Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, Juli 29, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Pandangan Hukum Tentang Maraknya Judi Online di Masa Pandemi

byRedaksi
14/10/2021
inEdukasi
108
SHARES
771
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Oleh: Vina Oktaviani*

PIRAMIDA.ID- Di masa pandemi sekarang ini sangat banyak tindakan yang menghasilkan uang atau cuan tanpa kita sadari itu melanggar hukum yang ada. Contohnya yang akan saya bahas judi online sendiri ialah suatu permainan yang bisa menghasilkan uang dengan modal rebahan dan paket internet, sangat mudah sekali bukan tidak perlu sakit tulang bahkan keringetan untuk menghasilkan uang.

Tetapi hal tersebut sangat tidak di perbolehkan karena suatu perjudian. Dan perjudian itu melanggar hukum. Contohnya saja di lingkungan saya dari remaja hingga orang tua sudah banyak sekali kecanduan judi online ini, yaitu chip domino.

Bahkan ia rela handphonenya rusak gara-gara main setiap hari dan ia perbaiki kembali agar bisa bermain domino lagi. Sangat merugikan sekali, bukan? Apalagi sudah kecanduan.

Memang di masa pandemi ini semua serba terbatas bahkan banyak di-PHK gara-gara Covid-19 ini. Alangkah baiknya tidak mencari uang atau cuan dengan melakukan judi online.

Pengertian judi online sendiri adalah segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya.”

Judi atau permainan “judi” atau “perjudian” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah, “Permainan dengan memakai uang sebagai taruhan”.

Berjudi ialah mempertaruhkan sejumlah uang atau harta dalam permainan tebakan berdasarkan kebetulan dengan tujuan mendapatkan sejumlah uang atau harta yang lebih besar daripada jumlah uang atau harta semula.

Menurut Nandang (2004:1) menyebutkan bahwa “Online adalah terhubung, terkoneksi, aktif dan siap untuk operasi, dapat berkomunikasi dengan atau dikontrol oleh komputer.” Kesimpulan yang didapat dari pernyataan di atas, yaitu judi online merupakan permainan pertaruhan uang yang dengan sengaja dilakukan oleh para pemain judi online walaupun mereka menyadari adanya resiko yang akan diambilnya kelak.

Contohnya, seperti permainan yang berdasarkan harapan-harapan tertentu pada peristiwa-peristiwa dalam permainan pertandingan, perlombaan dan kejadian-kejadian yang tidak atau belum pasti hasilnya melalui media elektronik dengan akses internet sebagai perantara.

Dampak yang merugikan akibat judi online, yaitu memicu tindakan kriminal awal kamu berjudi online pasti akan terbuai dengan iming-iming hadiah dalam jumlah yang banyak.

Namun, kecanduan menjadi momok utama buat Kamu yang sudah keseringan bermain judi online. Dari beberapa kasus, bila uang yang dipertaruhkan sudah habis, maka kecenderungan untuk menghalalkan berbagai cara agar mendapatkan suntikan modal bisa dilakukan, loh. Kalau sudah seperti ini, para penjudi akan berpotensi melakukan tindakan kriminal, seperti mencuri uang, berutang, atau menjual barang berharga milik orang lain.

Selain itu judi online adalah perbuatan dosa, hal ini diakui oleh semua agama, tak terkecuali. Judi mungkin memang menguntungkan bila menang, tetapi itu adalah cara mengambil uang orang lain dengan tidak semestinya. Walaupun banyak kalangan menganggap kegiatan ini hanya untuk hiburan semata, tetapi ternyata banyak juga hal negatif yang didapatkan. Bermain judi dapat membuat para pelakunya menjadi ketagihan dan melupakan banyak hal penting dalam hidupnya.

Hukuman bagi seseorang yang melakukan perjudian online disebutkan Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016 adalah, “setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi ekektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)”.

Berdasarkan penjelasan di atas, judi atau perjudian dalam bentuk apapun adalah sesuatu yang dilarang. Oleh karena itu, baik dalam perjudian secara langsung maupun perjudian secara online, untuk penyelenggaranya maupun untuk pelakunya terdapat ancaman pidana sebagaimana yang disebutkan dalam pasal-pasal di atas.

Menurut teori pertukaran sosial dari George Homans membayangkan perilaku sosial sebagai pertukaran aktivitas, nyata atau tidak nyata, dan kurang lebih sebagai pertukaran aktivitas, nyata atau tidak nyata dan kurang lebih sebagai pertukaran hadiah atau biaya, sekurang-kurangnya antara dua orang salah satu contohnya adalah seperti perjudian itu sendiri.(*)


Penulis merupakan Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Prodi Sosiologi.

Tags:#judi#online#pandemi#patologisosial
Share43SendShare

Related Posts

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie...

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

JPU Gustirio Kurniawan diduga abaikan potensi pelanggaran TPPU dalam perkara penggelapan Esra Angelina mantan Finance PT RMI

28/07/2026
Edukasi

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026
Berita

Pemuda Asal Simalungun Rahmat Fauzi Rangkuti Ikuti Ajang Wikimania 2026 di “Paris”

27/07/2026
Berita

Advokat Korban Pengeroyokan sebut dua oknum polisi terlibat hingga TODONG PISTOL ke kliennya

27/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Penentuan Seseorang Bersalah atau Tidak Bukan Ditentukan oleh Seberapa Viral Opini Publik, Melainkan Melalui Mekanisme Hukum yang Sah

26/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Minta TNI dan Polri Berikan Perlindungan Keamanan kepada Tim 9 Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

26/07/2026

Populer

Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Pemuda Asal Simalungun Rahmat Fauzi Rangkuti Ikuti Ajang Wikimania 2026 di “Paris”

27/07/2026
Berita

JPU Gustirio Kurniawan diduga abaikan potensi pelanggaran TPPU dalam perkara penggelapan Esra Angelina mantan Finance PT RMI

28/07/2026
Berita

Advokat Korban Pengeroyokan sebut dua oknum polisi terlibat hingga TODONG PISTOL ke kliennya

27/07/2026
Pojokan

Pesan Tersembunyi Ki Narto Sabdo Dalam Lagu Kelinci Ucul

23/09/2020
Dialektika

Immanuel Kant, Filsuf Yang Lebih Tepat Waktu Dari Jam

24/05/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber