Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Juli 7, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeSorot Publik

Penetapan Fitri Agus Karo Karo sebagai Tersangka Sarat Aroma Politik, Jamwas Kejagung Diminta Periksa Kejari Samosir

byPiramida.id
26/04/2026
inSorot Publik
100
SHARES
714
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menilai penetapan Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Samosir, Fitri Agus Karo Karo, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan korban banjir bandang tahun 2024 oleh Kejaksaan Negeri Samosir, sarat kejanggalan dan kuat dugaan bermuatan kepentingan politik.

Menurut Fawer, langkah hukum yang diambil oleh Kejari Samosir tidak hanya terburu-buru, tetapi juga mengabaikan prinsip-prinsip dasar penegakan hukum yang objektif, transparan, dan akuntabel.

“Kasus ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi sudah menimbulkan kecurigaan publik bahwa ada agenda lain di balik penetapan tersangka ini. Aroma politiknya terlalu kuat,” tegas Fawer.

Deretan Kejanggalan yang Disorot ILAJ

Fawer membeberkan sejumlah kejanggalan serius dalam proses penetapan tersangka tersebut:

1. Muncul Setelah RDP RI

Penetapan tersangka dilakukan setelah adanya Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI yang justru membahas dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum kejaksaan.

“Ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah penetapan ini bentuk respons defensif atau bahkan upaya pengalihan isu?” ujar Fawer.

2. Status Jabatan Bukan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

Fawer menegaskan bahwa Kadis Sosial PMD Samosir bukan Kuasa Pengguna Anggaran, sebab dana bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Secara struktur, tanggung jawab anggaran tidak berada di posisi yang bersangkutan. Ini dasar hukum yang sangat penting, tapi justru diabaikan,” katanya.

3. Sudah Diperiksa BPK dan Inspektorat, Tidak Ada Temuan

Dana bantuan tersebut sebelumnya telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat, dan tidak ditemukan adanya persoalan.

“Kalau dua lembaga resmi negara sudah menyatakan tidak ada masalah, lalu dasar apa yang dipakai kejaksaan?” tanya Fawer.

4. Penggunaan Auditor Swasta yang Kontroversial

Kejaksaan disebut menggunakan auditor swasta yang menyatakan adanya kerugian negara sekitar Rp500 juta.

Namun, di sisi lain, tuduhan terhadap Fitri Agus Karo Karo hanya sekitar 15% dari total anggaran atau sekitar Rp175 juta.

“Kalau 15% dari Rp1,5 miliar, seharusnya Rp225 juta. Ini angka tidak sinkron dan terkesan dipaksakan,” kritiknya.

5. Tersangka Tunggal, Logika Hukum Dipertanyakan

Fawer juga menyoroti penetapan tersangka tunggal dalam kasus yang disebut melibatkan penerimaan uang.

“Kalau ada yang menerima, pasti ada yang memberi. Ini logika hukum paling sederhana. Kenapa hanya satu orang yang dijadikan tersangka?” tegasnya.

Diduga Sudah Ditarget, Ada ‘Pesanan’ Oknum Tertentu

ILAJ menilai bahwa kasus ini terkesan dipaksakan dan mengarah pada dugaan kriminalisasi.

“Yang bersangkutan seperti sudah ditarget sejak awal. Sangat kuat dugaan ada pesanan dari oknum tertentu yang ingin menjadikan hukum sebagai alat kepentingan,” ungkap Fawer.

Ia juga secara tegas menyebut bahwa tindakan Kejari Samosir telah mencederai marwah institusi penegak hukum.

“Kalau penegakan hukum sudah bercampur dengan kepentingan politik, maka yang rusak bukan hanya satu kasus, tapi kepercayaan publik terhadap keadilan,” tambahnya.

ILAJ Minta Jamwas Kejagung Turun Tangan

Atas berbagai kejanggalan tersebut, ILAJ mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap kinerja dan proses penanganan perkara oleh Kejari Samosir.

“Jamwas Kejagung harus turun tangan. Periksa seluruh proses, mulai dari penyelidikan hingga penetapan tersangka. Jangan biarkan hukum dipermainkan,” tegas Fawer.

Penutup

ILAJ menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga terang benderang, serta memastikan tidak ada penyalahgunaan kewenangan dalam proses penegakan hukum.

“Hukum harus berdiri di atas kebenaran, bukan di bawah tekanan kekuasaan. Jika ada penyimpangan, kami tidak akan diam,” tutup Fawer Sihite. (Tim).

Share40SendShare

Related Posts

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026

PIRAMIDA.ID- Setelah memperbaiki lokasi Tiang Bendera, saat ini masyarakat kelurahan Serbalawan, kecamatan Dolok Batu Nanggar (Dobana) kembali memperbaiki Atap Tribun...

PMKRI Pematangsiantar Sukses Gelar MPAB 2026: Momentum Penguatan Kaderisasi Baru

25/05/2026

PIRAMIDA.ID-​SIMALUNGUN – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru...

Ketua ILAJ Soroti Jalan Rusak di Pagagan Hilir, Bupati Dairi: “Kenapa Disebut Tutup Mata?”

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Kecamatan Pagagan Hilir kembali menjadi sorotan akibat kondisi jalan rusak yang dinilai membahayakan masyarakat. Kerusakan terjadi di sejumlah ruas...

Komjen Pol Ridwan Zulkarnaen Panca Putra Jadi Kalemdiklat Polri, Ketua ILAJ: Dimana Saja Beliau Pasti Cemerlang

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Ketua Institute Law And Justice (ILAJ) Fawer Full Fander Sihite memberikan apresiasi atas pelantikan Komjen Pol Drs Ridwan...

Refleksi 800 Tahun Santo Fransiskus: PMKRI Pematangsiantar Ajak Generasi Muda Hidupi Kesederhanaan dan Cinta Lingkungan

10/05/2026

PIRAMIDA.ID-PEMATANGSIANTAR — Dalam semangat memperingati 800 tahun perjalanan spiritual Santo Fransiskus dari Assisi, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang...

ILAJ Desak Dirut PTPN IV PalmCo Copot Regional Head Budi Susanto, Dinilai Lindungi Oknum VAN

04/05/2026

PIRAMIDA.ID — Institute Law and Justice (ILAJ) mendesak Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, untuk mencopot Budi Susanto...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Gelar Masa Bimbingan (MABIM) 2026, Bentuk Kader Kritis, Humanis, dan Berintegritas

06/07/2026
Berita

Viral Polri Disebut Terkorup, Komrad Pancasila Pasang Badan: Metodologinya Patut Dipertanyakan!

05/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Dialektika

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026
Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026

Populer

Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Dunia

Runtuhnya Kejayaan Bangsa Viking

03/08/2021
Berita

Areal Lapangan Bola Serbalawan, Mulai Diperbaiki Secara Swadaya

28/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber