Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Juli 7, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

914 Kontainer Limbah B3 Amerika di Batam Jadi Sorotan, Aktivis: Rencana Pemusnahan di Dalam Negeri Adalah Penghinaan Kedaulatan!

byAFP
29/04/2026
inBerita
100
SHARES
712
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- BATAM, 29 April 2026 – Rencana pemusnahan ratusan kontainer limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) asal Amerika Serikat di dalam negeri menuai protes keras. Pengamat Lingkungan Batam, Diki Candra, menilai wacana tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap kedaulatan negara.

Kasus ini bermula ketika Gakkum KLHK bersama Bea Cukai Batam menahan 914 kontainer berisi e-waste (limbah elektronik) ilegal asal Amerika Serikat yang masuk sejak September 2025 di Pelabuhan Batu Ampar. Namun, alih-alih dipulangkan (re-ekspor), belakangan muncul wacana dari DLH Batam dan Bea Cukai untuk memusnahkan limbah tersebut di dalam negeri.

“Wacana memusnahkan limbah B3 di dalam negeri adalah preseden buruk. Indonesia terikat Konvensi Basel yang mewajibkan limbah ilegal dikembalikan ke negara asal. Jika kita memusnahkannya di sini, kita melegitimasi Indonesia sebagai ‘Tong Sampah Global’. Kenapa racun dari negara maju harus rakyat Batam yang menanggung dampaknya?” tegas Diki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/4).

*Desak Kepolisian dan Kejaksaan Turun Tangan jangan jadi penonton*

Diki menekankan bahwa masuknya 914 kontainer ini bukan sekadar kelalaian prosedur, melainkan dugaan tindak pidana penyelundupan internasional. Ia mendesak pihak Kepolisian dan Kejaksaan untuk tidak tinggal diam.

“Ini sudah memenuhi unsur penyelundupan dan kejahatan lingkungan lintas negara. Kami mendesak Polda Kepri dan Kejaksaan Tinggi untuk segera masuk melakukan penyidikan. Jangan biarkan kasus ini hanya bergulir di level administratif. Ada aktor intelektual di balik masuknya limbah ini yang harus diseret ke meja hijau,” tambah Diki aktivis Batam tersebut.

Diki menyoroti tiga instansi yang dianggap paling bertanggung jawab atas kebuntuan kasus ini:

1. DLH Batam: Diki mengkritik keras sikap DLH yang cenderung permisif terhadap pemusnahan domestik, padahal pengelolaan sampah lokal di Batam saja belum optimal.

2. Bea Cukai Batam: Ia memperingatkan agar pemusnahan tidak dijadikan cara untuk menghilangkan barang bukti tindak pidana lingkungan. “Kontainer ini adalah barang bukti. Memusnahkannya sebelum proses hukum terhadap perusahaan pengirim tuntas adalah tindakan mencurigakan,” tambahnya.

3. BP Batam: Sebagai pemegang otoritas kawasan, BP Batam didesak melakukan audit internal terkait izin perusahaan-perusahaan (PT Logam Internasional Jaya, PT Batam Battery Recycle Industries, dan PT Esun International Utama Indonesia) yang terlibat dalam pusaran impor limbah ini.

*Dugaan Maladministrasi* Terstruktur Lebih lanjut, mantan Ketua Cabang GMNI Batam ini mendesak DPRD Kota Batam segera membentuk Panitia Kerja (Panja) khusus. Ia juga meminta Ombudsman RI Perwakilan Kepri untuk turun tangan mengawasi adanya dugaan maladministrasi terstruktur dalam proses masuknya ratusan kontainer tersebut.

Diki juga menyentil Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK/Gakkum) yang dinilai lambat dan kurang transparan dalam menangani kasus e-waste raksasa ini.

“Sesuai UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pasal 69 tegas melarang memasukkan limbah B3 ke wilayah NKRI. Pemerintah tidak boleh kalah oleh perusahaan curang. Kita butuh keberanian untuk mengaudit internal demi menjaga martabat bangsa di mata mancanegara,” tutup Diki.(AFP)

Share40SendShare

Related Posts

PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Gelar Masa Bimbingan (MABIM) 2026, Bentuk Kader Kritis, Humanis, dan Berintegritas

06/07/2026

PPIRAMIDA.ID- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menyelenggarakan Masa Bimbingan (MABIM) Tahun 2026 dengan...

Viral Polri Disebut Terkorup, Komrad Pancasila Pasang Badan: Metodologinya Patut Dipertanyakan!

05/07/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA — Narasi yang menyebut Polri sebagai institusi kepolisian paling korup di Asia Tenggara mendadak viral dan memantik...

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026

PIRAMIDA.ID-Dampak gagal berangkatnya peserta Pesparawi dari Provinsi Kepri menuju Manokwari, Papua untuk mengikuti kegiatan Pesparawi Nasional membuat Jumaga Nadeak melaporkan...

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026

PIRAMIDA.ID-Ramer Plus FC salah satu klub/ssb yg berdomisli di Nagori Rambung Merah Kec Siantar Kab Simalungun, pada hari Minggu tgl...

Sunat Gratis 41 Orang, KBG, Koin Dakwah, BKM Safinaatussalam Berkolaborasi di Bandar Huluan

28/06/2026

PIRAMIDA.ID-Sebanyak 41orang anak sunatan gratis di Desa Naga Jaya 1, Kecamatan Bandar Huluan, Minggu (28/6/26). Sunatan Massal Gratis tersebut hasil...

Warga Marteng Bangun dan Rawat Kampung Sendiri

28/06/2026

PIRAMIDA.ID-Kekompakan warga Marihat Tengah (Marteng), Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun dalam membangun daerahnya sudah tidak diragukan lagi....

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Gelar Masa Bimbingan (MABIM) 2026, Bentuk Kader Kritis, Humanis, dan Berintegritas

06/07/2026
Berita

Viral Polri Disebut Terkorup, Komrad Pancasila Pasang Badan: Metodologinya Patut Dipertanyakan!

05/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Dialektika

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026
Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026

Populer

Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Dunia

Runtuhnya Kejayaan Bangsa Viking

03/08/2021
Berita

Areal Lapangan Bola Serbalawan, Mulai Diperbaiki Secara Swadaya

28/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber