Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, November 3, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Ketua ILAJ: Penentuan Seseorang Bersalah atau Tidak Bukan Ditentukan oleh Seberapa Viral Opini Publik, Melainkan Melalui Mekanisme Hukum yang Sah

byPiramida.id
26/07/2026
inBerita
98
SHARES
701
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

JAKARTA – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Sihite, menegaskan bahwa penentuan seseorang bersalah atau tidak dalam suatu perkara pidana tidak dapat didasarkan pada opini publik, tekanan media sosial, ataupun tingkat viralnya suatu pemberitaan. Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) serta due process of law.

Pernyataan tersebut disampaikan Fawer Sihite menyikapi berkembangnya berbagai opini publik terkait proses hukum yang sedang dihadapi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat ini, perkara tersebut masih berada dalam proses penegakan hukum dan telah memasuki tahap penahanan oleh penyidik.

“Negara hukum tidak mengenal konsep trial by social media. Seseorang tidak dapat dinyatakan bersalah hanya karena ramai diperbincangkan atau divonis oleh opini publik. Yang menentukan bersalah atau tidak adalah mekanisme hukum melalui proses penyidikan, penuntutan, pembuktian di persidangan, hingga putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” tegas Fawer.

Menurutnya, masyarakat memang memiliki hak untuk memberikan kritik dan mengawasi proses penegakan hukum. Namun, kebebasan berpendapat harus tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan agar tidak berubah menjadi penghakiman yang dapat mencederai prinsip keadilan.

Fawer menambahkan, setiap aparat penegak hukum wajib bekerja secara profesional, independen, transparan, dan akuntabel dalam menangani perkara tersebut. Di sisi lain, seluruh pihak juga harus menghormati hak-hak tersangka sebagaimana dijamin dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan prinsip hak asasi manusia.

“Apabila alat bukti nantinya membuktikan adanya tindak pidana, maka putusan pengadilan harus dihormati. Sebaliknya, apabila dalam proses pembuktian seseorang dinyatakan tidak bersalah, maka negara dan masyarakat juga wajib menghormati serta memulihkan nama baik yang bersangkutan. Itulah esensi negara hukum,” ujarnya.

Fawer juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang menggiring opini seolah-olah proses hukum telah selesai sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Proses hukum harus dibiarkan berjalan sesuai koridornya. Jangan sampai viralitas menggantikan fungsi pengadilan, dan jangan pula opini publik menggeser kewenangan hakim dalam menilai fakta serta alat bukti,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Fawer mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kepercayaan terhadap sistem peradilan dengan mengedepankan objektivitas, menghormati asas praduga tak bersalah, serta menyerahkan penilaian akhir kepada lembaga peradilan.

“Negara hukum berdiri di atas fakta, alat bukti, dan putusan hakim, bukan di atas jumlah unggahan, komentar, ataupun tagar yang sedang menjadi tren. Karena itu, mari kita hormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan demi tegaknya keadilan dan kepastian hukum,” tutup Fawer. (TIM)

Share39SendShare

Related Posts

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA – Langkah Polda Jawa Tengah dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul...

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026

PIRAMIDA.ID - Minimnya kegiatan kepemudaan di Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Sekretaris KNPI Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, mengkritik kinerja Dinas Pemuda...

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

PIRAMIDA.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Bupati...

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026

MPIRAMIDA.ID-Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet. Istilah ini tidak sekadar...

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026

PIRAMIDA.ID- Gading Simangunsong, Alumni Diklat Antikorupsi Nasional 2025, menolak wacana Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan yang hendak me-redefinisi tindak pidana...

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

Populer

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Ilustrasi: dw.com
Dialektika

Zoroaster, Agama Pertama Yang Menyembah Satu Tuhan

15/06/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

SMP Cinta Rakyat 2 Sukses Gelar Olimpiade Tingkat SD

04/04/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus