PIRAMIDA.ID- Senin,24 Agustus 2026 Dalam sebuah perjalanan sejarah tentu banyak cerita dan alur yang bertambah yang terkadang menutup nilai dari sejarah itu sendiri,seperti yang di alami pewakif Alm.Lobe Nasution yang mewakafkan sebidang tanah yang bertempat Di Jl. Tanah Jawa Gg.Kuil yang seiring berjalannya waktu kekhawatiran dan akan timbulnya persoalan di tengah tengah masyarakat kini menjadi tantangan terlebih berbicara tentang keummatan dan aset ummat yang harus di jaga dan di pelihara, sehubungan dengan ini KUA kecamatan Siantar Utara lakukan rapat dan dengar pendapat dengan tokoh masyarakat pemerintah setempat dan juga pewakif yang turut serta dalam rapat dengar pendapat pada Senin 24 Agustus 2026 bertempat di musholla as-shabariyah jalan Sriwijaya,
Dalam situasi rapat tersebut pemaran tentang Mekanisme dan juga sejarah asal usul objek wakaf yang berada di jalan tanah Jawa gg.kuil Turut di paparkan demi memberi pemahaman dan pengetahuan bersama agar tidak ada pembelokan sejarah nantinya.
Ka.kua kecamatan Siantar Utara Irwan,S.Sos.I menyampaikan akan selalu berada di garis terdepan untuk yang namanya bicara tentang keummatan namun beliau juga menyampaikan bahwa negara ini adalah negara hukum yang tetap akan mengedepankan tata administrasi yang jelas sehingga ketika ini semua kita laksanakan dengan baik secepatnya sertifikat yang menjadi alas hak para perwakif ini akan segera terbit dan terealisasi dengan baik,kita juga akan segera melakukan koordinasi dengan BPN sehingga mana yang menjadi titik dan juga batas batas wilayah dalam penerbitan sertifikat ini bisa akurat dan jelas,tentu kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar sama sama tetap peduli dan terus menjaga dan memelihara aset aset ummat yang ada di wilayah kecamatan Siantar Utara ini khususnya.tutup Irwan ,S.Sos.I disela sela diskusi
Dalam kegiatan ini turut hadir Bapak lurah kelurahan Melayu Sugianto,pewakif Bapak Zulkarnain Nasution selaku anak cucu dari pewakif,Bapak RT Rajif Guci dan para penghulu,penyuluh dan staff yang ada di kecamatan Siantar Utara,(AFP)















