Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, Januari 24, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Sorot Publik

Kata ‘Anjay’ dan Pentingnya Memahami Konteks Bahasa

by Redaksi
11/09/2020
in Sorot Publik
105
SHARES
750
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Niknik M. Kuntarto*

PIRAMIDA.ID- Kata “anjay” sedang ramai diperbincangkan di media sosial.

Perdebatan tentang kata tersebut muncul dari youtuber bernama Lutfi Azigal. Melalui videonya, Lutfi menjelaskan bahwa “anjay” berasal dari kata dasar “anjing” dan dia khawatir penggunaan yang tidak tepat dapat merusak moral bangsa.

Organisasi non-pemerintah Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menanggapi perdebatan tersebut dengan mengeluarkan edaran yang merekomendasikan penghentian penggunaan kata “anjay” karena berpotensi merendahkan martabat seseorang.

Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait pun mengatakan penggunaan kata tersebut bisa terancam tindak pidana karena termasuk dalam kekerasan verbal yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak

Sebagai ahli forensik linguistik yang menganalisis penggunaan bahasa sebagai alat bantu pembuktian di peradilan, saya melihat penggunaan kata “anjay” bisa jadi tidak perlu masuk ke dalam ranah hukum ketika kita melihat konteks penggunaannya.

Pentingnya melihat konteks

Konteks sebuah kata penting untuk mengetahui arti sebuah kata. Apalagi ketika kata tersebut belum masuk dalam daftar Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), seperti kata “anjay”.

Kata “anjay” belum masuk ke dalam KBBI karena kata ini merupakan bahasa gaul baru yang diciptakan oleh generasi muda masa kini.

Ketika sebuah kata yang belum terdaftar dalam kamus masuk ke dalam sengketa hukum, ahli linguistik forensik biasanya mencoba melihat konteks penggunaan kata tersebut untuk mengetahui maknanya.

Ahli bahasa dari Amerika Serikat Deborah Schiffrin menjelaskan pentingnya memahami konteks dalam linguistik forensik untuk mengetahui makna sebuah kata di masyarakat.

Analisis tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan pendekatan fungsionalis atau pragmatis yang membantu proses pencarian makna sebuah kata lewat penggunaannya di masyarakat.

Analisis kata “anjay”

Schiffrin menjelaskan adanya delapan unsur yang bisa digunakan untuk melakukan analisis forensik linguistik.

Mereka adalah latar, peserta, tujuan, amanat, cara, sarana, norma, dan jenis pertemuan.

1. Latar

Latar ini mengacu pada tempat dan waktu terjadinya percakapan. Kata “anjay” biasa digunakan oleh kaum muda di tempat santai, misalnya tempat berkumpulnya anak muda, kafe, dan waktu yang tidak resmi, misalnya waktu sepulang sekolah atau kuliah.

2. Peserta

Peserta mengacu kepada peserta percakapan, yakni dilakukan oleh anak-anak muda di perkotaan, lebih tepatnya anak-anak gaul dalam suatu komunitas tertentu.

3. Tujuan

Hasil mengacu pada hasil percakapan dan tujuan percakapan. Kata “anjay” biasanya digunakan dalam percakapan yang akrab dalam suatu pergaulan.

4. Amanat

Kata “anjay berdasarkan pengunaannya lebih banyak dalam bentuk ungkapan atau ekspresi yang memiliki amanat suatu kekaguman pada suatu peristiwa. “Anjay, mobil itu keren bingit!”

5. Cara

Cara mengacu pada semangat melaksanakan percakapan. Percakapan yang menggunakan kata “anjay” biasanya berlangsung secara santai, hangat, dan akrab dengan selipan gurauan pembicara yang disambut gelak tawa para penutur.

Misalnya, “Anjay, lo udah punya cewek ya? Bagi-bagi kebahagiaan dong!”

6. Sarana

Unsur ini berusaha melihat pada apakah pemakaian bahasa dilakukan secara lisan atau tulis dan mengacu pula pada variasi bahasa yang digunakan. Pada percakapan di video, kata “anjay” mengacu pada bahasa secara lisan.

7. Norma

Norma mengacu pada perilaku peserta percakapan di antara anak muda. Kata “anjay” bisa digunakan oleh anak muda yang sudah memiliki hubungan akrab.

8. Jenis pertemuan

Kata “anjay” merupakan bagian dari bahasa gaul yang merupakan kreasi bahasa anak muda pada generasi milenial.

Berdasarkan analisis di atas, saya dapat menyimpulkan kata “anjay” merupakan bagian dari bahasa gaul yang digunakan sebagai simbol keakraban yang bermakna kekaguman. Hasil ini menunjukkan bahwa “anjay” tidak perlu masuk ke ranah hukum.

Peran sosial bahasa

Kita dapat mengetahui hubungan bahasa dengan sekelompok masyarakat secara khusus dengan mendefinisikan secara jelas bagaimana cara mereka berkomunikasi dalam kelompoknya.

Pendekatan fungsionalis bisa membantu kita melihat bagaimana sebuah dituturkan dalam konteks tertentu.

Pendekatan ini juga mencakup pengetahuan tentang berbagai dialek dari daerah, bahasa multilingual, dan termasuk bahasa-bahasa yang digunakan oleh anak-anak muda.

Meskipun “anjay” termasuk kata kasar, selama tidak digunakan sebagai hinaan, makian, alat untuk menyerang seseorang dan tidak menimbulkan konflik, kata “anjay” tidak dapat diajukan sebagai bahasa kriminal.

Apalagi mengingat kata tersebut berangkat bahasa gaul dari lingkungan kalangan muda yang penggunaannya sangat cair bergantung pada konteksnya.


Penulis merupakan  pengajar di Universitas Multimedia Nusantara. Dalam penulisan artikel ini, ia dibantu oleh William Reynold. Pertama kali terbit di The Conversation.

Tags: #bahasa#kuasa#pidana#viral
Share42SendShare

Related Posts

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat apresiasi...

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Pematangsiantar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh...

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Komisi III DPR RI menegaskan kedudukan Polri harus tetap berada di bawah Presiden, sekaligus menegaskan pengangkatan...

Merayakan Natal Dengan Penuh Empati, Komrad Pancasila Bagikan Bingkisan Natal Untuk Pemuda Dan Mahasiswa Rantau

26/12/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Dalam semangat Natal yang sarat dengan nilai kasih, solidaritas, dan kemanusiaan, Komrad Pancasila menggelar kegiatan berbagi...

SERUAN PARKINDO: MERAYAKAN NATAL DENGAN RATAPAN

25/12/2025

Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia, kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi, atau orang diperlakukan tidak adil...

GMKI Dukung Persembahan Natal Nasional 2025 Untuk Kemanusiaan Palestina

22/11/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Perayaan Hari Natal Nasional 2025 akan berlangsung Stadion Tenis Indoor pada 5 Januari 2026. Natal nasional...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

IJLS: PT TPL Disebut Ditutup, Namun Masyarakat Adat Masih Menyaksikan Dugaan Aktivitas Operasional di Lapangan

22/01/2026
Berita

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026
Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber