Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, September 18, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Ketua ILAJ Fawer Sihite: SiLPA Rp86,5 Miliar Jadi Alarm Keras, Bupati Dairi Vickner Sinaga Dinilai Gagal

byPiramida.id
24/07/2026
inBerita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menilai besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp86.523.011.061,31 merupakan alarm keras terhadap tata kelola pemerintahan Kabupaten Dairi. Menurutnya, besarnya SiLPA tersebut menjadi indikator bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi di bawah kepemimpinan Bupati Vickner Sinaga dan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala belum mampu mengoptimalkan pelaksanaan APBD untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“SiLPA Rp86,5 miliar merupakan angka yang sangat besar. Kondisi ini menjadi alarm keras bahwa perencanaan pembangunan, pelaksanaan anggaran, dan pengendalian program belum berjalan secara maksimal. Dalam perspektif efektivitas pemerintahan, kondisi ini menunjukkan kepemimpinan Bupati Dairi layak dinilai belum berhasil mengoptimalkan penggunaan APBD untuk kepentingan masyarakat,” kata Fawer, Jumat (24/7/2026).

Fawer menyatakan, Pemerintah Kabupaten Dairi memang telah memberikan penjelasan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) bahwa sebagian SiLPA berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dana transfer pemerintah pusat yang diterima pada akhir tahun, dana BLUD, JKN, serta belanja yang penyelesaiannya melampaui tahun anggaran. Namun menurutnya, penjelasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa nilai SiLPA tetap sangat besar dan harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Penjelasan BKAD tentu perlu dihormati sebagai bagian dari transparansi pemerintah. Namun, di sisi lain masyarakat juga berhak mempertanyakan mengapa SiLPA masih mencapai Rp86,5 miliar. Artinya masih terdapat ruang yang cukup besar untuk memperbaiki kualitas perencanaan, percepatan pelaksanaan program, serta efektivitas penyerapan anggaran,” ujarnya.

Menurut Fawer, APBD bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen utama untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan sektor pertanian, pengentasan kemiskinan, hingga penyediaan pelayanan publik yang berkualitas.

“Setiap anggaran yang tidak dimanfaatkan secara optimal berpotensi menunda manfaat yang seharusnya diterima masyarakat. Ketika masih banyak kebutuhan dasar yang belum terpenuhi, besarnya SiLPA tentu menjadi pertanyaan serius mengenai efektivitas kepemimpinan pemerintah daerah,” katanya.

Fawer juga menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak cukup diukur dari capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan.

“WTP menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan sesuai standar akuntansi pemerintahan. Namun WTP bukan ukuran keberhasilan pembangunan. Ukuran sesungguhnya adalah sejauh mana APBD mampu menghadirkan manfaat nyata, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai kepala daerah, lanjut Fawer, Bupati Dairi memiliki tanggung jawab penuh terhadap efektivitas pelaksanaan APBD serta wajib memberikan penjelasan yang komprehensif kepada masyarakat mengenai penyebab tingginya SiLPA dan langkah-langkah konkret yang akan dilakukan agar kondisi serupa tidak terulang pada tahun anggaran berikutnya.

“Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan. Jangan sampai APBD hanya menjadi angka dalam laporan, tetapi gagal memberikan dampak maksimal bagi masyarakat. Karena itu, besarnya SiLPA ini menjadi alarm keras yang membuat publik berhak menilai bahwa kinerja Pemerintah Kabupaten Dairi, khususnya di bawah kepemimpinan Bupati Vickner Sinaga, belum optimal,” ujar Fawer.

Fawer juga mendorong DPRD Kabupaten Dairi agar menjalankan fungsi pengawasan secara lebih efektif dengan mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

“Kita berharap evaluasi ini tidak berhenti pada pembahasan laporan pertanggungjawaban semata, tetapi menghasilkan langkah-langkah nyata untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah sehingga setiap rupiah APBD benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Dairi,” tutup Fawer. (TIM)

Share39SendShare

Related Posts

Demisioner Ketua Umum HMI Cabang Pematangsiantar-Simalungun priode 2024-2025 : Robert Hidayat Pardosi Tantang Kapolres Simalungun komitmen terkait pemberantasan judi dan narkoba 

14/09/2026

PIRAMIDA.ID- SIMALUNGUN — Demisioner Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun periode 2024–2025, Robert Hidayat Pardosi, meminta sekaligus menantang...

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026

PIRAMIDA.ID- PEMATANGSIANTAR — Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menyerukan penghentian eskalasi...

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026

PIRAMIDA.ID- MEDAN — Pergerakan mahasiswa Sumatera Utara kembali membara. DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara menyampaikan kecaman keras...

PMKRI Cabang Pematangsiantar Gelar Camping Rohani 2026: Perkuat Iman Orang Muda dan Komitmen Ekowisata Melalui Penanaman Pohon

08/09/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar, 8 September 2026 — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menyelenggarakan...

4 Terdakwa Pembunuh Calon LC dituntut Hukuman Mati, Utusan Sarumaha Kaget dan Sebut Kliennya Tidak Sejajar dengan Terdakwa lain

07/09/2026

PIRAMIDA.ID-  Sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap 4 terdakwa dalam perkara pembunuhan yaitu; Wilson Lukman alias Koko,...

Think Talk: RUU Perampasan Aset Jangan Hanya Dikejar untuk Disahkan

07/09/2026

PIRAMIDA.ID- JAKARTA — Grup Diskusi Think Talk membahas perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dalam diskusi yang digelar secara daring...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Demisioner Ketua Umum HMI Cabang Pematangsiantar-Simalungun priode 2024-2025 : Robert Hidayat Pardosi Tantang Kapolres Simalungun komitmen terkait pemberantasan judi dan narkoba 

14/09/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026
Berita

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026
Berita

PMKRI Cabang Pematangsiantar Gelar Camping Rohani 2026: Perkuat Iman Orang Muda dan Komitmen Ekowisata Melalui Penanaman Pohon

08/09/2026
Berita

4 Terdakwa Pembunuh Calon LC dituntut Hukuman Mati, Utusan Sarumaha Kaget dan Sebut Kliennya Tidak Sejajar dengan Terdakwa lain

07/09/2026
Berita

Think Talk: RUU Perampasan Aset Jangan Hanya Dikejar untuk Disahkan

07/09/2026

Populer

Berita

Diduga Terjadi Tindakan Represif terhadap Warga; Mahasiswa Kecam Keras Sikap Subkontraktor BP Batam

07/09/2026
Berita

Proyek Parit Pasangan Nagori Simpang Panei Simalungun Dipertanyakan

23/12/2023
Edukasi

Kamus Digital Bahasa Batak ke Dalam Bahasa Indonesia

20/11/2022
Berita

4 Terdakwa Pembunuh Calon LC dituntut Hukuman Mati, Utusan Sarumaha Kaget dan Sebut Kliennya Tidak Sejajar dengan Terdakwa lain

07/09/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber