Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Aliansi Oposisi Sipil Desak DPRD Gunakan Hak Angket untuk Makzulkan Wesly Silalahi

byCFT
19/05/2026
inBerita
99
SHARES
704
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Aksi unjuk rasa besar-besaran yang digelar Aliansi Majelis Rakyat Berdaulat (Oposisi Sipil) mengguncang Kota Pematangsiantar. Massa aksi yang terdiri dari unsur mahasiswa HMI, GMNI, dan elemen masyarakat sipil turun ke jalan dengan satu tuntutan utama: mendesak DPRD menggunakan Hak Angket untuk memakzulkan Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi. Selasa (19/05/2026)

Aksi dimulai dari Pelataran Tugu Sang Naualuh Damanik sekitar pukul 11.00 WIB. Ratusan massa bergerak konvoi menggunakan mobil pickup dengan sound system, membawa spanduk, poster, dan bendera bertuliskan slogan: “Makzulkan Walikota Pematangsiantar.”

Datangi Kejari, Laporkan Dugaan Korupsi

Titik pertama aksi berlangsung di depan Kantor Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Dalam orasinya, massa menuntut aparat penegak hukum segera menindaklanjuti berbagai dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar yang disebut telah dikaji secara serius oleh aliansi.

Koordinator aksi, Mora Matondang, bersama Niko Gurning dari GMNI dan Jihan Akbar Nasution dari HMI menyerahkan dokumen laporan dugaan korupsi kepada pihak Kejari melalui perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri, M. Reza Kurniawan.

Dalam dokumen tersebut, massa menyoroti dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar, dugaan mafia proyek, hingga dugaan tindak pidana pencucian uang yang disebut-sebut menyeret nama Walikota Pematangsiantar. Massa mendesak agar seluruh laporan segera diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

“Dugaan korupsi yang kami sampaikan sudah melalui kajian. Kami meminta Kejari segera menindaklanjutinya demi tegaknya hukum dan keadilan,” tegas Niko Gurning dalam orasinya.

Desak Polres Tuntaskan Kasus Pemukulan Mahasiswa

Usai dari Kejari, massa bergerak menuju Polres Pematangsiantar. Dalam aksi tersebut, pengunjuk rasa mempertanyakan perkembangan laporan dugaan pemukulan terhadap seorang mahasiswa yang terjadi saat Musda KNPI di Siantar Hotel beberapa waktu lalu.

Massa meminta bertemu langsung dengan Kapolres, namun yang hadir menerima aspirasi adalah Kasat Reskrim AKP Sandi Riz Akbar. Kepada massa, pihak kepolisian menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan saksi-saksi.

DPRD Didesak Gunakan Hak Angket

Aksi kemudian berlanjut ke Kantor DPRD Pematangsiantar sekitar pukul 14.00 WIB. Situasi sempat memanas karena pintu gerbang DPRD ditutup rapat dan dijaga ketat aparat kepolisian. Massa aksi yang berjumlah ratusan orang mendesak agar Ketua DPRD turun langsung menemui rakyat.

“Kami rakyat datang ke gedung rakyat. Mana wakil rakyat? Mengapa tidak menerima kami yang telah mendudukkan mereka di kursi legislatif?” teriak massa menggunakan pengeras suara.

Setelah sempat terjadi ketegangan, anggota DPRD Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan dan Robin Manurung akhirnya menemui massa. Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyatakan siap menerima dan membahas aspirasi massa aksi. Bahkan, Erwin Freddy Siahaan menandatangani kesepakatan tertulis bahwa tuntutan massa akan dibahas pada Jumat, 22 Mei 2026.

Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi Majelis Rakyat Berdaulat mendesak DPRD menindaklanjuti hasil Panitia Khusus (Pansus) terkait dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 yang sebelumnya telah dilaporkan ke Kejaksaan Agung RI pada 2 Maret 2026. Selain itu, massa juga menuntut DPRD menggunakan Hak Angket untuk memakzulkan Walikota Pematangsiantar.

Aksi Memanas di Kantor Walikota

Aksi berlanjut ke Kantor Walikota Pematangsiantar. Namun, massa kembali kecewa karena gerbang kantor walikota tertutup rapat dan Walikota Wesly Silalahi tidak hadir menemui pengunjuk rasa.

Dalam orasinya, massa menilai Walikota gagal merealisasikan berbagai program prioritas pembangunan yang sebelumnya dijanjikan kepada masyarakat. Di antaranya revitalisasi Pasar Horas, pembangunan Stadion Sangnawaluh, peningkatan kualitas RSUD dr. Djasamen Saragih sebagai pusat jantung dan stroke, revitalisasi Ring Road, optimalisasi Terminal Tanjung Pinggir, hingga pengelolaan TPA Tanjung Pinggir.

Massa juga menilai Walikota gagal mewujudkan Pematangsiantar sebagai kota pendidikan serta dianggap mengabaikan rekomendasi BKN Regional VI Medan terkait profesionalisme birokrasi pemerintahan.

“Walikota pembangkang dalam menindaklanjuti rekomendasi BKN Regional VI Medan. Makzulkan Walikota!” teriak massa yang disambut sorakan peserta aksi lainnya.

Karena Walikota tidak kunjung hadir, suasana aksi semakin memanas hingga massa melakukan aksi bakar ban di Jalan Merdeka depan Kantor Walikota. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan sempat menjadi perhatian masyarakat serta pengguna jalan yang melintas.

Ketika Sekda Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang terlihat berada di balik gerbang kantor walikota, massa dengan tegas menolak ditemui Sekda dan tetap menuntut Walikota hadir langsung.

“Kami tidak butuh Sekda, kami butuh Walikota!” teriak massa aksi.

Sebelum membubarkan diri secara tertib, massa menegaskan bahwa aksi tersebut hanyalah “pemanasan” dan menjadi awal dari gerakan rakyat yang lebih besar ke depan.

“Kami akan kembali dengan massa yang lebih besar apabila tuntutan rakyat tidak ditindaklanjuti,” tegas Koordinator Aksi Mora Matondang. (Tim)

Share40SendShare

Related Posts

Sekretaris KNPI Simalungun Minta Bupati Evaluasi dan Copot Camat Hutabayu Raja

21/08/2026

PIRAMIDA.ID — Sekretaris KNPI Kabupaten Simalungun meminta Bupati Simalungun segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Camat Hutabayu Raja, Ferry Risdonni Sinaga,...

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026

PIRAMIDA.ID- BATAM Penggerebekan lokasi perjudian kasino di kawasan Nagoya, Batam, pada 16 Agustus 2026 lalu, yang mengamankan 197 orang dan...

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026

PIRAMIDA.ID-Aktivitas perjudian yang berkedok gelanggang permainan (gelper) hingga Casino serta pergerakan narkoba yang telah menggurita di Kota Batam dibrangus oleh...

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026

PIRAMIDA.ID- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggelar operasi besar-besaran di Batam. Sasaran operasi yakni jaringan tempat hiburan malam THM...

ILAJ Nilai Pernyataan Bupati Karo Tentang Ratusan Siswa Keracunan Langgar Etika Pemerintahan, Mendagri Diminta Proses Pemberhentian Antonius Ginting

14/08/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law and Justice (ILAJ) Fawer Sihite menilai pernyataan Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius...

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026

PIRAMIDA.ID — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi* angkat bicara menanggapi insiden keracunan massal...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Sekretaris KNPI Simalungun Minta Bupati Evaluasi dan Copot Camat Hutabayu Raja

21/08/2026
Berita

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026
Berita

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026
Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

ILAJ Nilai Pernyataan Bupati Karo Tentang Ratusan Siswa Keracunan Langgar Etika Pemerintahan, Mendagri Diminta Proses Pemberhentian Antonius Ginting

14/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026

Populer

Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026
Berita

Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH): Penegakan Hukum atau Alibi Militerisasi Atas Nama Konservasi?

09/05/2025
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber