Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, Januari 24, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Sorot Publik

ILAJ Desak KPK Periksa Menteri Kehutanan Terkait Pertemuan dengan Tersangka Pembalak Liar, Minta Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas

by Piramida.id
06/09/2025
in Sorot Publik
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Institute Law And Justice (ILAJ) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memeriksa Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, setelah beredarnya foto dirinya sedang bermain domino bersama Azis Wellang, tersangka kasus pembalakan liar. 6 September 2025

Ketua ILAJ, Fawer Sihite, menegaskan bahwa pertemuan tersebut menimbulkan kegaduhan publik dan berpotensi mencederai komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertekad memberantas mafia tanah dan mafia kehutanan. Walaupun Raja Juli Antoni sudah menyampaikan klarifikasi bahwa dirinya tidak mengenal Azis Wellang, menurut Fawer hal itu tidak cukup menjawab pertanyaan publik.

“Publik membutuhkan kejelasan lebih mendalam. Oleh karena itu, KPK perlu turun tangan untuk mengusut apakah terdapat unsur gratifikasi, konflik kepentingan, atau bahkan persekongkolan terkait aktivitas pembalakan liar,” ujar Fawer.

ILAJ menilai, posisi Raja Juli Antoni sebagai Menteri Kehutanan sangat strategis karena terkait langsung dengan kebijakan perlindungan hutan, pemberantasan pembalakan liar, dan pengelolaan sumber daya alam. Kehadiran seorang menteri dalam forum atau aktivitas bersama pihak yang berstatus tersangka jelas mencoreng etika pemerintahan dan mengikis kepercayaan publik.

Lebih lanjut, ILAJ meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap tegas. Jika terbukti ada kelalaian atau keterlibatan, Prabowo diminta segera mencopot Raja Juli Antoni demi menjaga integritas pemerintahannya.

“Presiden Prabowo harus konsisten dengan komitmennya. Jika ada menteri yang diduga berhubungan dengan mafia kehutanan, maka tidak ada alasan untuk membiarkan hal tersebut. Ini bukan hanya persoalan etika, melainkan menyangkut integritas pemerintahan dan kepercayaan rakyat,” tegas Fawer.

Kajian Hukum ILAJ

ILAJ memandang kasus ini harus dilihat dari berbagai aspek hukum:
1. Etika dan Tata Kelola Pemerintahan
• Berdasarkan UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN, pejabat negara wajib menjaga integritas dan menghindari hubungan dengan pihak yang berstatus tersangka tindak pidana.
2. Pidana Korupsi
• Jika pertemuan tersebut berkaitan dengan pemberian fasilitas, uang, atau janji tertentu, maka berpotensi dijerat pasal gratifikasi atau suap sebagaimana diatur dalam UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
3. Konflik Kepentingan
• Sesuai prinsip Good Governance dan PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, pejabat negara tidak boleh melakukan tindakan yang menimbulkan konflik kepentingan dengan pihak yang sedang bermasalah hukum.
4. Lingkungan Hidup
• Pembalakan liar merupakan tindak pidana serius sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dugaan kedekatan pejabat negara dengan pelaku pembalakan liar harus dipandang sebagai ancaman terhadap kelestarian hutan sekaligus kerugian negara.

Dengan dasar tersebut, ILAJ menegaskan tiga hal penting:
1. KPK segera memanggil dan memeriksa Raja Juli Antoni terkait pertemuannya dengan Azis Wellang.
2. Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan pencopotan Raja Juli Antoni demi menjaga integritas pemerintahan.
3. Masyarakat sipil turut mengawasi agar pemberantasan mafia kehutanan tidak berhenti pada slogan, melainkan benar-benar ditegakkan.

“ILAJ percaya bahwa hukum harus menjadi panglima. Tidak boleh ada kompromi dengan mafia kehutanan. Siapapun yang terlibat, baik pejabat maupun masyarakat biasa, harus diperiksa secara adil dan transparan,” tutup Fawer Sihite. (Tim).

Share39SendShare

Related Posts

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat apresiasi...

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Pematangsiantar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh...

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Komisi III DPR RI menegaskan kedudukan Polri harus tetap berada di bawah Presiden, sekaligus menegaskan pengangkatan...

Merayakan Natal Dengan Penuh Empati, Komrad Pancasila Bagikan Bingkisan Natal Untuk Pemuda Dan Mahasiswa Rantau

26/12/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Dalam semangat Natal yang sarat dengan nilai kasih, solidaritas, dan kemanusiaan, Komrad Pancasila menggelar kegiatan berbagi...

SERUAN PARKINDO: MERAYAKAN NATAL DENGAN RATAPAN

25/12/2025

Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia, kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi, atau orang diperlakukan tidak adil...

GMKI Dukung Persembahan Natal Nasional 2025 Untuk Kemanusiaan Palestina

22/11/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Perayaan Hari Natal Nasional 2025 akan berlangsung Stadion Tenis Indoor pada 5 Januari 2026. Natal nasional...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

IJLS: PT TPL Disebut Ditutup, Namun Masyarakat Adat Masih Menyaksikan Dugaan Aktivitas Operasional di Lapangan

22/01/2026
Berita

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026
Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber