Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, November 3, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Apresiasi Kejagung Periksa Febrie sebagai Saksi, Ketua ILAJ: Dasar Hukumnya Jelas, Mari Hormati Due Process of Law

byPiramida.id
24/07/2026
inBerita
98
SHARES
701
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mengapresiasi sikap Kejaksaan Agung (Kejagung) yang memberikan penjelasan secara terbuka mengenai pemeriksaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan barang bukti uang dan 74 kilogram emas.

Menurut Fawer, keterangan resmi Kejaksaan Agung yang menyebut pemeriksaan dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru telah memberikan kepastian kepada publik bahwa proses hukum tersebut memiliki landasan yuridis yang jelas.

“ILAJ mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang menyampaikan dasar hukum pemeriksaan ini secara transparan. Penjelasan tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terjebak pada narasi maupun spekulasi yang dapat menyesatkan opini publik,” ujar Fawer dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Ia menegaskan, penjelasan yang disampaikan Kejaksaan Agung sekaligus memperlihatkan bahwa pemeriksaan terhadap Febrie Adriansyah sebagai saksi bukanlah tindakan tanpa dasar, melainkan bagian dari mekanisme penyidikan yang dijalankan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Ketika Kejaksaan Agung menjelaskan bahwa terdapat sprindik baru sebagai dasar pemeriksaan, maka kita harus menghormati proses tersebut. Dasar hukumnya sudah jelas. Jangan membangun persepsi seolah-olah setiap pemeriksaan pasti bermuara pada kesimpulan tertentu. Dalam negara hukum, setiap tahapan memiliki prosedur yang harus dihormati,” katanya.

Fawer juga menyoroti penjelasan Kejaksaan Agung yang menyebut pemeriksaan sebagai saksi dilakukan dengan berpedoman pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014 serta praktik peradilan yang berkembang, termasuk putusan praperadilan yang menegaskan pentingnya pemeriksaan seseorang sebelum dilakukan penetapan status hukum tertentu.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan implementasi nyata dari prinsip due process of law, yaitu penegakan hukum yang mengedepankan prosedur, perlindungan hak asasi, serta kepastian hukum.

“Penegakan hukum tidak boleh hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga harus benar dari sisi prosedur. Due process of law adalah fondasi negara hukum. Ketika aparat penegak hukum menjalankan setiap tahapan sesuai aturan, maka kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum juga akan semakin kuat,” ujarnya.

Ketua ILAJ itu juga mengingatkan bahwa pemeriksaan sebagai saksi tidak boleh dimaknai sebagai bentuk pembuktian kesalahan seseorang. Ia meminta seluruh pihak tetap menjunjung tinggi asas **praduga tidak bersalah (presumption of innocence) sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Karena itu, hak-hak hukum seseorang harus tetap dihormati selama proses berlangsung. Jangan sampai opini publik mendahului fakta hukum yang sedang dibangun melalui proses penyidikan,” tegasnya.

Di sisi lain, Fawer menyatakan masyarakat juga perlu memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara profesional, objektif, independen, dan bebas dari tekanan maupun intervensi.

“Kita percaya aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mengungkap fakta secara objektif. Karena itu, mari kita serahkan proses pembuktian kepada penyidik dan menghormati setiap tahapan yang sedang berjalan. Ruang publik seharusnya menjadi tempat edukasi hukum, bukan arena untuk saling menghakimi,” ucapnya.

Fawer berharap proses penyidikan perkara tersebut dapat berlangsung secara transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan sehingga hasil akhirnya benar-benar memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

“Pada akhirnya, yang harus kita jaga bukan hanya penegakan hukumnya, tetapi juga marwah negara hukum. Siapa pun yang diperiksa wajib menghormati proses hukum, dan aparat penegak hukum juga wajib memastikan seluruh tindakan dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan. Itulah esensi supremasi hukum yang sesungguhnya,” tutup Fawer. (TIM)

Share39SendShare

Related Posts

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA – Langkah Polda Jawa Tengah dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul...

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026

PIRAMIDA.ID - Minimnya kegiatan kepemudaan di Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Sekretaris KNPI Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, mengkritik kinerja Dinas Pemuda...

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

PIRAMIDA.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Bupati...

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026

MPIRAMIDA.ID-Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet. Istilah ini tidak sekadar...

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026

PIRAMIDA.ID- Gading Simangunsong, Alumni Diklat Antikorupsi Nasional 2025, menolak wacana Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan yang hendak me-redefinisi tindak pidana...

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

Populer

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Ilustrasi: dw.com
Dialektika

Zoroaster, Agama Pertama Yang Menyembah Satu Tuhan

15/06/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

SMP Cinta Rakyat 2 Sukses Gelar Olimpiade Tingkat SD

04/04/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus