Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Oktober 26, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Merespons Maraknya Intoleransi-Radikalisme di Indonesia, GAMKI Tapanuli Utara Gelar FGD

byRedaksi
01/12/2020
inBerita
99
SHARES
704
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Tapanuli Utara menggelar acara Forum Group Discussion (FGD) dengan menggandeng Kesbangpol Tapanuli Utara dan Kodim 0210 Tapanuli Utara Senin (30/11/20) di Kantor GAMKI Tapanuli Utara, Tarutung, Kab.Tapanuli Utara.

Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Kantor Gamki Taput tersebut diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda gereja yang ada di Tapanuli Utara, serta dihadiri oleh Sodogoran Situmorang (Pasi Inteldim 0210/TU) dan Jonter Hutapea (Kabid Ideologi Kesbangpol Taput) sebagai narasumber.

FGD dengan tema “Membangun Nilai Nasionalisme dan Persatuan Melalui Peningkatan Nilai-nilai Wawasan Kebangsaan Pemuda/i Kab.Tapanuli Utara” ini dilakukan dengan protokoler kesehatan yang ketat. Para peserta diwajibkan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan acara FGD, memakai masker, serta menjaga jarak selama kegiatan berlangsung.

Sekretaris Gamki Taput yang juga selaku Ketua Panitia FGD, Jhon Karson Sinaga menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menambah wawasan kebangsaan para generasi muda Taput di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat seiring dengan merebaknya aksi teror radikalisme di Indonesia.

“Kita melihat dalam baru-baru ini merebak aksi teror radikalisme yang terjadi di Sigi, Sulawesi Tengah. Sehingga kita harus semakin memperkuat wawasan kebangsaan sehingga paham-paham radikalisme ini bisa kita tolak dan lawan bersama-sama,” ungkapnya.

Jhonter Hutapea selaku Kabid Ideologi Kesbangpol hadir di acara FGD sebagai marasumber mengatakan, bahwa NKRI harga mati harus dijunjung tinggi oleh seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus para generasi muda dan harus selalu mengingat bahwa Pancasila adalah Ideologi final bangsa Indonesia sehingga harus dijaga dan dirawat karena menyangkut keselamatan bangsa dan negara mengadapi tantangan kemajuan tekhnologi yang semakin berkembang secara mutakhir.

“Kalian para generasi muda harus menjunjung tinggi semboyan NKRI harga mati dan harus selalu mengingat bahwa Pancasila adalah ideologi final bangsa kita, karena itulah pondasi kita sehingga kita selalu hidup damai, sejuk di tengah-tengah keberagaman yang begitu majemuk,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang begitu berharga itu juga hadir Sodogoran Situmorang selaku PASI INTELDIM 0210/TU sebagai pembicara. Beliau menyampaikan radikalisme bisa terjadi di mana saja tanpa mengenal tempat dan waktu karena menurut pengalaman beliau para pelaku teror ini tidak mengenal rasa takut sedikitpun dan yang mereka tahu hanyalah mati lalu masuk surga walaupun menghalalkan kekerasan sekalipun terhadap orang yang berbeda dengan mereka.

“Generasi muda harus menjadi salah satu pilar untuk melawan paham radikalisme ini, banyak ciri-ciri fisik yang bisa kita lihat sehingga kita semua bisa sama-sama waspada karena teror bisa terjadi di manapun dan kapanpun tanpa mengenal rasa takut sedikitpun,” tegasnya.

suasana berlangsungnya FGD/istimewa

Dalam acara FGD tersebut terlihat antusias yang begitu besar dari para pesertanya, hal itu terlihat dari salah satu peserta dari mahasiswa bertanya tentang bagaimana mengidentifikasi serta menangkal aksi intoleransi-radikalisme di lingkungan sekitarnya.

Pasi Inteldim, Sodogoran Situmorang menambahkan bahwa mengidentifikasi dan menangkal paham radikalisme ini bisa kita lakukan bersama-sama, banyak hal yang bisa kita lakukan, yakni melihat bentuk fisik dan tingkah lakunya.

“Biasanya paham radikalisme ini biasa disebarkan melalui media-media pengajaran di rumah ibadah, sekolah dan juga media sosial dan kebanyakan menurut penelitian biasanya paling dominan yang terpapar radikalisme ini adalah tamatan setara SMA/SMK dan juga S-1,” tutupnya.(*)

Tags:#bhineka#intolerasi#kebangsaan
Share40SendShare

Related Posts

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026

MPIRAMIDA.ID-Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet. Istilah ini tidak sekadar...

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026

PIRAMIDA.ID- Gading Simangunsong, Alumni Diklat Antikorupsi Nasional 2025, menolak wacana Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan yang hendak me-redefinisi tindak pidana...

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)...

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., menyoroti lambatnya penanganan laporan dugaan...

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026

  PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar - Persoalan kemiskinan di Kota Pematangsiantar dinilai masih menyisakan problematika sosial yang membutuhkan intervensi serius pemerintah. Di tengah...

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., MAPS., meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026

Populer

Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Pojokan

Musik Disco, Bagaimana Asal Mula Terbentuknya?

17/05/2022
Ilustrasi/Akun Twitter @Nobodycorp
Pojokan

Cerpen: 1998

24/08/2020
Pojokan

Profesi Apoteker: Perannya Besar dan tak Sekedar Menunggui Apotek

27/09/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus