Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Oktober 5, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

GMKI Meminta Presiden Jokowi Perbaiki Infrastruktur Pasca Banjir Bandang NTT

byRedaksi
11/04/2021
inBerita
98
SHARES
700
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Bencana Siklon Tropis menerpa Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebabkan angin kencang, banjir bandang, dan tanah longsor sejak Minggu (4/4/2021).

Berdasarkan laporan situasi BPDB Provinsi NTT, ada 15 Kota dan Kabupaten terdampak bencana ini. Jumlah korban meninggal dunia 144 orang, korban luka luka 129 orang, jumlah pengungsian sekitar 13.200 orang.

Menurut data Kanwil Kemenag NTT, Bencana Siklon Tropis Seroja menyebabkan kerusakan pada rumah ibadah, sekolah dan bendungan. Terdapat 83 rumah ibadah kristen yang rusak, 177 rumah ibadah islam yang rusak , 4 rumah ibadah hindu yang rusak. Selain itu, terdapat 38 sekolah yang rusak, serta terdapat 2 bendungan di sumba timur yang jebol pasca banjir bandang.

“Duka mendalam bagi saudara kita di NTT yang tertimpa musibah banjir bandang dan tanah longsor. ujar Ketua Umum PP GMKI,” ujar Jefri.

Jefri mengatakan rumah ibadah, sekolah dan bendungan merupakan bagian kehidupan dari warga NTT. Selain itu, Jefri menegaskan bahwa mata pencaharian utama masyarakat NTT adalah petani. Jika bendungan tidak cepat di perbaikin, musim kering akan menjadi bencana kelaparan.

PP GMKI meminta Presiden Jokowi memperhatikan Masyarakat NTT pasca Bencana Alam. “Masyarakat NTT butuh bantuan pemerintah pusat, mulai pemulihan hingga rekonstruksi,” lanjut Jefri Gultom.

Jefri Gultom meminta jajaran pemerintah pusat agar memastikan ketersediaan bahan pokok dan intervensi pasar agar harga bahan pokok stabil.

“Kami menyampaikan kepada pemerintah untuk mengevaluasi kerusakan Infrastruktur seperti rumah, rumah ibadah, sekolah jembatan dan bendungan serta memperbaikin sarana dan prasarana infrastruktur tersebut,” tutup Jefri Gultom.(*)

Tags:#banjir#GMKI#ntt#pemerintah
Share39SendShare

Related Posts

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

05/10/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar, 4 Oktober 2026 — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi memperingati Dies...

Tokoh Simalungun: Pemilihan Rektor USI PerluMengedepankan Kapasitas dan Visi

05/10/2026

PIRAMIDA.ID  – Pemilihan Rektor Universitas Simalungun (USI) tengah berlangsung. Sejumlah tokohmasyarakat Simalungun meminta proses tersebutmempertimbangkan kapasitas, integritas, rekam jejak, serta...

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026

PIRAMIDA.ID- Karena tidak menjalankan fungsi legislasi dengan tidak membahas Perubahan P-APBD Pematangsiantar Tahun Anggaran (TA) 2026, mencuat pernyataan, 5 Ketua...

Apresiasi Polda Metro Jaya Dalam Pengungkapan Kasus Alm Bambang Setiawan, Komrad Pancasila: Jangan Naikkan Dugaan Menjadi Vonis

01/10/2026

PIRAMIDA | JAKARTA — Koordinator Komrad Pancasila, Antony Komrad, mengingatkan pentingnya menjaga ketelitian dalam menanggapi laporan investigasi mengenai kematian Bambang...

PMKRI Pematangsiantar Kota Pendidikan Tak Boleh Membiarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26/09/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar, 26 September 2026 — DPC PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Periode 2026–2027 menyoroti persoalan perundungan (bullying)...

Dugaan Perundungan di SMP Negeri 12 Siantar, Ketua ILAJ: Masalah Anak Tidak Boleh Dianggap Sepele

26/09/2026

PIRAMIDA.ID — Dugaan perundungan yang melibatkan siswa SMP Negeri 12 Pematangsiantar mendapat perhatian dari Ketua Institute Law And Justice (ILAJ),...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

05/10/2026
Berita

Tokoh Simalungun: Pemilihan Rektor USI PerluMengedepankan Kapasitas dan Visi

05/10/2026
Berita

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026
Berita

Apresiasi Polda Metro Jaya Dalam Pengungkapan Kasus Alm Bambang Setiawan, Komrad Pancasila: Jangan Naikkan Dugaan Menjadi Vonis

01/10/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Kota Pendidikan Tak Boleh Membiarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26/09/2026
Berita

Dugaan Perundungan di SMP Negeri 12 Siantar, Ketua ILAJ: Masalah Anak Tidak Boleh Dianggap Sepele

26/09/2026

Populer

Berita

5 Fraksi DPRD tidak mau bahas P-APBD berpotensi melakukan Perbuatan Melawan Hukum

02/10/2026
Pojokan

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
Berita

BNN Bekuk ‘Mami’ Dua Ton Sabu, Komrad Pancasila: Kemenangan Negara atas Kartel Narkoba Internasional

03/12/2025
Dialektika

Kesehatan Mental & Jiwa dalam Perspektif Sosiologi & Hukum

05/07/2022
Berita

Belasungkawa Gugurnya Brigadir Josua, Ketum GMKI: Saya Percaya Polri Akan Selidiki dengan Baik

14/07/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus