Connect with us

Masukkan kata pencarian...

Ekosospolbud

Penjual Ulos Terdampak Pandemi COVID-19, Omset Turun Hingga 90%

Akibat pandemi COVID-19 ini anjloklah penjualan ulos hingga 80 ke 90% karena sudah tidak ada lagi pesta.

PIRAMIDA.ID – Dalam upacara tradisi Batak, ulos merupakan salah satu media paling sakral. Ia digunakan dalam setiap perhelatan adat, baik dari kelahiran, pernikahan, sampai ke kematian. Selain itu, mengikuti perkembangan zaman, ulos juga dapat dijumpai dalam kreasi berbagai bentuk souvenir, seperti tas, alas meja, gorden, dan lainnya yang bisa kita temukan di toko-toko penjual ulos.

Hal tersebut disampaikan Frengki Simanjuntak, salah seorang pengusaha muda ulos dengan label toko UD. Ulos Boru Simatupang, saat kami temui di tempat usahanya, Pasar Horas Gedung 1, Lantai 2, Nomor 88, Kota Pematangsiantar. Usaha ini merupakan terusan dari usaha orangtuanya yang telah dirintis sejak tahun 1990-an.

Dia bercerita kepada kami (20/05/2020), UD. Ulos Simatupang ini menjual berbagai jenis Ulos seperti: Sadum, Ragi Hotang, Pucca, Bintang Maratur, Songket Batak, Ulos Simalungun, dan lain-lain.

Harga jual ulos yang dijual di sini pun bervarian, dari yang termurah seperti Rp. 25.000/ulos sampai pada ulos yang lumayan mahal hingga Rp. 7.000.000/ulos.
“Penghasilan kita biasanya cukup lumayan. Untuk per harinya bisa sampai Rp.500.000 s/d Rp.2.000.000 hasil kotor, dan dibantu dengan penjualan UD. Ulos Simatupang melalui online,” katanya.

Namun, untuk bulan-bulan tertentu, omsetnya bisa bekali lipat dari itu. Ia mengatakan, biasanya pelonjakan pembeli terjadi pada bulan Juni-Juli serta November-Januari. Momen pelonjakan ini ditengarai dari umumnya orang Batak memilih mengadakan pesta pada bulan-bulan tersebut.

Saat disinggung soal bagaimana dampak penjualan pada masa-masa COVID-19 ini, ia menyebut benar-benar terdampak.

“Akibat pandemi COVID-19 ini anjloklah penjualan ulos hingga 80 ke 90% karena sudah tidak ada lagi pesta,” Terang alumni ITM itu dengan nada lesu.

Sebagaimana diketahui, kebijakan PSBB dan larangan untuk berkumpul yang selalu didengungkan pemerintah pada masa pandemi COVID-19 berimbas juga pada pelarangan dan penundaan pesta-pesta orang suku Batak yang notabene menghadirkan orang banyak dan tentu selalu menggunakan ulos sebagai simbol budaya Batak.

“Jika COVID-19 semakin lama, kami akan semakin menderita, karena darimana penghasilan kami? Bukannya bisa ulos ini dimakan, harus dijual dulunya baru uangnya bisa kami beli makan. Ya, kita sama-sama berharaplah COVID-19 ini bisa segera selesai agar semua kembali seperti biasanya,” katanya berharap.

Selain itu, ia juga berharap pasca COVID berlalu, pemerintah menerapkan kebijakan untuk menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) pada ulos guna menghindari ulah oknum nakal yang mempermainkan harga ulos semena-mena.

Ia juga punya mimpi agar Kota Siantar ditetapkan menjadi pionir Kota Ulos.

“Iya, mimpi besar saya itu (Kota Siantar jadi Kota Ulos),” tutupnya.


Editor: Red/Hen

Click to comment

Tinggalkan Komentar

Baca juga...

Sorot Publik

PIRAMIDA.ID- Veronica Koman lahir di Medan, 14 Juni 1988; umur 31 tahun adalah seorang pengacara dan pegiat hak asasi manusia (HAM) asal Indonesia yang...

Pojokan

Tia Lestari Sidabutar* PIRAMIDA.ID- Dua bulan sudah aku berada di sini. Rasanya aku telah menyatu dengan segala hal di desa ini dan nama Tiga...

Dialektika

Zaprulkhan* PIRAMIDA.ID- Apakah makna cinta sejati? Menurut Thich Nhat Hanh, dalam karya cemerlangnya “True Love”, dalam perspektif Buddisme, harus ada empat unsur untuk memenuhi...

Sopolitika

 Kristian Silitonga* PIRAMIDA.ID- “Sejumlah kecil orang yang memiliki energi lebih besar dari masyarakatnya yang letih. Memiliki kejernihan di tengah lautan kekeruhan pikiran di sekitarnya,...

Dialektika

Yudhie Haryono* PIRAMIDA.ID- Dalam salah satu tulisan yang sangat menyentuh, (almarhum) Arief Budiman menulis, ”Seorang intelektual yang bebas adalah seorang pejuang yang sendirian. Mula-mula...

Dialektika

May Luther Dewanto Sinaga* PIRAMIDA.ID- Coronakrasi? Mungkin beberapa orang akan bertanya-tanya terkait kata itu. Apa maknanya? Kenapa muncul? Dan apa pentingnya membahas kata itu?...

Pojokan

PIRAMIDA.ID– Beberapa waktu lalu, jagat laman facebook, khususnya Sumatera Utara, digegerkan dengan viralnya video (dugaan) persekusi disertai pengrusakan yang dilakukan segerombolan orang dari FPI...

Dialektika

Fitzerald Kennedy Sitorus* PIRAMIDA.ID- Saya sedang menulis buku tentang metafisika pada Kant dan Hegel. Saya mengawali bagian tentang Kant dengan cerita tentang gaya hidupnya....