Selamat kepada Andar Amin Harahap, Optimis Golkar Sumut Maju dan Jaya

02/02/2026
Berita

Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih

31/01/2026
Berita

Gatot Tuding Kapolri “Pembangkang”, Komrad: Ini Bukan Kritik Ini Provokasi!

30/01/2026
Berita

KOMRAD PANCASILA DKI Jakarta Apresiasi Sikap Ksatria POLDA METRO JAYA dalam Kasus Penjual Es Jadul

30/01/2026
Berita

ILAJ Desak Polda Riau Segera Menetapkan Tersangka dan Menangkap Pelaku Pembunuhan di Keritang, Indragiri Hilir

28/01/2026
Sorot Publik

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai “Mundur”: Komite Reformasi Diingatkan Jangan Langgar Mandat UU

27/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber