Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, September 13, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Hikmah di Balik Pandemi

byRedaksi
04/03/2021
inEdukasi
98
SHARES
703
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Agi Purba*

PIRAMIDA.ID- “Tanpa pandemi, kita mungkin tidak akan pernah tahu bagaimana belajar online.”

Sepenggal kalimat ini terlintas di pikiran, ketika saya sedang asyik-asyiknya mengajar secara daring di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Kota Tanjung Morawa, Sumatera Utara.

Sebelum pandemi, aktivitas pembelajaran masih berjalan sebagaimana biasanya. Konvensional. Pengoptimalan dan pemanfaatan teknologi hanya sebatas media pembelajaran.

Coronavirus Disease (Covid-19), telah mengantarkan pendidikan Indonesia kepada banyaknya kebiasaan-kebiasaan baru. Tidak ada lagi pembelajaran di ruang-ruang kelas, kini pembelajaran beralih kepada ruang virtual. Guru dan peserta didik dapat bertemu, bercengkerama dan mengadakan pembelajaran walau tidak bertemu secara fisik.

Dalam situasi seperti hari ini, teknologi, telah menjelma menjadi satu komponen yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran. Teknologi tidak hanya menjadi media penunjang pembelajaran sebagaimana sebelumnya, namun telah menjadi jembatan antara guru dan peserta didik. Maka tidak menjadi satu hal yang janggal dikatakan bahwa tanpa teknologi, tidak akan ada pembelajaran.

Guru, barisan terdepan dalam pendidikan, menjadi sosok yang diharapkan dan diharuskan mampu beradaptasi dengan cepat dengan perubahan di lini pendidikan hari ini. Tua ataupun muda, semuanya bergerak pada visi yang sama demi memastikan laju gerak pendidikan tetap pada koridor yang baik. Salah satu adaptasi yang dilakukan adalah melek terhadap teknologi.

Setiap langkah adaptasi yang diambil guru menjadi krusial dalam proses pembelajaran. Misalnya, pemanfaatan dan pengoptimalan ruang-ruang virtual dimana aktivitas belajar-mengajar terjadi, seperti Zoom, Google Meet dan Google Classroom.

Penulis bersama anak didiknya/istimewa

Tidak cukup hanya di sana, guru juga melakukan alternatif-alternatif lain seperti menggunakan video pembelajaran, Quizizz, Word Wall hingga Padlet. Alternatif ini digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang responsif dan tentunya menyenangkan, walau secara daring.

Pemanfaatan ragam aplikasi dan media inovatif ini tidak serta merta dapat dipahami guru dengan waktu sekejap saja. Guru terlebih dulu mengikuti Webinar, pelatihan dan praktik baik dari penggunaan aplikasi dan media-media tersebut. Tentunya ini juga dilakukan secara daring dengan memanfaatkan peran teknologi, lagi.

Beruntungnya guru-guru di Indonesia karena pemerintah, stakeholder dan pemerhati pendidikan menyediakan beragam Webinar, pelatihan, kelas praktik baik mengenai pembelajaran kala pandemi saat ini. Tentunya, gerakan ini dilandasi oleh keresahan dan kepedulian mereka terhadap pendidikan itu sendiri.

Dalam situasi Belajar Dari Rumah (BDR), walau belum optimal, guru sudah menunjukkan bahwa guru bisa menyesuaikan diri dengan baik. Poin penting yang bisa digarisbawahi adalah selama keinginan belajar masih menyala, peran guru tidak akan tergerus oleh zaman dan teknologi.

Long life education, seruan yang acapkali digaungkan di dunia edukasi, harus juga diterapkan oleh guru itu sendiri. Walau berstatus sebagai seorang pendidik, guru tetaplah pembelajar seumur hidup.

Selama guru mau belajar hal-hal baru demi menunjang aktivitas pembelajaran, guru akan selalu mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman, seperti pandemi hari ini.

Pandemi sudah menunjukkan bahwa pendidikan tidak pernah menemui jalan buntu. Selalu saja ada keran-keran ilmu yang terbuka. Kini, guru sudah mulai mampu menyesuaikan diri dengan mengajar secara daring dan menciptakan pembelajaran yang tetap inovatif dan menyenangkan.(*)


Penulis merupakan tenaga pengajar di SMP Methodist Tanjung Morawa.

Tags:#hikmah#pandemi#pendidikan#tenagaguru
Share39SendShare

Related Posts

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie...

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026
Berita

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026
Berita

PMKRI Cabang Pematangsiantar Gelar Camping Rohani 2026: Perkuat Iman Orang Muda dan Komitmen Ekowisata Melalui Penanaman Pohon

08/09/2026
Berita

4 Terdakwa Pembunuh Calon LC dituntut Hukuman Mati, Utusan Sarumaha Kaget dan Sebut Kliennya Tidak Sejajar dengan Terdakwa lain

07/09/2026
Berita

Think Talk: RUU Perampasan Aset Jangan Hanya Dikejar untuk Disahkan

07/09/2026
Berita

Diduga Terjadi Tindakan Represif terhadap Warga; Mahasiswa Kecam Keras Sikap Subkontraktor BP Batam

07/09/2026

Populer

Berita

4 Terdakwa Pembunuh Calon LC dituntut Hukuman Mati, Utusan Sarumaha Kaget dan Sebut Kliennya Tidak Sejajar dengan Terdakwa lain

07/09/2026
Berita

Diduga Terjadi Tindakan Represif terhadap Warga; Mahasiswa Kecam Keras Sikap Subkontraktor BP Batam

07/09/2026
Berita

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Think Talk: RUU Perampasan Aset Jangan Hanya Dikejar untuk Disahkan

07/09/2026
Berita

PMKRI Cabang Pematangsiantar Gelar Camping Rohani 2026: Perkuat Iman Orang Muda dan Komitmen Ekowisata Melalui Penanaman Pohon

08/09/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber