Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, September 2, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Suara dari Bonapasogit: Gereja dan Masyarakat Sipil Serukan Penutupan PT TPL

byCFT
15/07/2025
inBerita, Ekologi
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Suasana haru dan semangat memenuhi ruang pertemuan Hotel Serenauli, Laguboti, ketika lebih dari 150-an orang dari berbagai latar belakang—pimpinan gereja, lembaga keumatan, organisasi masyarakat sipil, akademisi, petani, hingga Masyarakat Adat—berkumpul dalam acara peluncuran buku “Jeritan Bona Pasogit” dan konsolidasi gerakan menolak keberadaan PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Tano Batak. Kegiatan ini difasilitasi oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan United Evangelical Mission (UEM). Senin, 14 Juli 2025.

Kegiatan itu bukan sekadar peluncuran buku. Tetapi juga menjadi ruang berbagi kesaksian, hasil riset, kemarahan yang terpendam, dan harapan akan masa depan yang lebih adil bagi Tano Batak.

Dalam sambutannya, Alfian mewakili PGI menyampaikan bahwa acara ini merupakan inisiatif PGI untuk mengajak gereja-gereja terlibat aktif merespons krisis ekologi yang semakin mengkhawatirkan di kawasan Danau Toba.
“Pertemuan ini kami inisiasi untuk membahas secara serius hasil kajian dan penelitian terkait kerusakan lingkungan di kawasan Danau Toba. Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut tanggung jawab iman kita sebagai gereja terhadap seluruh ciptaan Tuhan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa PGI tidak bertindak sebagai pelaksana program, melainkan sebagai pemantik keterlibatan kolektif gereja. “Kami menyurati gereja-gereja di Sumatera Utara, mengajak para pimpinan gereja untuk berkumpul, berdiskusi, dan merumuskan langkah bersama. Gereja tidak boleh diam. Kita harus berdiri bersama umat dan alam yang terluka, karena panggilan gereja adalah juga untuk merawat kehidupan,” tegas Alfian.

Buku “Jeritan Bona Pasogit”, yang dikerjakan sejak Maret 2025, menghadirkan suara-suara dari bawah—jeritan rakyat yang hidupnya terganggu akibat ekspansi industri HTI PT TPL.
Pdt. Dr. JP. Robinsar Siregar, salah satu penyusun buku, menyebutkan bahwa temuan ini menunjukkan secara nyata dampak eksploitasi yang mengakibatkan krisis ekologi, hilangnya sumber penghidupan, serta perlawanan yang lahir dari komunitas perempuan dan Masyarakat Adat. “Buku ini belum mencakup semua wilayah terdampak, tapi cukup mewakili luka besar yang sudah terlalu lama didiamkan,” ujarnya.

Arie Rompas dari Greenpeace memperluas pandangan dengan membongkar jaringan bisnis PT TPL yang terkait dengan Royal Golden Eagle (RGE) milik Sukanto Tanoto. Ia menyebut TPL sebagai bagian dari “perusahaan bayangan” yang menggunakan banyak nama dan entitas untuk menghindari akuntabilitas atas kerusakan lingkungan. “TPL tidak hanya beroperasi di Danau Toba, tetapi juga membuka konsesi besar-besaran di Sumatra dan Kalimantan,” tegasnya.
Pdt. Firman Sibarani, M.Th dengan lantang menyuarakan bahwa tanah Tapanuli bukan untuk dijarah, tetapi diwariskan. “Tanah ini milik rakyat. Pemerintah semestinya melindungi, bukan menyerahkan kepada korporasi. Jika ingin damai dan hidup sejahtera, maka PT TPL harus ditutup.”

Sementara itu, Prof. Dr. Posma Sibuea menekankan perlunya transformasi ekologi. Ia mengajak peserta untuk mengubah pola konsumsi dan produksi, menghormati alam, serta menolak pendekatan eksploitatif terhadap sumber daya.

Data dari Badan Lingkungan Hidup Sumatera Utara menegaskan bahwa hingga tahun 2010, hanya tersisa sekitar 12 persen dari 356.800 hektare hutan di kawasan Danau Toba. Kini, lahan kritis semakin meluas, produktivitas pertanian menurun drastis, nelayan kehilangan hasil tangkapan, dan krisis pangan mulai mengancam. Dalam diskusi, disebutkan pula bahwa prevalensi stunting meningkat dan air Danau Toba tercemar secara serius.
Menjelang akhir acara, suasana hening ketika Pastor Walden Sitanggang membacakan Pernyataan Sikap Pimpinan Gereja se-Sumatera Utara. Dalam suaranya yang tenang namun tegas, ia menyampaikan isi hati gereja-gereja yang telah lama menyaksikan penderitaan umatnya akibat operasi PT TPL.
“Kerusakan lingkungan sesungguhnya bukan semata perkara teknis ekologis, tetapi juga persoalan iman. Ketika tanah dijarah, air dicemari, udara dikotori, dan pohon-pohon ditumbangkan demi keragusan kapitalis, maka ciptaan Tuhan sedang dirusak dan dihina. Gereja tidak bisa diam.”

Berangkat dari suara umat dan hasil kajian buku Jeritan Bona Pasogit, Pimpinan-pimpinan Gereja Se-Sumatera Utara menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Haji Prabowo Subianto, untuk menghentikan operasional PT. Toba Pulp Lestari secara permanen.
2. Meminta kepada pemerintah untuk memastikan perusahaan memenuhi kewajibannya kepada seluruh buruh tetap maupun buruh harian lepas, yang muncul akibat penutupan PT. Toba Pulp Lestari sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Memohon kepada Gubernur Sumatera Utara Dan seluruh Kepala Daerah dan DPRD Sekitar kawasan Danau Toba Untuk bersama-sama Dengan gereja dan masyarakat Berjuang bersama Untuk penutupan PT. Toba Pulp Lestari.

(vin)

Share39SendShare

Related Posts

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026

PIRAMIDA.ID – Direktur Pro-Public Institute, Goklif Manurung, meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026

PIRAMIDA.ID-Tim penyidik Polda Kepri yang dipimpin oleh Iptu Yanti Harefa mendatangi lingkungan Djuwita Play Group dan memeriksa sejumlah titik yang...

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026

PIRAMIDA.ID- BATAM, Sejumlah mahasiswa di Kota Batam yang tergabung dalam Koalisi Angkatan Muda Bersatu Kota Batam akan menggelar aksi unjuk...

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026

PIRAMIDA.ID- MEDAN, 25 Agustus 2026 — Polemik penundaan transaksi rekening milik Supriyono alias Botok, koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB),...

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026

PIRAMIDA.ID- AEKKANOPAN, LABURA — Senin, 24 Agustus 2026 — PCM Siantar Utara bersama Majelis Dikdasmen Siantar Utara, jajaran kepala sekolah...

KUA Siantar Utara Gercep Amankan Wakaf ummat yang belum terselesaikan

24/08/2026

PIRAMIDA.ID- Senin,24 Agustus 2026 Dalam sebuah perjalanan sejarah tentu banyak cerita dan alur yang bertambah yang terkadang menutup nilai dari sejarah...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
Berita

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026
Berita

KUA Siantar Utara Gercep Amankan Wakaf ummat yang belum terselesaikan

24/08/2026

Populer

Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
Berita

Eks Ketum GMKI Batam Apresiasi untuk Kapolda Kepri dan Bareskrim Polri: Tertibkan Pelanggaran, Lindungi Dunia Usaha yang Patuh

22/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber