Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, September 23, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

GAMKI Toba: Pemkab Lamban dalam Penanganan Covid-19

byRedaksi
31/07/2021
inBerita
100
SHARES
715
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Sejak program vaksinasi diluncurkan bulan Januari lalu di Indonesia, pemerintah sudah mendatangkan jutaan dosis vaksin dari luar negeri untuk disuntikkan kepada masyarakat Indonesia. Penyaluran vaksin tersebut bersumber dari pusat untuk disalurkan ke daerah-daerah melalui pemerintah kabupaten masing-masing.

Khusus vaksinasi di Kabupaten Toba, DPC GAMKI Toba menilai bahwa pemerintah Kabupaten Toba sangat lambat dalam mendatangkan vaksin. Mereka menilai, sampai saat ini jumlah penduduk Toba yang sudah divaksin tahap pertama masih sekitar 22.000 orang sedangkan yang sudah divaksin tahap kedua (sudah lengkap) tidak ada sumber data yang jelas dan bisa dikonfirmasi.

Untuk pengadaan vaksin yang lebih banyak harusnya Pemkab bisa melakukan komunikasi atau lobby ke pemerintah pusat sehingga vaksin bisa lebih cepat datang ke Toba, harus ada upaya maksimal yang dilakukan. Pemkab Toba harus memiliki target harian pencapaian vaksinasi harian sebab pemerintah pusat sudah menargetkan hingga 2 juta vaksinasi sehari. Sehingga target pencapaian herd immunity (70% populasi tervaksinasi) dapat tercapai hingga akhir tahun 2021.

Dalam hal penyuntikan vaksin beberapa masyarakat mengeluh karena sebelumnya sudah ada jadwal vaksin tahap kedua tapi kemudian diundur, dan ada yang sudah diundang untuk hadir suntik vaksin tahap kedua tapi ternyata jumlah vaksinnya tidak cukup dan masyarakat harus kembali ke rumah masing-masing dengan kecewa.

Peristiwa itu menjadi gambaran betapa lambannya dan tidak seriusnya pemerintah Kabupaten Toba dalam upaya penanggulan Covid. Ditambah lagi dengan viralnya kasus SS seorang warga Silaen yang diperlakukan masyarakat dengan tidak manusiawi karena yang bersangkutan positif covid-19. Dalam satu bulan terakhir ini jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Toba meningkat tajam dan sampai hari ini 30 Juli 2021 total sebanyak 1656 orang dengan kasus aktif 612 orang. Angka ini akan terus meningkat jika tidak ada upaya serius yang dilakukan pemerintah.

Pemerintah seharusnya serius melakukan tracing dan testing kepada masyarakat terutama yang kontak erat dengan yang sudah terkonfirmasi positif Covid 19, apalagi ada gejala-gejala terkena Covid. Pemerintah harusnya menggunakan anggaran penanggulangan Covid yang sudah ada sebesar 53M. Anggaran itu ditampung untuk direalisasikan kepada masyarakat sehingga berdampak pada penanggulangan Covid, bukan untuk ditahan dan didiamkan tanpa peruntukkan yang jelas.

Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena pemerintah tidak melakukan apa-apa, itu adalah kebodohan yang luar biasa. Padahal instruksi dari pusat sangat jelas tentang bagaimana penanggulangan pandemi Covid-19 ini.

Dengan adanya anggaran 53M kenapa di Toba lambat sekali pengadaan tes PCR karena ternyata baru 2 minggu lalu ada tes PCR di RSUD Porsea dan itupun belum optimal dioperasikan, sedangkan kabupaten tetangga, yakni Taput, Humbahas, Simalungun sudah lebih cepat bertindak.

Apakah memang selambat ini kinerja Pemkab Toba atau SDM ASN yang menangani ini tidak sanggup? Pemerintah perlu dengan segenap hati melayani masyarakat. Bahkan yang paling ngeri dan mengkhawatirkan adalah di puskesmas setiap kecamatan tidak ada alat untuk periksa swab, bagaimana nasib masyarakat ke depan?

Pemeriksaan tes swab antigen harusnya tersedia di puskesmas agar anggota keluarga pasien Covid yang kontak erat atau bagi yang memiliki gejala awal Covid bisa di tes dan itu harusnya gratis sebagai bukti kehadiran pemerintah bagi masyarakat.

Banyak kasus yang dicurigai Covid tapi karena ketiadaan biaya untuk periksa swab mandiri maka yang bersangkutan tidak melakukan tes dan diam saja tanpa penanganan sesuai protokol. Sendainya yang bersangkutan benar-benar positif maka tentu sudah akan menularkan kepada seluruh keluarganya bahkan tetangga atau siapapun yang dijumpainya.

Bila kasus positif Covid terus meningkat di Toba maka fasilitas kesehatan yang ada sudah akan tak mampu menampung. Apa Pemkab Toba sudah punya solusi terhadap persoalan ini?

Harusnya Pemkab perlu menyewa hotel sebagai tempat isolasi mandiri yang layak atau mengoptimalkan gedung-gedung pemerintah yang selama ini tidak difungsikan dengan baik sebagai tempat isolasi dilengkapi juga dengan obat-obatan yang diperlukan serta pemantauan secara berkala oleh tenaga medis. Pemerintah perlu melibatkan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Toba baik BUMN maupun swasta untuk pengadaan alat tes swab, vaksin, dan obat-obatan.

Jangan hanya fokus kepada bantuan pemulihan ekonomi sementara kesehatan dan bahkan nyawa masyarakat terancam? Kerja sama dengan RSU HKBP juga perlu dilakukan untuk mendukung RSUD yang di Porsea karena fasilitas dan daya tampung tentu juga terbatas. Dalam hal ini pemerintah memang memang harus bekerja keras, tidak boleh dengan cara-cara biasa dalam penganangan Covid ini.

Realita yang terjadi di lapangan bahwa terhadap pasien yang isoman, pemerintah terkesan abai dan tidak mempedulikan nasib mereka karena tidak ada pemantauan yang ketat dari petugas kesehatan. Harusnya di tengah zaman serba teknologi ini hal itu bisa dilakukan secara daring. Kadis Kesehatan perlu menunjuk para petugas kesehatan yang bertugas melayani secara online selama 24 jam non stop juga memberikan jatah obat-obatan sesuai dengan yang dialami oleh pasien yang isoman.

Tentunya petugas kesehatan yang mendapat beban kerja yang lebih tersebut didukung dengan pemberian insentif. Bahkan Pemkab melalui satgas harus melakukan koordinasi dengan pemerintahan desa/kelurahan dalam penanganan covid karena belum tentu aparat yang di desa sudah punya pengetahuan dan pengalaman dalam pelayanan kesehatan.

Beberapa tindak penanganan di atas bisa terealisasi jika pemerintah memiliki niat baik dan serius memanfaatkan anggaran yang ada sesuai dengan tujuannya.(*)

Tags:#pandemi#rilisGAMKI#tobaVaksin
Share40SendShare

Related Posts

PIKI Peduli Hadir untuk Masyarakat Kalteng

22/09/2026

PIRAMIDA.ID | Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa 22 September 2026 Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) melalui...

KEJAKSAAN NEGERI BATAM DORONG PENYELESAIAN TUNGGAKAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)  SEWA PERAIRAN TERMINAL KHUSUS TAHUN 2021–2025 SEBESAR RP. 18 MILIAR

22/09/2026

PIRAMIDA.ID- Batam, 21 September 2026. Sejak berlakunya PP Nomor 41 Tahun 2021, terjadi perubahan kewenangan atas pemanfaatan perairan Terminal Khusus...

KNPI Siantar Satukan Barisan, Pemuda Buka Ruang Aspirasi

21/09/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar — Semangat menyatukan berbagai elemen pemuda mengemuka dalam temu ramah dan konsolidasi pemuda yang digelar DPD KNPI Kota...

Demisioner Ketua Umum HMI Cabang Pematangsiantar-Simalungun priode 2024-2025 : Robert Hidayat Pardosi Tantang Kapolres Simalungun komitmen terkait pemberantasan judi dan narkoba 

14/09/2026

PIRAMIDA.ID- SIMALUNGUN — Demisioner Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun periode 2024–2025, Robert Hidayat Pardosi, meminta sekaligus menantang...

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026

PIRAMIDA.ID- PEMATANGSIANTAR — Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menyerukan penghentian eskalasi...

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026

PIRAMIDA.ID- MEDAN — Pergerakan mahasiswa Sumatera Utara kembali membara. DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara menyampaikan kecaman keras...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PIKI Peduli Hadir untuk Masyarakat Kalteng

22/09/2026
Berita

KEJAKSAAN NEGERI BATAM DORONG PENYELESAIAN TUNGGAKAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)  SEWA PERAIRAN TERMINAL KHUSUS TAHUN 2021–2025 SEBESAR RP. 18 MILIAR

22/09/2026
Berita

KNPI Siantar Satukan Barisan, Pemuda Buka Ruang Aspirasi

21/09/2026
Berita

Demisioner Ketua Umum HMI Cabang Pematangsiantar-Simalungun priode 2024-2025 : Robert Hidayat Pardosi Tantang Kapolres Simalungun komitmen terkait pemberantasan judi dan narkoba 

14/09/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026
Berita

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026

Populer

Berita

KNPI Siantar Satukan Barisan, Pemuda Buka Ruang Aspirasi

21/09/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Edukasi

Kamus Digital Bahasa Batak ke Dalam Bahasa Indonesia

20/11/2022
ilustrasi: tirto.id/Gery
Sains

Apa itu Teori Evolusi Darwin?

27/01/2023
Berita

Hotel Patra Jasa Parapat Tidak Miliki Ijin Pengolahan Limbah

06/11/2023
Berita

KUA Siantar Utara Gercep Amankan Wakaf ummat yang belum terselesaikan

24/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber