Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeKabar Desa

Desa Kedungpedaringan, Kampung Ramah Lingkungan di Kabupaten Malang

byRedaksi
04/06/2020
inKabar Desa
101
SHARES
721
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Desa Kedungpedaringan, merupakan desa penyangga di wilayah perkotaan Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan pelestarian lingkungan hidup dimulai dengan mengubah perilaku masyarakat dalam memperlakukan sampah.

Desa Kedungpedaringan, menjawab masalah sampah tersebut dengan mendirikan bank sampah. Untuk kelangsungan bank sampah ini, pemerintah desa menguatkan pengelolannya dengan pelatihan pengelolaan limbah. Sejak berdiri tahun 2015 bank sampah desa ini memiliki anggota 102 orang.

Bank sampah juga berdampak pada pendampatan ekonomi masyarakat, dari yang terkecil sebesar Rp10.000 per bulan sampai terbesar, dialami Win Yolanda, mencapai Rp 1.300.000,- per bulan.

Sampah juga menjadi masalah bagi warga Desa Kedungpedaringan, sebelum ada bank samapah di desa ini. Mereka memperlakukan sampah dengan pola membuang atau membakar, bahkan membuang ke aliran sungai.

Masalah itu makin meningkat, karena onsumsi rumah tangga setiap hari tidak mungkin berhenti. Hasilnya menumpuknya sampah plastik, kertas, atau kaca. Atau limbah sayur, buah, nasi sisa, lauk sisa. Apabila sampah ini tidak ditangani dengan baik maka tentu akan menjadi masalah. Maka hadirlah bank sampah di Desa Kedungpedaringan, dengan nama “Bank Sampah Kedung Berseri”.

Inovasi yang diusung oleh Desa Kedungpedaringan adalah:

– Bank Sampah tetap berjalan dengan baik mulai didirikan hingga sekarang
– Memberikan pendapatan tambahan bagi masyarakat pengrajin limbah kardus menjadi kotak hantaran dan kotak makan untuk hajatan, aneka baju karnaval.
– Biopori sebagai komposter sampah basah dan bank air
– Memperkuat kinerja PKK Desa Kedungpedaringan dengan memiliki komoditas cinta lingkungan berbahan dasar sampah.

Ide yang cemerlang ini di tangkap emerintah desa dengan memberi motivasi diadakannya pelatihan masyarakat, untuk mengolah limbah sampah dengan sumber dana dari APBDes di tahun 2017 dengan sumberdana dana desa.

Pelatihan di tingkat desa menjadi motivasi gerakan positif dalam mengolah sampah/limbah kardus bekas, dan kantong plastik bekas menjadi barang jadi yang dapat di jual. Sehingga masyakat mendapat tambahan penghasilan dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Usaha ini sudah berjalan 3 tahun sampai sekarang dan omset yang dihasilkan sampai 5 juta dalam satu tahun terakhir. Sedangkan pengelolaan bank sampah sendiri dari 102 anggota yang terdaftar dimana anggota menabung sampah yang jika diuangkan senilai rata-rata 10.000 maka pendapatan bank sampah sendiri mencapai 4 jutaan tiap bulannya. Di mana warga bisa mengambil tabungannya tersebut setiap satu tahun sekali dan biasanya menjelang hari raya Idul Fitri.

Pembelajaran:

Pengelolaan sampah melalui bank sampah, dapat dipetik hikmah:
Penaggulangan masalah sampah bagi desa, terutama desa-desa penyanggah kota
Bank sampah dapat memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat. Semakin kreatif masyarakat mengolah sampah, pendapatannya semakin tinggi.
Rekomendasi:

Agar kegiatan pembuatan kotak Hantaran dan kotak makan untuk hajatan ini di wadahi dalam wadah BUMDESA yang di naungi oleh pemerintahan desa.

Selanjutnya dapat diperluas kepada seluruh masyarakat Desa Kedungpedaringan sehingga menjadi wilayah yang bercirikhas penghasil Kotak Hantaran dan Kotak Makan untuk Hajatan di Kecamatan Kepanjen. Sehingga dapat menjadi Desa Sentral Industri Sampah Kering.

Menciptakan model pemasaran seperti yang sudah dipelopori Win Yonda pemasaran melalui media online Instagram untuk penjualan baju karnaval dari kertas dan plastik.


Sumber: kemendesa.go.id

Share40SendShare

Related Posts

Pasca Turut ‘Gembosi’ Dana Desa Simalungun, Kepala Inspektorat Takut Beri Penjelasan

21/12/2023

Piramida.id|Simalungun - Roganda Sihombing Kepala Inspektorat kabupaten Simalungun 'kebakaran jenggot' pasca diberitakan media ini pada hari Rabu (20/12) dengan judul...

Korwil PP GMKI Apresiasi Polda Sumut OTT Anggota Bawaslu

18/11/2023

Piramida.id|Medan - Azlansyah Hasibuan (AZ) Anggota Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh...

Pangulu Buntu Bayu Simalungun ‘Goreng’ Dana Desa

30/10/2023

Piramida.id|Simalungun - Kegiatan rabat beton jalan sepanjang 250 meter dengan lebar 3.0 meter di nagori Buntu Bayu kecamatan Hatonduhan, kabupaten...

Pemuda Desa memiliki Potensi: Ayo Bergeraklah!

11/03/2021

Andry Napitupulu* PIRAMIDA.ID- Pemuda desa yang ada di berbagai daerah indonesia sangatlah minim untuk bergerak, padahal potensi pemuda desa sangatlah...

Peningkatan Ekonomi Nasional: Pentingnya Teknologi Pertanian di Pedesaan

22/01/2021

Tulus Panggabean* PIRAMIDA.ID- Indonesia merupakan negara agraris di mana sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai petani, menjadikan pertanian sebagai...

Sihaporas: Desa adalah Masa Depan Pemuda dan Pemuda adalah Masa Depan Desa

29/11/2020

Tulus Panggabean* PIRAMIDA.ID- Masyarakat desa memiliki kewajiban dalam membangun dan memelihara lingkungan desa, hal tersebut termaktub dalam UU No. 6...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026
Berita

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026
Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

ILAJ Nilai Pernyataan Bupati Karo Tentang Ratusan Siswa Keracunan Langgar Etika Pemerintahan, Mendagri Diminta Proses Pemberhentian Antonius Ginting

14/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026
Berita

Buntut Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL, Ketua ILAJ Minta Kejagung Periksa Sukanto Tanoto

13/08/2026

Populer

Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026
Berita

Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH): Penegakan Hukum atau Alibi Militerisasi Atas Nama Konservasi?

09/05/2025
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber