Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Agustus 10, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDialektika

Menjadi Ibu Baru dan Krisis Identitas Profesional

byRedaksi
15/10/2020
inDialektika
98
SHARES
700
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Menjadi orang tua dapat mengubah seseorang. Peran dan identitas yang biasa diklaim – pengacara, wartawan, humas perusahaan – semuanya berada di urutan kedua setelah tanggung jawab baru menjadi seorang ibu.

Bagi sebagian orang, penataan ulang prioritas ini dapat menyebabkan krisis identitas. Hal ini terutama berlaku bagi wanita, karena alasan sosial dan neurologis cenderung merasakan perpecahan antara tuntutan rumah dan pekerjaan yang akut.

Janna Koretz, seorang psikolog klinis, berbicara tentang Rachel, seorang klien lamanya yang menjadi pedagang sukses dan tidak pernah gagal dalam apapun di hidupnya. Ia tidak pernah mengira bahwa menjadi ibu yang bekerja akan menjadi sesuatu yang tidak dapat ditangani. Mengerjakan tugas ganda di lingkungan stres yang tinggi ialah deskripsi pekerjaannya.

Namun, ketika Rachel kembali bekerja setelah cuti melahirkan, Rachel tidak bisa menyamai standar kantor dan merasa kehilangan peran di rumah.

Koretz mengatakan dalam Harvard Business Review bahwa penelitian terbaru tentang neurobiologi keibuan telah memberikan beberapa petunjuk mengapa ibu baru sering mengalami kesulitan untuk kembali bekerja.

Setelah melahirkan, beberapa perubahan neurologis dan struktural yang terjadi dapat menyulitkannya untuk mereplikasi fungsi sebelumnya dengan tepat.

Ibu baru mempunyai kemampuan luar biasa untuk menganalisis tangisan bayi dan menebak dengan tepat apa yang dibutuhkan bayi. Namun otak tidak tahu tentang lingkungan kerja modern.

Yang lebih mengerikan, adalah naluri yang dirasakan beberapa orang untuk seutuhnya menjadi ibu di atas pekerjaan lainya. Inilah yang menyebabkan bentrokan antara identitas menjadi ibu dan di dalam pekerjaan.

Memilih di antara dua identitas itu adalah hal yang sulit. Namun Koretz mengungkapkan ada dua hal yang bisa dipikirkan untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut. Pertama, pikirkan kembali kesuksesan.

“Anda dulu membidik efisiensi dan efektivitas maksimum. Sekarang, Anda harus melepaskan banyak hal dan menyesuaikan definisi kesuksesan Anda. Saya jamin Anda akan sukses jika Anda menghargai diri sendiri atas semua pekerjaan Anda di rumah. Untuk melakukannya, coba definisikan ulang “sukses” sebagai menyelesaikan pekerjaan baik di dalam maupun di luar kantor,” ucap Koretz.

Yang kedua, adalah pikirkan diri sendiri. Seiring berjalannya kehidupan, identitas akan banyak mengalami perubahan. Bahkan menjadi ibu baru, adalah identitas yang jauh diperluas maknanya.

“Menambahkan “orang tua” ke identitas Anda semestinya tidak mengharuskan Anda untuk meninggalkan bagian lama dari diri Anda,” tulis Koretz.

Memang tidak ada jawaban yang mudah menjadi ibu baru menurut Koretz. Namun hanya kerja keras untuk menjadi versi yang lebih baik dapat membantu memerangi krisis identitas yang sedang dialami.


Source: Harvard Business Review.

Tags:#identitas#Perempuan#profesi
Share39SendShare

Related Posts

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026

PIRAMIDA.ID – ALIANSI CS KERAS (Control Sosial – Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan...

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Pidato Lengkap Jefri Gultom di Dies Natalis GMKI ke-74: Bangkit Ditengah Pergumulan

26/02/2024

Bangkit Ditengah Pergumulan Pidato 74 tahun GMKI Jefri Edi Irawan Gultom Para peletak sejarah selalu berpegang pada prinsip ini, ‘’perjalanan...

Pewaris Opera Batak

11/07/2023

Oleh: Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Tahun 2016 saya menerima Anugerah Kebudayaan dari Kemdikbud (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia di kategori Pelestari. Sederhananya,...

Mengapa Membahas Masa Depan Guru “Dianggap” Tidak Menarik?

01/05/2023

Oleh: Agi Julianto Martuah Purba PIRAMIDA.ID- “Mengapa sejauh ini kampus kita tidak mengadakan seminar tentang tantangan dan strategi profesi guru di...

Membangun Demokrasi: Merawat Partisipasi Perempuan di Bidang Politik

14/04/2023

Oleh: Anggith Sabarofek* PIRAMIDA.ID- Demokrasi, perempuan dan politik merupakan tiga unsur yang saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Berbicara mengenai...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Vonis Ringan PN Batam Terhadap Bos Mega Mall, Kejari Batam Pikir-Pikir Namun Kejati Kepri Akan Banding. Ada apa?

08/08/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

Terdakwa Kim Dong Gyun Tidak Ditahan Dan Hanya Dituntut 1 Tahun 6 Bulan oleh JPU Kejari Batam, Dalam Kasus Ledakan Kapal di PT ASL

07/08/2026
Berita

Pasca RDPU Dengan DPRD Kota Batam, LBH No Viral No Justice Sebut Orang Kristen Mudah Pindah Agama

06/08/2026
Berita

Hakim PN Batam, Meneik Latuputty Anjurkan Pemohon Dan Termohon Gunakan Toga Advokat Dalam Sidang Praperadilan

03/08/2026
Berita

Kasat Resnarkoba Polres Pematangsiantar Disorot, Dugaan Bandar Narkoba Masih Bebas Beroperasi

02/08/2026

Populer

Berita

Pasca RDPU Dengan DPRD Kota Batam, LBH No Viral No Justice Sebut Orang Kristen Mudah Pindah Agama

06/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Vonis Ringan PN Batam Terhadap Bos Mega Mall, Kejari Batam Pikir-Pikir Namun Kejati Kepri Akan Banding. Ada apa?

08/08/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

Hakim PN Batam, Meneik Latuputty Anjurkan Pemohon Dan Termohon Gunakan Toga Advokat Dalam Sidang Praperadilan

03/08/2026
Berita

Terdakwa Kim Dong Gyun Tidak Ditahan Dan Hanya Dituntut 1 Tahun 6 Bulan oleh JPU Kejari Batam, Dalam Kasus Ledakan Kapal di PT ASL

07/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber