Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Juli 7, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeSorot Publik

Danau Toba 2021

byRedaksi
01/01/2021
inSorot Publik
99
SHARES
706
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Thompson Hs*

PIRAMIDA.ID- Sebelum 2020 berakhir, beberapa berita dan komentar terkait kunjungan Sandiaga Uno ke Danau Toba muncul begitu saja di linimasa Facebook saya. Banyak mengira diangkatnya Sandiaga Uno menjadi Menparekraf bukan suatu kejutan, apalagi jika dikaitkan sepak terjangnya dalam beberapa Pilkada.

Kasarnya, Sandiaga Uno wajar mendapat upah menjadi Menparekraf atau menjadi menteri lainnya karena berkontribusi memenangkan pasangan-pasangan tertentu.

Dinamika respon atas kunjungan awalnya ke Danau Toba cenderung mendapat dukungan, selain memunculkan respon lainnya, terutama soal pencemaran Danau Toba. Khusus soal pencemaran itu mungkin terkait langsung dengan Menparekraf jika Danau Toba mau dijadikan ekowisata.

Sebagai salah satu destinasi super prioritas, konsep pariwisata Danau Toba kelihatannya belum terjelaskan. Meskipun sudah ada 2 badan yang bisa terkait untuk menjelaskan itu, yaitu: Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT, sejak 2016) dan Badan Pengurus Geopark Kaldera Toba (BP GKT, sejak 2015 dan dipermasalahkan pada 17 November 2020).

Pikir-pikir, apa hubungan pencemaran Danau Toba dengan Menparekraf jika konsep pariwisatanya bukan ekowisata.

Mestinya pencemaran Danau Toba layak dipersoalkan kepada Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup agar semua pencemar lingkungan itu dapat ditegur, jika tidak dihentikan izinnya.

Konon pula Bank Dunia atau IMF ingin Danau Toba dapat dihentikan dari segala pencemaran. Namun, apakah uang dapat menghentikan pencemaran atau cukup dengan berkoak-koak? Tentu saja yang dapat melanggengkan pencemaran karena uang dibutuhkan banyak pihak yang terkait dengan Danau Toba.

Bahkan uang tidak steril antara pencemaran dan tidak karena segala uang yang terkait Danau Toba cukup jarang terlihat dalam berbagai plank.

Danau Toba terkena dampak pandemi Covid-19. Target kunjungan turis sudah pasti menurun pada 2020. Sehingga sejak masa New Normal tersisa kemungkinannya hanya 5 bulan.

Awal Agustus 2020 air Danau Toba kelihatan mulai jernih di beberapa titik, namun di zona keramba tidak dapat dipastikan kejernihannya.

Dua Badan Belum Menghasilkan

BPODT ditakuti sebagai perampas tanah masyarakat, selain diharapkan dapat membantu sejumlah kegiatan pariwisata di Kawasan Danau Toba (KDT). Dengan hadirnya BPODT perhatian terhadap perampasan tanah masyarakat seperti kasus baru, padahal tidak.

Ada perampasan tanah masyarakat juga oleh Toba Pulp Lestari (TPL). Kehadiran TPL dan merusak hutan ternyata sudah melebihi masa Perang Sisingamangaraja XII melawan kolonial. Dibandingkan dengan BPODT yang kehadirannya akan terus mencari investasi pariwisata kelihatan menjadi objek baru untuk dihujat, sehingga struktur di dalamnya tidak sekuat di TPL, yang secara diam-diam boleh dikatakan tidak setuju dengan kehadiran BPODT.

Bagaimana dengan Regal Springs, nama baru Aquafarm yang menjadi salah satu perusak kualitas air Danau Toba; apakah diam-diam juga tidak setuju dengan kehadiran BPODT?

Regal Springs memang tidak merampas tanah masyarakat, sehingga dibandingkan dengan BPODT dan TPL posisinya masih aman. Yang masih lebih bermasalah di sekitar Danau Toba kelihatannya adalah tanah. Sedangkan air tetap tergantung kepada kecairannya. Namun BPODT masih kalah sama TPL dan Regal Springs. Satu per satu jajaran direktur di BPODT tidak dapat diharapkan untuk menjadi pemenang atas TPL dan Regal Springs.

Empat tahun yang sudah dilakukan oleh BPODT masih mengerjakan apa yang belum dikerjakan oleh dinas-dinas pariwisata di 8 kabupaten di KDT dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara. Kerja utama BPODT yang konon memancing masuknya investasi pariwisata, kelihatan mengalami keguguran pada 2020, tahun keempat setelah kehadirannya. Sisa waktu 20-an tahun lagi jika dipertahankan kekuatan BPODT masih tergantung kepada pemerintah pusat.

Lawan-lawannya di lapangan kelihatan tak tertandingi karena soal tanah 350-an hektar saja tidak bisa dituntaskan. Padahal tanah itu atas rekomendasi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Kita akan melihat sepak terjang BPODT pada tahun 2021 dengan perubahan direktur utama dan struktur di dalamnya.

Bagaimana pula dengan BP GKT; kemana dia lebih akur? Badan ini belum terlalu dianggap bermasalah karena tidak mengganggu tanah masyarakat dan Ulayat. Namun sebagai penggerak Geopark Danau Toba, BP GKT sudah pasti lebih akur kepada dunia, terutama dunia UNESCO dan pengakuannya atas Danau Toba sejak Juli 2020.

Saya turut bergembira ketika Danau Toba resmi diterima sebagai anggota Geopark UNESCO pada Juli 2020 lalu. Namun karena pandemi Covid-19 kegiatan atau program BP GKT turut tertunda, laiknya seperti dalam instansi lain pemerintah yang menyerap anggaran untuk urusan pandemi itu.

Kompakkah BPODT dengan BP GKT? Mestinya itu perlu dijawab oleh Sandiaga Uno dalam kunjungan awalnya ke Danau Toba. Saya kira Menparekraf sebaiknya berkordinasi langsung kepada kedua badan itu di lapangan agar keduanya benar-benar efektif, bermanfaat, dan menghasilkan.(*)


Penulis merupakan sastrawan Sumatera Utara. Direktur Pusat Latihan Opera Batak (PLOt).

Tags:#Danautoba#ekowisata#refleksi
Share40SendShare

Related Posts

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026

PIRAMIDA.ID- Setelah memperbaiki lokasi Tiang Bendera, saat ini masyarakat kelurahan Serbalawan, kecamatan Dolok Batu Nanggar (Dobana) kembali memperbaiki Atap Tribun...

PMKRI Pematangsiantar Sukses Gelar MPAB 2026: Momentum Penguatan Kaderisasi Baru

25/05/2026

PIRAMIDA.ID-​SIMALUNGUN – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru...

Ketua ILAJ Soroti Jalan Rusak di Pagagan Hilir, Bupati Dairi: “Kenapa Disebut Tutup Mata?”

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Kecamatan Pagagan Hilir kembali menjadi sorotan akibat kondisi jalan rusak yang dinilai membahayakan masyarakat. Kerusakan terjadi di sejumlah ruas...

Komjen Pol Ridwan Zulkarnaen Panca Putra Jadi Kalemdiklat Polri, Ketua ILAJ: Dimana Saja Beliau Pasti Cemerlang

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Ketua Institute Law And Justice (ILAJ) Fawer Full Fander Sihite memberikan apresiasi atas pelantikan Komjen Pol Drs Ridwan...

Refleksi 800 Tahun Santo Fransiskus: PMKRI Pematangsiantar Ajak Generasi Muda Hidupi Kesederhanaan dan Cinta Lingkungan

10/05/2026

PIRAMIDA.ID-PEMATANGSIANTAR — Dalam semangat memperingati 800 tahun perjalanan spiritual Santo Fransiskus dari Assisi, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang...

ILAJ Desak Dirut PTPN IV PalmCo Copot Regional Head Budi Susanto, Dinilai Lindungi Oknum VAN

04/05/2026

PIRAMIDA.ID — Institute Law and Justice (ILAJ) mendesak Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, untuk mencopot Budi Susanto...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Gelar Masa Bimbingan (MABIM) 2026, Bentuk Kader Kritis, Humanis, dan Berintegritas

06/07/2026
Berita

Viral Polri Disebut Terkorup, Komrad Pancasila Pasang Badan: Metodologinya Patut Dipertanyakan!

05/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Dialektika

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026
Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026

Populer

Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Dunia

Runtuhnya Kejayaan Bangsa Viking

03/08/2021
Berita

Areal Lapangan Bola Serbalawan, Mulai Diperbaiki Secara Swadaya

28/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber