Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, September 18, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Ketua ILAJ: Tim 9 Harus Berani Menegakkan Kebenaran, Jangan Takut Intimidasi; Jika Hasil Pemeriksaan Menyatakan Febrie Adriansyah Tidak Bersalah, Maka Nama Baiknya Harus Dipulihkan Demi Menjaga Marwah Negara Hukum

byPiramida.id
26/07/2026
inBerita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

JAKARTA – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Sihite, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait penanganan perkara yang melibatkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Menurutnya, pembentukan Tim 9 merupakan momentum penting untuk membuktikan bahwa penegakan hukum di Indonesia tetap berjalan secara profesional, independen, objektif, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi.

Fawer menegaskan bahwa Tim 9 yang terdiri dari Agus Salim, Muhibuddin, Chatarina Muliana Girsang, Riyono, Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol, Irene Putrie, Rinaldi Umar, Zet Tadung Allo, dan Hari Wibowo mengemban amanah yang tidak ringan. Selain bertugas mengungkap fakta hukum, tim tersebut juga memikul tanggung jawab moral untuk menjaga integritas institusi penegak hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan di Indonesia.

“Bangsa ini sedang menguji apakah hukum benar-benar menjadi panglima. Oleh karena itu, Tim 9 harus bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan keberanian. Mereka tidak boleh takut terhadap intimidasi, tekanan politik, tekanan opini publik, maupun kepentingan kelompok tertentu. Satu-satunya yang harus menjadi pedoman adalah fakta, alat bukti, dan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Fawer.

Menurutnya, dalam negara yang menjunjung supremasi hukum, setiap aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa suatu perkara diperiksa secara objektif. Penegakan hukum tidak boleh dijadikan sarana membalas dendam, memenuhi tekanan publik, ataupun alat kepentingan politik.

“Hukum tidak boleh dikendalikan oleh rasa takut. Hukum juga tidak boleh dipengaruhi oleh opini yang berkembang di media sosial. Penegakan hukum harus berdiri tegak di atas konstitusi, undang-undang, alat bukti, dan hati nurani para penegak hukum,” ujarnya.

Fawer mengingatkan bahwa asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) merupakan prinsip fundamental dalam sistem hukum Indonesia yang wajib dihormati oleh semua pihak. Selama belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, setiap orang memiliki hak untuk diperlakukan sebagai pihak yang belum terbukti bersalah.

Menurutnya, menghormati asas tersebut bukan berarti menghalangi proses penegakan hukum, melainkan memastikan agar proses hukum berjalan secara adil, objektif, dan sesuai prinsip due process of law.

“Semua orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Tidak boleh ada yang diperlakukan istimewa, tetapi juga tidak boleh ada yang dikorbankan hanya karena tekanan opini publik. Inilah esensi negara hukum sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi,” jelasnya.

Fawer menegaskan bahwa apabila hasil pemeriksaan Tim 9 nantinya menunjukkan tidak terdapat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum, maka tim harus berani menyampaikan kesimpulan tersebut secara terbuka sesuai mekanisme yang berlaku.

“Jika berdasarkan hasil pemeriksaan yang profesional, independen, dan objektif memang tidak ditemukan dasar hukum yang cukup, maka jangan ragu menyampaikan hasil tersebut sesuai prosedur. Keberanian mengambil keputusan berdasarkan fakta merupakan bentuk penghormatan terhadap keadilan dan konstitusi. Sebaliknya, apabila ditemukan bukti yang sah menurut hukum, maka proses hukum juga harus dijalankan secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Ia menilai keberanian mengambil keputusan berdasarkan fakta hukum jauh lebih penting dibandingkan mengikuti arus opini. Sebab, menurutnya, kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum dibangun melalui konsistensi dalam menerapkan hukum secara adil, bukan melalui keputusan yang didorong oleh tekanan eksternal.

Lebih lanjut, Fawer mengingatkan bahwa aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjaga marwah negara hukum. Indonesia telah memilih menjadi negara hukum sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Oleh karena itu, setiap proses penegakan hukum harus mencerminkan nilai keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan.

“Marwah negara hukum hanya akan tetap terjaga apabila aparat penegak hukum berani berdiri di atas kebenaran, bukan tunduk pada intimidasi, tekanan politik, maupun kepentingan kelompok tertentu. Tim 9 harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa hukum ditegakkan berdasarkan bukti dan aturan hukum, bukan berdasarkan rasa takut atau tekanan siapa pun,” katanya.

Fawer juga mengajak masyarakat untuk memberikan ruang kepada Tim 9 agar dapat bekerja secara independen tanpa intervensi. Ia berharap publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

“Mari kita hormati proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan Tim 9 bekerja secara profesional. Publik tentu berhak mengawasi, namun pengawasan tersebut harus tetap menjunjung etika, objektivitas, dan penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah. Negara hukum akan semakin kuat apabila seluruh elemen bangsa menghormati proses hukum yang adil,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Fawer berharap hasil kerja Tim 9 nantinya benar-benar menjadi cerminan penegakan hukum yang independen, profesional, dan berintegritas sehingga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum serta menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hak asasi setiap warga negara. (TIM)

Share39SendShare

Related Posts

Demisioner Ketua Umum HMI Cabang Pematangsiantar-Simalungun priode 2024-2025 : Robert Hidayat Pardosi Tantang Kapolres Simalungun komitmen terkait pemberantasan judi dan narkoba 

14/09/2026

PIRAMIDA.ID- SIMALUNGUN — Demisioner Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun periode 2024–2025, Robert Hidayat Pardosi, meminta sekaligus menantang...

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026

PIRAMIDA.ID- PEMATANGSIANTAR — Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menyerukan penghentian eskalasi...

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026

PIRAMIDA.ID- MEDAN — Pergerakan mahasiswa Sumatera Utara kembali membara. DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara menyampaikan kecaman keras...

PMKRI Cabang Pematangsiantar Gelar Camping Rohani 2026: Perkuat Iman Orang Muda dan Komitmen Ekowisata Melalui Penanaman Pohon

08/09/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar, 8 September 2026 — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menyelenggarakan...

4 Terdakwa Pembunuh Calon LC dituntut Hukuman Mati, Utusan Sarumaha Kaget dan Sebut Kliennya Tidak Sejajar dengan Terdakwa lain

07/09/2026

PIRAMIDA.ID-  Sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap 4 terdakwa dalam perkara pembunuhan yaitu; Wilson Lukman alias Koko,...

Think Talk: RUU Perampasan Aset Jangan Hanya Dikejar untuk Disahkan

07/09/2026

PIRAMIDA.ID- JAKARTA — Grup Diskusi Think Talk membahas perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dalam diskusi yang digelar secara daring...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Demisioner Ketua Umum HMI Cabang Pematangsiantar-Simalungun priode 2024-2025 : Robert Hidayat Pardosi Tantang Kapolres Simalungun komitmen terkait pemberantasan judi dan narkoba 

14/09/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026
Berita

DITENGAH ANCAMAN KARHUTLA, DPD GMNI SOROTI DUGAAN PELANGGARAN LAHAN HCV PT LONSUM ! SERUKAN KEBERLANJUTAN EKOLOGIS SUMATERA UTARA.

08/09/2026
Berita

PMKRI Cabang Pematangsiantar Gelar Camping Rohani 2026: Perkuat Iman Orang Muda dan Komitmen Ekowisata Melalui Penanaman Pohon

08/09/2026
Berita

4 Terdakwa Pembunuh Calon LC dituntut Hukuman Mati, Utusan Sarumaha Kaget dan Sebut Kliennya Tidak Sejajar dengan Terdakwa lain

07/09/2026
Berita

Think Talk: RUU Perampasan Aset Jangan Hanya Dikejar untuk Disahkan

07/09/2026

Populer

Berita

Diduga Terjadi Tindakan Represif terhadap Warga; Mahasiswa Kecam Keras Sikap Subkontraktor BP Batam

07/09/2026
Berita

Proyek Parit Pasangan Nagori Simpang Panei Simalungun Dipertanyakan

23/12/2023
Edukasi

Kamus Digital Bahasa Batak ke Dalam Bahasa Indonesia

20/11/2022
Berita

4 Terdakwa Pembunuh Calon LC dituntut Hukuman Mati, Utusan Sarumaha Kaget dan Sebut Kliennya Tidak Sejajar dengan Terdakwa lain

07/09/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber