Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

BNN Bekuk ‘Mami’ Dua Ton Sabu, Komrad Pancasila: Kemenangan Negara atas Kartel Narkoba Internasional

byCFT
03/12/2025
inBerita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID | Jakarta – Pelarian panjang Dewi Astutik alias Mami alias Paryatin, buronan internasional kasus penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle, akhirnya berakhir di tangan Badan Narkotika Nasional (BNN). Perempuan yang masuk red notice Interpol dan terhubung dengan jaringan narkotika lintas negara itu ditangkap dalam operasi bersama di Sihanoukville, Kamboja, dan langsung dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Di bawah komando Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, operasi perburuan yang melibatkan BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI ini menutup salah satu babak paling serius dalam perang Indonesia melawan sindikat narkoba internasional.

Dewi Astutik diduga kuat berperan sebagai aktor intelektual dan pengendali utama penyelundupan dua ton sabu senilai sekitar Rp 5 triliun yang digagalkan aparat pada Mei 2025. Jaringan yang dikendalikannya disebut beroperasi dari kawasan Golden Triangle dan memanfaatkan rute laut strategis di Asia Tenggara menuju Indonesia dan negara lain.

Kinerja cepat BNN ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai kalangan masyarakat sipil. Koordinator Komrad Pancasila, Antony Komrad, menyebut keberhasilan menangkap Dewi Astutik sebagai bukti bahwa negara tidak boleh kalah dari kartel narkoba internasional.

“Dewi Astutik dan jaringan narkobanya adalah musuh negara. Mereka merusak masa depan generasi muda, merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa. Karena itu, langkah cepat dan tegas BNN di bawah pimpinan Komjen Suyudi Ario Seto patut mendapat perhatian dan apresiasi penuh,” ujar Antony Komrad.

Antony menilai, penangkapan Mami dua ton sabu ini menunjukkan bahwa BNN tidak hanya reaktif, tetapi juga mampu membangun kerja sama intelijen dan penegakan hukum lintas negara yang efektif. Hal ini, katanya, menjadi pesan kuat bahwa Indonesia serius menjaga kedaulatan hukum dan ideologi Pancasila dari ancaman narkotika.

“Dalam perspektif Pancasila, narkoba adalah ancaman langsung terhadap kemanusiaan yang adil dan beradab, juga terhadap keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kinerja BNN hari ini adalah contoh konkret bagaimana aparatur negara menjalankan amanat konstitusi untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegas Antony.

Ia juga mendorong pemerintah dan parlemen untuk memberikan dukungan politik, anggaran, dan kewenangan yang memadai bagi BNN agar mampu terus memperdalam pengusutan jaringan di balik Dewi Astutik, termasuk keterkaitannya dengan gembong narkoba lain yang menguasai peredaran di kawasan Golden Triangle.

“Penangkapan ini jangan berhenti di seremoni. Ini harus menjadi pintu masuk untuk membongkar total jaringan internasionalnya. Komrad Pancasila berdiri di belakang BNN dan seluruh aparat penegak hukum yang konsisten memerangi narkoba sebagai musuh negara,” tutup Antony Komrad.

Dengan tertangkapnya Mami dua ton sabu, publik menaruh harapan besar agar BNN di bawah kepemimpinan Komjen Suyudi Ario Seto terus memperkuat perang terhadap narkoba — bukan hanya dengan penindakan yang cepat dan tegas, tetapi juga dengan pencegahan yang sistematis demi menyelamatkan generasi masa depan Indonesia.

Share39SendShare

Related Posts

Korban Penganiayaan Dari Seorang Istri Bhayangkara Polda Kepri Merasa Kecewa dan sebut ada privillage pada Terdakwa yang Dituntut 2 Bulan Penjara. Pricilla; Sepertinya Ada Keistimewaan Khusus, Mungkin Karena Suaminya Polisi?

31/07/2026

PIRAMIDA.ID-Sidang pembacaan putusan yang tertunda ke-3 kali terhadap terdakwa Fara Diba Balqis atas tindakannya yang menganiaya seorang wanita di halaman...

Traffic Light Parluasan Padam Berlarut, PMKRI Pematangsiantar Desak Dishub Percepat Perbaikan

29/07/2026

    PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi* menyoroti lambannya perbaikan...

Penggelapan Esra Angelina di PT RMI, JPU tidak menahan aset milik terdakwa

28/07/2026

PIRAMIDA.ID- Sidang di Pengadilan Negeri Batam agenda pemeriksaan terdakwa dalam perkara Terdakwa Esra Angelina yang mengaku bahwa dirinya menggelapkan uang...

Pemuda Asal Simalungun Rahmat Fauzi Rangkuti Ikuti Ajang Wikimania 2026 di “Paris”

27/07/2026

PIRAMIDA.ID-Pemuda asal kabupaten Simalungun Rahmat Fauzi Rangkuti seorang Penulis (Wikiwan) pemula merasa beruntung dapat kesempatan bergabung di ajang bergengsi Internasional...

Advokat Korban Pengeroyokan sebut dua oknum polisi terlibat hingga TODONG PISTOL ke kliennya

27/07/2026

PIRAMIDA.ID-Peristiwa pengeroyokan di Homestay Mimi Coco Batam terus bergulir panas hingga saling lapor serta adu pendapat. Dalam hal ini, advokat...

Ketua ILAJ: Penentuan Seseorang Bersalah atau Tidak Bukan Ditentukan oleh Seberapa Viral Opini Publik, Melainkan Melalui Mekanisme Hukum yang Sah

26/07/2026

JAKARTA – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Sihite, menegaskan bahwa penentuan seseorang bersalah atau tidak dalam suatu perkara...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Korban Penganiayaan Dari Seorang Istri Bhayangkara Polda Kepri Merasa Kecewa dan sebut ada privillage pada Terdakwa yang Dituntut 2 Bulan Penjara. Pricilla; Sepertinya Ada Keistimewaan Khusus, Mungkin Karena Suaminya Polisi?

31/07/2026
Berita

Traffic Light Parluasan Padam Berlarut, PMKRI Pematangsiantar Desak Dishub Percepat Perbaikan

29/07/2026
Berita

Penggelapan Esra Angelina di PT RMI, JPU tidak menahan aset milik terdakwa

28/07/2026
Edukasi

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026
Berita

Pemuda Asal Simalungun Rahmat Fauzi Rangkuti Ikuti Ajang Wikimania 2026 di “Paris”

27/07/2026
Berita

Advokat Korban Pengeroyokan sebut dua oknum polisi terlibat hingga TODONG PISTOL ke kliennya

27/07/2026

Populer

Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Penggelapan Esra Angelina di PT RMI, JPU tidak menahan aset milik terdakwa

28/07/2026
Berita

Pemuda Asal Simalungun Rahmat Fauzi Rangkuti Ikuti Ajang Wikimania 2026 di “Paris”

27/07/2026
Berita

Advokat Korban Pengeroyokan sebut dua oknum polisi terlibat hingga TODONG PISTOL ke kliennya

27/07/2026
Berita

Traffic Light Parluasan Padam Berlarut, PMKRI Pematangsiantar Desak Dishub Percepat Perbaikan

29/07/2026
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber