Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, September 30, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Reclaiming Identity, Organizing Digitalitation, and Movement Transformation (Catatan Pra-Pleno PP GMKI)

byRedaksi
16/01/2021
inBerita
102
SHARES
732
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Pada Jumat, 15 Januari 2020, Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) telah melangsungkan agenda pra-pleno bersama William Sabandar. Pembekalan via zoom-meeting ini membahas berbagai hal mengenai pola pergerakan GMKI di era kekinian.

Pertama, Reclaiming Identity. Secara historis, para pendiri gerakan (founding father) telah meletakan berbagai nilai dasar GMKI. Nilai-nilai itu dapat ditelusuri dalam pembukaan Anggaran Dasar (AD) GMKI, Mars GMKI, motto GMKI, dan lain sebagainya. Termasuk terminologi kata gerakan (movement) pada GMKI, yang memberi landasan filosofis sekaligus identitasnya sebagai organisasi gerakan.

“Reclaiming your identity as a movement. Hanya dengan begitu, GMKI tetap berada pada garis gerakannya,” tegas Wiliam.

Narasumber pra-pleno PP GMKI, Wiliam Sabandar/screenshot

Direktur Utama PT MRT Jakarta ini berujar bahwa untuk merebut kembali identitasnya, GMKI perlu mereorientasi pendidikan kadernya. Memikirkan langkah-langkah strategis melalui desain kompetensi suplemen kader sesuai dengan karakteristik cabang dan kebutuhan zaman.

“Beberapa kompetensi kader yang mestinya dihasilkan oleh GMKI adalah kader yang memiliki daya adaptif, inovatif, dan transformatif,” ungkap Wiliam

Kader yang memiliki daya adaptif artinya memiliki sensitivitas dan survival terhadap konteks keberadaanya. Kader yang memiliki daya inovatif artinya Kemampuan memproduksi dan memperbaharui diri, ide dan gagasan dalam menghasilkan karya dan perubahan. Kader yang memiliki daya transformatif artinya Kemampuan mendorong terjadinya pembaharuan bagi lingkungannya.

Kedua, organizing digitalization. Sudah menjadi tuntutan bagi GMKI untuk mendigitalisasi sistem organisasinya. GMKI perlu bergerak dan menyusun programnya berdasarkan data, baik data internal ataupun eksternal organisasi. Penting juga untuk membangun pola kerja, GMKI harus berbasis sistem dalam rangka mengakselerasi kultur digital organisasi bagi terciptanya agenda-agenda perubahan.

Pandemi Covid-19 sebagai krisis global perlu dipandang sebagai peluang (opportunity) bagi GMKI. Dengan potensi dan sumber daya yang ada, GMKI harusnya mampu memposisikan dirinya sebagai platform yang menghimpun berbagai kekuatan untuk menyelenggarakan berbagai perubahan.

“Konektivitas antara Pengurus Pusat, Badan Pengurus Cabang serta Pengurus Komisariat perlu di konsolidasi kan sehingga platform tersebut dapat berjalan dengan baik,” kata William.

Ketiga, movement transformation. Artinya Gmki harus menciptakan para transformer yang dalam keberadaannya mampu menggerakkan dan memperbaharui kehidupan gereja, masyarakat, bangsa, dan negara. Dalam konteks demikian, maka penting bagi GMKI untuk mengkapitalisasi semua ide, gagasan, data, informasi, dan jejaringnya. Lalu, mengintegrasikan seluruh gerak organisasi dalam kaitannya dengan proses-proses perubahan.

Ahli bidang transportasi dan rekonstruksi pasca bencana memberi quote penutupnya bahwa, “GMKI adalah rumah bagi setiap perubahan, yang bisa didorong lewat proses-proses networking organisasi”.

Ketua Umum PP GMKI, Jefri Gultom mengatakan bahwa GMKI memiliki keberlimpahan potensi dan sumber daya organisasi.

“Persebaran senior dan kader di ratusan cabang seluruh Indonesia menyimpan potensi dan networking yang perlu dioptimalisasi,” kata Jefri

Ia menambahkan bahwa kekayaan organisasi ini perlu diintegrasikan melalui kerja-kerja digital. Beriringan dengan itu, pilihan untuk berkolaborasi penting untuk dibangun agar arah gerak organisasi lebih efektif lagi.

“Sentuhan teknologi digital di era networking society menjadi kebutuhan mendesak bagi organisasi sebesar GMKI untuk mengakselerasi proses-proses pergerakannya,” tutupnya.(*)

Tags:#kerjadigital#pembekalan#PPGMKI
Share41SendShare

Related Posts

PMKRI Pematangsiantar Kota Pendidikan Tak Boleh Membiarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26/09/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar, 26 September 2026 — DPC PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Periode 2026–2027 menyoroti persoalan perundungan (bullying)...

Dugaan Perundungan di SMP Negeri 12 Siantar, Ketua ILAJ: Masalah Anak Tidak Boleh Dianggap Sepele

26/09/2026

PIRAMIDA.ID — Dugaan perundungan yang melibatkan siswa SMP Negeri 12 Pematangsiantar mendapat perhatian dari Ketua Institute Law And Justice (ILAJ),...

Ketua ILAJ Fawer Sihite Optimis Suahasil Nazara Mampu Perkuat Tata Kelolah Keuangan Negara

25/09/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, menyampaikan optimisme terhadap Suahasil Nazara yang...

Bahas AI dan Manusia, Think Talk: Jangan Sampai Teknologi Mengambil Alih Cara Berpikir

23/09/2026

PIRAMIDA.ID- JAKARTA — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi kehidupan manusia, mulai dari pekerjaan, pendidikan hingga cara memperoleh informasi. Namun,...

PIKI Peduli Hadir untuk Masyarakat Kalteng

22/09/2026

PIRAMIDA.ID | Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa 22 September 2026 Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) melalui...

KEJAKSAAN NEGERI BATAM DORONG PENYELESAIAN TUNGGAKAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)  SEWA PERAIRAN TERMINAL KHUSUS TAHUN 2021–2025 SEBESAR RP. 18 MILIAR

22/09/2026

PIRAMIDA.ID- Batam, 21 September 2026. Sejak berlakunya PP Nomor 41 Tahun 2021, terjadi perubahan kewenangan atas pemanfaatan perairan Terminal Khusus...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PMKRI Pematangsiantar Kota Pendidikan Tak Boleh Membiarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26/09/2026
Berita

Dugaan Perundungan di SMP Negeri 12 Siantar, Ketua ILAJ: Masalah Anak Tidak Boleh Dianggap Sepele

26/09/2026
Berita

Ketua ILAJ Fawer Sihite Optimis Suahasil Nazara Mampu Perkuat Tata Kelolah Keuangan Negara

25/09/2026
Berita

Bahas AI dan Manusia, Think Talk: Jangan Sampai Teknologi Mengambil Alih Cara Berpikir

23/09/2026
Berita

PIKI Peduli Hadir untuk Masyarakat Kalteng

22/09/2026
Berita

KEJAKSAAN NEGERI BATAM DORONG PENYELESAIAN TUNGGAKAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)  SEWA PERAIRAN TERMINAL KHUSUS TAHUN 2021–2025 SEBESAR RP. 18 MILIAR

22/09/2026

Populer

Berita

PMKRI Pematangsiantar Kota Pendidikan Tak Boleh Membiarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26/09/2026
Pojokan

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022
Dialektika

Kesehatan Mental & Jiwa dalam Perspektif Sosiologi & Hukum

05/07/2022
Berita

Bahas AI dan Manusia, Think Talk: Jangan Sampai Teknologi Mengambil Alih Cara Berpikir

23/09/2026
Dialektika

Seabad Soeharto: Selain Kontroversinya, Ada Siasat Politik Cerdik

19/06/2021
Edukasi

Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh dalam Perumusan UU Cipta Kerja dilihat dari Pandangan Sosiologi Konflik

25/10/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber