Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Juli 21, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomePojokan

Membayangkan Pilkada Simalungun Tahun 2020 Tanpa Politik Uang

byRedaksi
07/12/2020
inPojokan
99
SHARES
705
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Kristen Edi Sidauruk*

PIRAMIDA.ID- Momen perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 nanti. Pilkada ini diikuti sebanyak 270 daerah yang memperebutkan 9 kursi gubernur/wakil gubernur, 37 kursi wali kota/wakil wali kota dan 224 kursi bupati/wakil bupati.

Total ada sebanyak 715 pasangan calon yang menjadi kontestan pada pemilihan tahun ini dan Kabupaten Simalungun turut menjadi salah satu yang ikut kontestasi pemilihan lima-tahunan ini.

Yang menjadi menarik dalam pemilihan tahun ini semua tahapan dilakukan menggunakan protokol kesehatan, dengan mengenakan masker, tetap menjaga jarak, dan tidak boleh berkerumun.

Bisa kita lihat juga penyelenggara pemilihan umum tahun ini mempersiapkan segala tahapan sampai ke teknis pelaksanaan di TPS diatur sedemikian rupa, di mana jam berkunjung yang menggunakan hak pilih diatur, bilik khusus warga yang suhu tubuhnya kala hari pemilihan di atas 37.3 derajat celsius juga turut disediakan bilik khusus.

Pemilihan tahun ini memang sangat menguras tenaga dan pikiran penyelenggara maupun para kontestan.

Satu hal yang menurut saya menjadi sangat penting, yakni bagaimana mengenal visi dan misi daripada calon dalam menjalankan tugas setelah terpilih nantinya. Dalam situasi ekonomi yang menurun saat ini masyarakat cenderung akan lebih tertarik terhadap politik uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ditambah lagi tingkat pemahaman masyarakat akan resiko politik uang yang kurang.

Belum lagi persoalan tanggapan masyarakat yang apatis. Ungkapan “dos do ganupan calon in, anggo monang holi lang laho dingaton ni in hita (semua calon itu sama, kalaupun menag dia gak bakalan diingat kita)”, “ise namambere bahat aima hu pilih (siapa yang memberi paling banyak itu yang saya pilih)” merupakan sesuatu yang menjadi kelaziman dalam masyarakat.

Pandangan seperti ini banyak saya lihat berkembang di mayarakat dan hal ini juga yang mempermudah menjalankan politik uang. Pandangan seperti ini bukan solusi terbaik saya kira. Masyarakat harus sadar betul bahwa politik uang hanya merusak moral kita, tidak ada lagi pengharapan terhadap pemimpin yang akan terpilih nantinya.

Coba Anda bayangkan jika jumlah uang yang diterima masarakat Rp.100.000/orang dikalikan dengan jumlah DPT Simalungun sebanyak 636.303 jiwa, maka total uang yang beredar pada tanggal 7-9 Desember ini sebanyak Rp. 63.630.300.000 (Enampuluh Tiga Milyar Enamratus Tigapuluh Juta Tigaratus Ribu Rupiah).

Lebih dari 1/4 APBD Kabupaten Simalungun tahun 2020 ditambah lagi biaya kampanye, uang saksi, cetak spanduk, kaos, dan yang lainnya.

Besar memang harapan masyarakat Simalungun cerdas dalam memilih pemipin Simalungun 4 tahun ke depan agar persoalan-persoalan yang penting ke depan, seperti jalan rusak, irigasi persawahan, pengembangan SDM, dan peningkatan pelayanan kesehatan di masyarakat cepat terselesaikan.

Kalau kita tidak berani mengatakan menolak politik uang, saya kira kebijakan-kebijakan pemerintah ke depan akan sulit kita kritisi begitupun dengan kualitas bangunan nantinya yang pastinya akan banyak dikorupsi untuk pengembalian uang kampanye.(*)


Penulis merupakan Presidium Gerakan Kemasyarakatan (PGK) PMKRI Cab. Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Asisi.

Tags:#pilkadasimalungun#politikuang#serentak
Share40SendShare

Related Posts

Asal-usul Permainan Tradisional Anak-anak

12/07/2023

PIRAMIDA.ID- Anda merasa jenuh dengan bermain dengan gim di ponsel dan laptop? Terlalu lama bermain gim bisa menyebabkan kerusakan mata akibat...

Mengapa ada Tujuh Hari dalam Seminggu?

11/07/2023

PIRAMIDA.ID- Akhir pekan selalu tak kunjung tiba, kita harus menunggu enam hari penuh antara Senin dan Sabtu. Satu minggu itu...

Ini Medan, Bung!

05/03/2023

Supriadi Harja* PIRAMIDA.ID- Aku lupa, kapan aku pernah mengenal orang ini. Begitu melihatku, ia memperkenalkan diri. Namanya Pak Sukri. Namun...

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022

PIRAMIDA.ID- Aset terbesar perusahaan adalah karyawan. Tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat mencapai tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, human resources...

Mimpi

07/12/2022

Billie Gregorine* PIRAMIDA.ID- Semua orang sekiranya pastilah pernah bermimpi. Sambil rebahan, sayup-sayup kudengar lagu dari Nadin Hamizah yang judulnya 'Rumpang'....

Mengantongi Ragam Cerita dari Tanah Papua

04/09/2022

Oleh: Roberto Duma Buladja* PIRAMIDA.ID- Konsultasi Nasional (Konas) GMKI berlangsung pada 23–27 Agustus 2022 di Jayapura, tanah Papua. Kurang lebih...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Ketua ILAJ: Negara Hukum Harus Berani Mengoreksi Diri, Jangan Pertahankan Status Tersangka Tanpa Dasar Hukum yang Kuat

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Tantang Penegakan Hukum yang Objektif: Jika Bukti Tak Cukup, Mengapa SP3 Tidak Dipertimbangkan?

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Jangan Biarkan Due Process of Law Kalah oleh Trial by Opinion, Ini 8 Alasan Hukum Soal Perkara Febrie Adriansyah

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Hukum Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan Opini, Penyidik Harus Berani Evaluasi Perkara Febrie Adriansyah

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Sebut Ada 8 Alasan Mengapa Perkara Febrie Adriansyah Patut Dipertimbangkan untuk Dihentikan Penyidikannya

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Mengapa Narasi yang Menyerang Febrie Dibiarkan, Sementara Pembelaan Berdasarkan Hukum Dipersoalkan?

21/07/2026

Populer

Berita

Tak Mau Bahas LKPD, Aktivis ingatkan Anggota DPRD bisa dilaporkan

15/07/2026
Berita

SILPA Rp264,75 Miliar, PMKRI Soroti Perencanaan Anggaran dan Dorong Penguatan Sinergi Pemkab–DPRD

19/07/2026
Berita

Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Adi Putra dan Dody Arfan Rela Cuti Kerja

13/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Hukum Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan Opini, Penyidik Harus Berani Evaluasi Perkara Febrie Adriansyah

21/07/2026
Berita

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber