Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Juli 21, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDialektika

Mencari Ruang Penerimaan LGBT dalam Agama-Agama

byRedaksi
02/07/2020
inDialektika
ilustrasi/magdalene.co

ilustrasi/magdalene.co

100
SHARES
716
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Komunitas transpuan di Kota Surabaya, Jawa Timur, berusaha menjalankan perintah agama lewat pengajian keliling. Mereka bahkan bersilaturahmi dengan pengurus masjid.

Bagi Sofa Lahjuba, ekspresi gendernya bukan penghalang untuk tetap dekat dengan Sang Pencipta. Transpuan yang aktif di Persatuan Waria Kota Surabaya (Perwakos) ini bahkan mendorong komunitasnya untuk terus beribadah. Sofa dan sejumlah transgender mengembangkan majelis taklim Al-Ikhlas di Surabaya.

“Ada juga teman gay ikut gabung, gantian rumah ke rumah, kota ke kota. Ada kyai pendamping, lancar, tidak ada kritik,” kisahnya

Sofa, yang lahir dan besar di lingkungan pesantren, bahkan bersilaturahmi dengan pengurus masjid. Dia meminta izin supaya waria bisa mengikuti sholat malam saat bulan Ramadan.

“Mereka menyambutnya welcome, apalagi takmir-takmirnya salaman, memperkenalkan diri. Jadi tidak ada yang perlu kita takuti selama kita beretika baik, bersikap baik,” tambahnya.

Transpuan yang sudah menunaikan ibadah haji ini bahkan mendorong rekan-rekannya untuk pergi ke tanah suci. Dia siap membantu mencarikan jasa travel bahkan bantuan dana.

“Ayo saya punya kenalan travel yang ramah terhadap waria, kan banyak juga kan travel yang nawarin. Ayo di tempatku nggak apa apa, aku daftarin ke sana,” lanjut Sofa.

Dia berharap, ruang penerimaan agama semakin luas supaya komunitas transpuan bisa terus beribadah. Dia berharap para tokoh agama terus mengupayakan dialog.

Ruang Penerimaan Agama Islam

Keberagaman gender sebetulnya disebutkan dalam literatur klasik Islam, menurut Komisioner Komnas Perempuan, Imam Nakha’i. Imam mengatakan, sejumlah hadits menyebut keberadaan orang yang terlahir sebagai mutarojilat (perempuan berekspresi maskulin) dan mutakhosinat (laki-laki berkespresi feminin).

“Ada memang ekspresi itu yang terberikan, dari sononya, sejak kecil memang sudah memiliki ekspresi-ekspresi yang berbeda dengan jenis kelaminnya,” paparnya dalam sebuah diskusi baru-baru ini.

Imam menjelaskan, dalam kitab Faidul Qhodir Syarah Jami’ As Shogir, bahkan disebutkan bawaan lahir itu tidak bisa dicap sebagai dosa.

“Menurut kitab Faidhul Qadir, orang yang diciptakan seperti itu, artinya memiliki ekspresi gender berbeda dari jenis kelaminnya sejak awal, memang given, itu katanya tidak ada dosa dan tidak ada caci maki bagi mereka,” tambahnya.

Sementara peristiwa yang menimpa kaum Luth, yang banyak ditafsirkan untuk menolak LGBT, menurut Imam telah salah dipahami. Dia mengatakan, penduduk Sodom dihukum karena perilaku seksnya, bukan orientasi seks.

Tuhan Ciptakan Manusia dalam Keadaan Baik

Hal senada disampaikan pendeta Gereja Kristen Indonesia (GKI) Stephen Suleeman, yang mengatakan kisah Sodom dan Gomorah memang sering digunakan untuk menentang LGBT. Padahal, menurut Stephen, dalam Yehezkiel dan Yeremia disebutkan kejahatan Sodom adalah karena keserakahan mereka dan ketidakpedulian terhadap anak-anak yatim dan janda.

“Anehnya rujukan Yehezkiel dan Yeremia ini tidak pernah dipakai oleh para penafsir konservatif yang mengutuk kota Sodom sebagai pusat dosa seksual itu,” tandasnya.

Stephen menegaskan, Tuhan menciptakan manusia dalam keadaan baik. Hal ini berlaku juga bagi individu LGBT.

“Itu berarti LGBT pun sebagai ciptaan Tuhan harus diterima sebagai ciptaan yang baik. Kita tidak boleh memusuhi mereka, mengucilkan mereka, dan karena itu kita harus menerima mereka sebagai bagian dari kita,” tambahnya yang pernah aktif mengajar di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jakarta ini.

Ardanariswara dalam Hindu

Selain dalam tradisi Abrahamik, keberagaman gender juga nampak dalam agama Hindu. Pengajar Filsafat Universitas Indonesia, Saras Dewi, mengatakan ada pertemuan dua gender dalam Ardanariswara, sosok bersatunya Siwa yang maskulin dan Parwati yang feminin.

“Jadi penyatuan antara Siwa dan Parwati bahkan, bagi mereka yang menganutnya sebagai suatu aliran spiritual, dianggap sebagai bentuk kesempurnaan dari realitas atau wujud sejatinya Tuhan, ungkap Saras.

Bersatunya dua entitas itu, tambah Saras, nampak lewat penggambaran sosok Ardanariswara dalam berbagai ikonografi Hindu. Pada 2018, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) menerbitkan ‘fatwa’ yang diskriminatif terhadap LGBT. Meski begitu, ujar Saras, kisah-kisah dalam agama Hindu sangat menghargai keberagaman gender.

“Jadi cerita-cerita itu sudah membentuk pikiran, folklore itu sudah membentuk pikiran, bahwa gender itu nggak cuma laki-laki dan perempuan, tetapi banyak ekspresi atau bahkan orientasi yang berbeda-beda, yang beragam,” pungkasnya.


Sumber: VOA Indonesia

Tags:#kebebasanberagama#komunitas#toleransi#transpuan
Share40SendShare

Related Posts

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026

PIRAMIDA.ID – ALIANSI CS KERAS (Control Sosial – Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan...

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Pidato Lengkap Jefri Gultom di Dies Natalis GMKI ke-74: Bangkit Ditengah Pergumulan

26/02/2024

Bangkit Ditengah Pergumulan Pidato 74 tahun GMKI Jefri Edi Irawan Gultom Para peletak sejarah selalu berpegang pada prinsip ini, ‘’perjalanan...

Pewaris Opera Batak

11/07/2023

Oleh: Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Tahun 2016 saya menerima Anugerah Kebudayaan dari Kemdikbud (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia di kategori Pelestari. Sederhananya,...

Mengapa Membahas Masa Depan Guru “Dianggap” Tidak Menarik?

01/05/2023

Oleh: Agi Julianto Martuah Purba PIRAMIDA.ID- “Mengapa sejauh ini kampus kita tidak mengadakan seminar tentang tantangan dan strategi profesi guru di...

Membangun Demokrasi: Merawat Partisipasi Perempuan di Bidang Politik

14/04/2023

Oleh: Anggith Sabarofek* PIRAMIDA.ID- Demokrasi, perempuan dan politik merupakan tiga unsur yang saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Berbicara mengenai...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Ketua ILAJ: Mengapa Narasi yang Menyerang Febrie Dibiarkan, Sementara Pembelaan Berdasarkan Hukum Dipersoalkan?

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Tantang PWI Pusat: Jika Benar Berpihak pada Wartawan, Laporkan Perusahaan Media yang Tidak Memenuhi Hak-Hak Normatif Jurnalis

21/07/2026
Berita

SILPA Rp264,75 Miliar, PMKRI Soroti Perencanaan Anggaran dan Dorong Penguatan Sinergi Pemkab–DPRD

19/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026

Populer

Berita

Tak Mau Bahas LKPD, Aktivis ingatkan Anggota DPRD bisa dilaporkan

15/07/2026
Berita

Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Adi Putra dan Dody Arfan Rela Cuti Kerja

13/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

SILPA Rp264,75 Miliar, PMKRI Soroti Perencanaan Anggaran dan Dorong Penguatan Sinergi Pemkab–DPRD

19/07/2026
Berita

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17/07/2026
Berita

Kutip 275 Ribu Per siswa,Kepsek SMK 1 Jorlang Hataran Didesak Dicopot

16/12/2023
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber