Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeSorot Publik

Masker Sebagai Identitas: Siasat Berinteraksi di Tengah Pandemi

byRedaksi
13/08/2020
inSorot Publik
Seorang anak kenakan masker dengan latar belakang mural Indonesia Bisa Stop Corona di Lapangan Bulutangkis, Kampung Kali Pasir, Jakarta(Liputan6.com/Feri Pradolo)

Seorang anak kenakan masker dengan latar belakang mural Indonesia Bisa Stop Corona di Lapangan Bulutangkis, Kampung Kali Pasir, Jakarta(Liputan6.com/Feri Pradolo)

98
SHARES
701
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Zamzami Almakki*

PIRAMIDA.ID- Penggunaan masker pada era kenormalan baru sudah menjadi keharusan.

Setelah pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan orang-orang boleh kembali beraktivitas di luar rumah, pemakaian masker menjadi salah satu syarat wajib ketika berada di ruang publik.

Razia masker pun digalakkan dan bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker terancam kena denda.

Tidak mudah memang, membungkus hidung dan mulut dengan kain yang memiliki tingkat ketebalan tertentu dalam waktu yang lama sehingga mengurangi kualitas penciuman dan kekuatan vokal saat berbicara. Bagi orang yang berkaca mata, masker terkadang membuat kabut bagi pengguna kacamata.

Selain itu, penggunaan masker pun dapat berpotensi menyamarkan dan menghilangkan identitas pengguna masker.

Wajah merupakan salah satu identitas utama bagi manusia. Manusia bahkan sudah mengembangkan teknologi untuk mengenali identitas seseorang dengan teknologi pengenal wajah.

Ketika seseorang mengenakan masker, setengah dari identitas dirinya tertutup. Wajah yang menjadi pusat utama tampilan seseorang, kini tak lagi dapat dikenali secara seketika.

Ada gangguan, selubung dan penghalang datangnya keberadaan seseorang bagi yang lainnya. Penguna masker akan sulit dikenali dan dibedakan, sehingga antarsesama pengguna masker akan mengkonfirmasi identitasnya.

Begitu banyak alasan yang membuat orang mengabaikan pemakaian masker baik sengaja maupun tidak. Namun, memakai masker adalah salah satu cara bertahan hidup di tengah pandemi sekaligus wujud bentuk kepedulian terhadap yang lain.

Tulisan ini berusaha menjawab bagaimana masker saat pandemi justru bisa dipakai untuk memperkuat identitas seseorang, bukan menyamarkannya.

Siasat identitas masker

Dalam disiplin komunikasi visual, identitas dapat dibentuk melalui warna, huruf, dan ilustrasi yang digunakan dalam masker.

Seorang individu sebenarnya bisa memulihkan identitasnya yang samar dan hilang akibat penggunaan masker. Masker bisa menjadi benda yang memberikan identitas dengan menggunakan masker yang memiliki gambar atau bentuk masker yang berbeda.

Masker bisa menjadi alat untuk membangun identitas visual seseorang yang sempat samar dan hilang akibat penggunaan masker kain.

Dalam hal ini masker tidak hanya berfungsi sebagai alat pelindung diri, tapi juga sebagai media untuk menunjukkan identitas sendiri.

Seseorang yang menggemari sesuatu, warna tertentu, pola dan motif tertentu, karakter dan ilustrasi tertentu dapat mewakili dirinya lewat bentuk dan desain masker yang mewakili semuanya itu. Sederhananya, misalnya bisa saja seorang penggemar tokoh kartun Mickey Mouse mengenakan masker yang ada gambar Mickey Mouse-nya.

Penanda majemuk

Identitas seseorang adalah hasil bentukan berbagai unsur. Identitas seorang manusia misalnya, bukan hanya dilihat dari wajahnya saja, tapi juga dari sidik jari, tanda luka di tubuh, atau tato.

Ketika masker menjadi penanda identitas seseorang maka, ada unsur pendukung lainnya, misalnya motif, warna, dan logo yang hadir untuk memperjelas identitas sesuatu.

Contohnya, masker dengan motif mega mendung khas Jawa Barat yang didesain dan dipakai oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Penulis Designing Brand Identity Anita Wheeler juga mengungkapkan logo sebagai salah satu penanda identitas.

Identitas kelompok juga bisa tersampaikan lewat desain masker yang identik dengan nilai-nilai yang dianut kelompok tersebut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagikan masker dengan tulisan “antivirus korupsi”. Lalu bank pemerintah Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan masker berwarna biru yang senada dengan warna logo bank tersebut.

Dengan demikian, masker tidak lagi berfungsi sebagai alat pelindung diri. Masker bisa menjadi media dan sarana untuk menunjukkan identitas diri.

Setiap individu bisa saja menunjukkan keunikan dan kekhasan dirinya melalui masker yang digunakannya. Misalnya dengan mencantumkan inisial nama pada masker, atau mencari gambar yang relevan dengan kepribadiannya.

Konsistensi juga menjadi hal yang penting dalam identitas. Ketika orang lain melihat kita menggunakan masker dengan warna, motif, dan gambar yang sama, maka masker tersebut otomatis bisa menjadi penanda identitas kita.


Penulis merupakan dosen di Universitas Multimedia Nusantara. Artikel ini terbit di bawah lisensi Creative Commons. Pertama kali terbit di The Conversation.

Tags:#identitas#komunikasi#masker
Share39SendShare

Related Posts

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026

PIRAMIDA.ID- Setelah memperbaiki lokasi Tiang Bendera, saat ini masyarakat kelurahan Serbalawan, kecamatan Dolok Batu Nanggar (Dobana) kembali memperbaiki Atap Tribun...

PMKRI Pematangsiantar Sukses Gelar MPAB 2026: Momentum Penguatan Kaderisasi Baru

25/05/2026

PIRAMIDA.ID-​SIMALUNGUN – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru...

Ketua ILAJ Soroti Jalan Rusak di Pagagan Hilir, Bupati Dairi: “Kenapa Disebut Tutup Mata?”

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Kecamatan Pagagan Hilir kembali menjadi sorotan akibat kondisi jalan rusak yang dinilai membahayakan masyarakat. Kerusakan terjadi di sejumlah ruas...

Komjen Pol Ridwan Zulkarnaen Panca Putra Jadi Kalemdiklat Polri, Ketua ILAJ: Dimana Saja Beliau Pasti Cemerlang

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Ketua Institute Law And Justice (ILAJ) Fawer Full Fander Sihite memberikan apresiasi atas pelantikan Komjen Pol Drs Ridwan...

Refleksi 800 Tahun Santo Fransiskus: PMKRI Pematangsiantar Ajak Generasi Muda Hidupi Kesederhanaan dan Cinta Lingkungan

10/05/2026

PIRAMIDA.ID-PEMATANGSIANTAR — Dalam semangat memperingati 800 tahun perjalanan spiritual Santo Fransiskus dari Assisi, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang...

ILAJ Desak Dirut PTPN IV PalmCo Copot Regional Head Budi Susanto, Dinilai Lindungi Oknum VAN

04/05/2026

PIRAMIDA.ID — Institute Law and Justice (ILAJ) mendesak Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, untuk mencopot Budi Susanto...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026

Populer

Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Pojokan

Musik Disco, Bagaimana Asal Mula Terbentuknya?

17/05/2022
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Edukasi

Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh dalam Perumusan UU Cipta Kerja dilihat dari Pandangan Sosiologi Konflik

25/10/2022
ilustrasi: tirto.id/Gery
Sains

Apa itu Teori Evolusi Darwin?

27/01/2023
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus