Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Hari Literasi 2021: Pemerintah dan Masyarakat perlu Kembangkan terus Pendekatan yang Beragam

byRedaksi
09/09/2021
inEdukasi
100
SHARES
711
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, supaya warga makin mampu menemukan, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan informasi melalui berbagai medium digital. Kemampuan ini begitu penting ketika perangkat dan konten digital semakin mendominasi perilaku komunikasi warga.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, misalnya, telah menjadikan literasi digital sebagai salah satu konsep dalam Kurikulum 2013 sejak 2017 yang disusul dengan peluncuran modul literasi digital untuk sekolah dasar pada tahun ini.

Pemerintah juga telah menyelenggarakan beberapa program literasi digital bekerja sama dengan organisasi masyarakat sipil, seperti kampanye lawan hoaks COVID-19 lalu Program Makin Cakap Digital, program hasil kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama ratusan organisasi maupun komunitas.

Beberapa gerakan literasi media juga muncul dari inisiatif masyarakat. Salah satu contohnya adalah Program Tular Nalar yang merupakan kolaborasi berbagai gerakan masyarakat sipil seperti Mafindo, Maarif Institute, Love Frankie, dan didukung oleh Google, untuk mengajak masyarakat dalam peningkatan kompetensi kritis mengelola informasi.

Meski demikian, semua upaya formal dan informal itu masih belum bisa memenuhi kebutuhan warga yang sangat beragam. Oleh karena itu, kami melihat pentingnya pemangku kepentingan untuk mengupayakan beragam pendekatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat yang sangat majemuk.

Pemerintah perlu mengembangkan semangat lokalitas dalam desain program literasi digital, supaya tidak bersifat Jawa-sentris dan mengulang kesalahan program-program nasional lainnya.

Pendekatan Multitarget

Hampir 70% pengguna internet di Indonesia berasal dari kalangan (usia produktif) antara 19-49 tahun .

Data menunjukkan tingkat literasi digital kelompok usia produktif tersebut lebih tinggi dibandingkan mereka yang berusia di atas 55 tahun, yang masih relatif rendah.

Artinya, program literasi harus lebih intensif dipersiapkan bagi warga usia lanjut tersebut.

Selain kelompok usia, program literasi digital Indonesia juga perlu menyasar kelompok-kelompok yang juga masih rentan terpapar oleh efek negatif penggunaan media digital, terlebih ketika penggunaan media digital kian meningkat pada masa pandemi Covid-19.

Mereka adalah kelompok anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas yang meski sering menjadi korban konten negatif di ruang maya, mereka merupakan kelompok penting untuk mewujudkan literasi digital Indonesia yang lebih inklusif.

Anak-anak adalah generasi tumpuan yang perlu dipersiapkan dan didampingi agar bisa mengoptimalkan kecakapan digital yang dimiliki sedari dini. Perempuan khususnya ibu adalah garda terdepan dalam keluarga untuk menggunakan media digital dengan lebih bijak dan cermat. Sedangkan, penyandang disabilitas perlu didukung eksistensinya oleh berbagai pihak agar dapat mengenyam program-program kecakapan yang lebih ramah bagi mereka.

Pendekatan multiprogram

Masyarakat Indonesia sangat beragam sehingga program literasi digital sebaiknya juga bervariasi.

Selama ini ada kecenderungan bahwa program literasi digital dilakukan secara digital pula melalui beragam medium digital.

Tetapi, perlu diingat bahwa meski penggunaan internet di Indonesia meningkat, akses internet belum merata. Dengan begitu, program luring juga perlu dilakukan.

Program luring memang mempunyai kekuatan untuk melibatkan peserta lebih dalam serta menembus khalayak yang tidak sepenuhnya mempunyai akses internet yang baik. Salah satu contoh yang berhasil adalah pelatihan lawan hoaks pandemi secara luring yang dilakukan oleh dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta dan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta ketika pandemi. Pelatihan tersebut terlaksana dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan.

Kombinasi program daring dan luring juga bisa dijadikan pilihan. Salah satu contohnya saat konten kampanye daring Jaringan Pegiat Literasi Digital di media sosial digunakan warga secara mandiri untuk kampanye luring di wilayahnya masing-masing.

Keterlibatan warga sebagai subjek dalam program literasi digital sangat penting sehingga mereka ikut memiliki program dan menjadi agen literasi digital dalam komunitasnya masing-masing.

Selain itu, kolaborasi berbagai aktor seperti pemerintah, pendidikan, komunitas, perusahaan teknologi, figur publik termasuk selebritas, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat masih sangat diperlukan untuk mengajak masyarakat Indonesia lebih kritis dalam mengelola informasi yang didapatkan di beragam platform digital.

Tema Hari Literasi Internasional tahun ini adalah literasi demi pemulihan selama pandemi yang berorientasi pada manusia. Dengan melakukan pendekatan yang beragam dan melibatkan banyak pihak seperti di atas, kami berharap literasi digital yang dilakukan oleh pemerintah bisa fokus pada kebutuhan warganya yang memang sangat ragam dari Sabang hingga Merauke pada masa pandemi ini.(*)


The Conversation

Tags:#inklusif#literasi#pemerintah#pendidikan
Share40SendShare

Related Posts

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie...

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026

Populer

Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Pojokan

Musik Disco, Bagaimana Asal Mula Terbentuknya?

17/05/2022
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Edukasi

Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh dalam Perumusan UU Cipta Kerja dilihat dari Pandangan Sosiologi Konflik

25/10/2022
ilustrasi: tirto.id/Gery
Sains

Apa itu Teori Evolusi Darwin?

27/01/2023
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus