Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Januari 25, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Sorot Publik

Bagaimana Manusia Pertama Berevolusi?

by Redaksi
05/03/2023
in Sorot Publik
101
SHARES
724
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Kita tahu bahwa manusia belum ada dari awal zaman. Bagaimana pun juga, manusia tidak akan bisa bertahan hidup berdampingan dengan dinosaurus pemakan daging seperti Tyrannosaurus rex.

Bagaimana manusia pertama muncul di dunia –dan bagaimana nenek moyang mereka (kakek mereka, kakek buyut mereka, dan selanjutnya)– adalah salah satu pertanyaan terbesar bagi para arkeolog.

Hingga hari ini, pertanyaan tersebut masih membingungkan kami.

Ketika semua makhluk hidup berukuran kecil

Dalam membahas bagaimana manusia pertama muncul, kita harus memahami dulu bahwa hampir semua makhluk hidup berkembang dari bentuk lain melalui proses evolusi.

Misalnya, contoh kehidupan pertama di Bumi diketahui berumur lebih dari 3,5 milyar tahun yang lalu.

Kehidupan awal ini mungkin saja terbentuk dari mikroba-mikroba kecil (terlalu kecil bagi mata manusia) yang hidup di bawah air di dunia yang sangat berbeda dengan saat ini.

Saat itu, benua-benua masih terbentuk dan tidak ada oksigen di udara.

Sejak masa tersebut, kehidupan di Bumi telah berubah dengan drastis dan hadir dalam banyak bentuk.

Lebih lanjut, sekitar 1 miliar tahun yang lalu selama pertengahan sejarah Bumi (1,8 miliar hingga 800 juta tahun yang lalu), kehidupan di Bumi tidak lebih dari lapisan lendir yang besar.

Garis keturunan yang amat panjang

Semua manusia yang hidup sekarang masuk ke dalam spesies yang disebut Homo sapiens.

Meskipun demikian, kita memiliki garis keturunan anggota keluarga yang panjang yang disebut hominin, yang sudah ada sebelum manusia modern –termasuk saudara manusia purba kita, Neandertal (Homo neanderthalensis).

Homo sapiens adalah satu-satunya hominin yang masih hidup sekarang.

Hominin pertama kali muncul pada berjuta-juta tahun yang lalu dan berubah sedikit demi sedikit dalam jangka waktu yang panjang melalui evolusi.

Oleh karena pohon keluarga yang sangat rumit ini, kami perlu memutar otak untuk menentukan apa yang kita maksud sebagai “orang”.

Ini mungkin terdengar lucu, karena kita tahu dengan jelas bedanya orang dengan anjing atau kucing.

Namun, perbedaan di antara kamu dan nenek moyang Lucy di masa awal kehidupan (lebih banyak penjelasan di bawah) yang hidup lebih dari 100.000 generasi yang lalu, lebih kecil dibandingkan perbedaan antara manusia dan seekor anjing.

Inilah mengapa jawabannya sangat rumit.

Jadi, saya akan memberikan dua jawaban dan silakan memutuskan sendiri jawaban manakah yang kamu pikir benar.

Kamu dan saya adalah Homo sapiens

Jawaban pertama adalah mengasumsikan terlebih dahulu bahwa “orang” pertama adalah anggota Homo sapiens.

Manusia ini sepenuhnya sama seperti kamu dan saya, tapi dia tidak memiliki iPhone!

Kerangka tertua Homo sapiens yang ditemukan (sejauh ini) berasal dari Maroko dan berumur sekitar 300.000 tahun.

Nenek moyang kita ini mungkin tinggal pada waktu yang sama dengan anggota keluarga manusia yang lain, termasuk Neandertal dan Denisovan.

Para arkeolog telah lama memperdebatkan apa yang membuat manusia berbeda dengan jenis-jenis manusia purba lainnya.

Jawabannya mungkin terdapat di otak kita.

Kami menduga bahwa Homo sapiens adalah satu-satunya spesies yang bisa melakukan banyak hal, seperti menciptakan seni dan bahasa –walaupun beberapa penemuan terbaru menunjukkan Neandertal juga bisa menghasilkan seni.

Sulit mengetahui mengapa Homo sapiens bisa bertahan dan anggota keluarga hominin lainnya tidak.

Namun, ada kemungkinan besar bahwa kreatifitas –yang nampak pada beberapa lukisan gua yang indah yang ditemukan di Prancis dan Indonesia– membantu Homo sapiens bertahan hidup selama 100.000 tahun.

Lucy purba

Cara kedua untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan mengasumsikan “manusia” pertama adalah hominin pertama yang memisahkan diri dari keluarga jauh, yang termasuk simpanse dan gorila.

Kita tidak bisa tahu dengan pasti siapa nenek moyang pertama kita, tapi banyak ilmuwan menduga bahwa nenek moyang pertama adalah Australopithecus afarensis.

Spesies ini akan terlihat berbeda dibandingkan dengan kamu dan saya, tapi tetap berjalan tegak dan menggunakan perkakas batu. Contoh yang terbaik adalah fosil kerangka bernama Lucy.

Ketika Lucy masih hidup sekitar 3,18 miliar tahun yang lalu, badannya tertutup rambut. Kemungkinan tingginya sama dengan anak usia 5 tahun. Berdasarkan tulangnya, Lucy sudah dewasa ketika ia meninggal.

Kerangka Lucy ditemukan di Afrika dan walaupun bagian kerangka yang kami temukan lebih banyak dibanding kerangka hominin purba lainnya, kerangka Lucy masih belum lengkap.

Hal ini menyulitkan untuk menentukan siapakah “manusia” pertama.

Sebagian fosil dari masa Lucy ditemukan tidak lengkap dan kami hanya memiliki sebagian tulang untuk mempelajari setiap spesies yang sudah punah.

Inilah mengapa setiap penemuan arkeologi mengasyikkan.

Setiap fosil baru memberikan kami kesempatan baru untuk menyelesaikan teka-teki pohon keluarga bersama-sama.(*)


 

Tags: #evolusi#homosapiens#manusia
Share40SendShare

Related Posts

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat apresiasi...

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Pematangsiantar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh...

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Komisi III DPR RI menegaskan kedudukan Polri harus tetap berada di bawah Presiden, sekaligus menegaskan pengangkatan...

Merayakan Natal Dengan Penuh Empati, Komrad Pancasila Bagikan Bingkisan Natal Untuk Pemuda Dan Mahasiswa Rantau

26/12/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Dalam semangat Natal yang sarat dengan nilai kasih, solidaritas, dan kemanusiaan, Komrad Pancasila menggelar kegiatan berbagi...

SERUAN PARKINDO: MERAYAKAN NATAL DENGAN RATAPAN

25/12/2025

Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia, kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi, atau orang diperlakukan tidak adil...

GMKI Dukung Persembahan Natal Nasional 2025 Untuk Kemanusiaan Palestina

22/11/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Perayaan Hari Natal Nasional 2025 akan berlangsung Stadion Tenis Indoor pada 5 Januari 2026. Natal nasional...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

IJLS: PT TPL Disebut Ditutup, Namun Masyarakat Adat Masih Menyaksikan Dugaan Aktivitas Operasional di Lapangan

22/01/2026
Berita

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026
Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber