Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Juli 19, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Sambut Paskah, Parkindo Sampaikan Pesan Paskah 2023

byRedaksi
08/04/2023
inBerita
104
SHARES
742
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Paskah merupakan jantung tradisi, pemikiran, dan basis praksis pembebasan dari kekristenan. Melampaui validasi teoretis-logis, kubur kosong membuktikan secara konkret status Yesus sebagai Mesias (Luk. 24:22–26). Kemenangan Yesus Kristus atas kematian juga menjadi garansi atas kebenaran ajaran kekristenan (1Kor. 15:17). Selain itu, kebangkitan Kristus sekaligus menjadi simbol restorasi atau penyucian kembali kemanusiaan (Rm. 4: 24–25; Flp. 3: 20–21), dan seluruh kosmos ciptaan Tuhan (Yoh. 3:16; 2Kor. 5: 15–17).

Peristiwa sengsara Via Dolorosa yang berujung tragis di Kalvari harus dilihat dari konteks penyucian Bait Allah dari sarang penyamun oleh Yesus (Yoh. 2:19; Mrk. 11: 17). Yesus geram melihat para pedagang mengalihfungsikan rumah-Nya sebagai pasar (Yoh. 2: 16). Setelah membuat cambuk dari tali, Dia mengusir para pedagang dan membalikkan meja-meja mereka.

Kemudian para pedagang memprotes tindakan Yesus. Mereka mempertanyakan otoritas-Nya untuk berbuat demikian. Lugas Yesus menjawab, “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.” Para pendengar-Nya gagal mengerti bahwa Bait Allah yang dimaksudkan-Nya adalah tubuh-Nya sendiri (Yoh. 2:18–21). Sejak peristiwa penyucian Bait Allah, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat berniat untuk membinasakan Yesus (Mrk. 11: 18).

Niat para pemuka agama untuk membunuh Yesus menemukan solusinya. Pengkhianatan Yudas mempermudah mereka untuk menyeret Yesus ke pengadilan (Yoh. 13:2; Mat. 26:14–15). Pernyataan otoritatif Yesus, “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali,” berubah menjadi ejekan sepanjang proses pengadilan hingga penyaliban-Nya (Mat. 26:61; 27:40; Mrk. 14:58; Mrk. 15:29). Pilatus melihat Yesus sebagai orang benar dan bersih karena dia tidak menemukan satu pun kesalahan-Nya (Mat. 27:23).

Namun, hasutan para pemuka agama (27:20) dan amukan massa memaksa Pilatus untuk mengizinkan penyaliban Yesus (27:24). Tepat pada jam tiga, ambisi para pemuka agama terealisasi sempurna: Yesus mati di salib.

Akan tetapi, kemenangan para elite agama hanya sementara. Para murid perempuan menemukan kuburan Yesus telah kosong pada hari ketiga (Mat. 28:1–6). Bukan sekadar mengalahkan konspirasi dan sabotase politik, Yesus bahkan menang melawan maut. Dia menang melawan kemustahilan. Jika kematian saja telah ditaklukkan oleh Yesus, lantas apa lagi yang bisa menghalangi-Nya? Kebangkitan-Nya menjadi bukti kemenangan-Nya.

Jika melihat kembali narasi kematian dan kebangkitan Yesus, semua bermula dari niat-Nya untuk merestorasi Bait Allah. Restorasi adalah usaha untuk memulihkan sesuatu menuju keadaan orisinalnya. Restorasi berorientasi pada usaha perbaikan dan transformasi. Niatnya untuk membongkar segala kebusukan dan menggantinya dengan kebaruan.

Namun, usaha restorasi Yesus ternyata mengundang kemarahan, kebencian, bahkan konspirasi untuk membunuh-Nya. Niat baik, memang tidak selalu disambut baik. Konsistensi perjuangan-Nya untuk merestorasi keadaan kemudian harus dibayar dengan harga mahal, yakni digantung di tiang salib dan dipermalukan layaknya seorang kriminal.

Usaha untuk merestorasi keadaan menjadi urgen kalau mengacu pada kondisi Indonesia akhir-akhir ini. Kerusakan lingkungan, ancaman krisis pangan, lambatnya pertumbuhan ekonomi, kian curamnya jurang kesenjangan sosial, iklim demokrasi yang tak kunjung membaik, dan kondisi politik yang kian mirip komedi seharusnya cukup untuk memanggil kita bergerak untuk memulihkan keadaan ini.

Semangat Paskah dan kondisi krisis yang sedang terjadi menjadikan restorasi sebagai sebuah tugas mendesak. Alih-alih selalu bersuara normatif, Paskah seharusnya mencelikkan kekristenan untuk mengusahakan restorasi secara taktis, strategis, dan praksis.

Ucapan, “Selamat Paskah” akan terasa hambar jikalau kita menampik semangat restorasi sebagai motivasi awal kematian dan kebangkitan Yesus. Sebagian dari kita mungkin merasa pesimis untuk membawa perubahan mendasar bagi bangsa ini. Mungkin, terdorong oleh peliknya persoalan, sebagian dari kita merasa perubahan adalah mustahil.

Namun, bukankah kemenangan Yesus terhadap kematian sudah cukup sebagai bukti bahwa kemustahilan hanyalah ilusi? Jika maut saja sudah dikalahkan, bukankah itu pertanda bahwa harapan bagi perubahan selalu akan terus berdegup dan hidup? Kematian dan kebangkitan Yesus, seperti yang dikatakan Paulus, seharusnya cukup untuk menjadi jaminan bahwa keberpihakan pada status quo bukanlah opsi (1Kor. 5:7). Orientasi kekristenan hanyalah bergerak untuk menciptakan kebaruan. Dengan kata lain, mengucapkan, “Selamat Paskah,” berarti menanamkan ide restorasi dalam sanubari kita.

Kami Partisipasi Kristen Indonesia (PARKINDO) berharap Hari Raya Paskah menjadi pelecut semangat untuk membawa angin perubahan. Tujuan PARKINDO untuk mengupayakan dan membangun masa depan bersama menuju masyarakat makmur dan sejahtera hanya dapat tercapai jika usaha transformasi terus-menerus dilakukan.

Sama seperti Yesus mengusahakan restorasi, tantangan akan selalu ada, bahkan datang silih berganti. Namun, Paskah harus menjadi momentum untuk mengajarkan bahwa usaha untuk merestorasi keadaan hanya dapat dicapai jika diiringi keberanian dan konsistensi.
Selamat Paskah!(*)

Tags:#parkindo#paskah#pesanpaskah
Share42SendShare

Related Posts

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18/07/2026

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja...

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026

PIRAMIDA.ID – Ketua Umum Relawan Jaringan Muda Pendukung Prabowo (Relawan JAGO), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, yang juga...

Bupati Simalungun Terima Audensi Pimpinan BWI

17/07/2026

PIRAMIDA.ID-Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menerima audiensi pimpinan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Simalungun, bertempat di rumah dinas...

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17/07/2026

PIRAMIDA.ID – Institute Law and Justice (ILAJ) secara resmi menyampaikan surat kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berisi permohonan agar...

Kejaksaan Agung Jangan Takut terhadap Tekanan Buzzer yang Memiliki Kepentingan, Menempatkan Febrie Adriansyah sebagai Saksi Merupakan Langkah yang Tepat

15/07/2026

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Sihite, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang...

Tak Mau Bahas LKPD, Aktivis ingatkan Anggota DPRD bisa dilaporkan

15/07/2026

PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar 15 Juli 2025 Beredarnya isu sejumlah Anggota DPRD Kota Pematangsiantar yang enggan dan terkesan memperlambat pembahasan LKPD Pemko...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

Bupati Simalungun Terima Audensi Pimpinan BWI

17/07/2026
Berita

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17/07/2026
Berita

Kejaksaan Agung Jangan Takut terhadap Tekanan Buzzer yang Memiliki Kepentingan, Menempatkan Febrie Adriansyah sebagai Saksi Merupakan Langkah yang Tepat

15/07/2026
Berita

Tak Mau Bahas LKPD, Aktivis ingatkan Anggota DPRD bisa dilaporkan

15/07/2026

Populer

Berita

Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Adi Putra dan Dody Arfan Rela Cuti Kerja

13/07/2026
Berita

Tak Mau Bahas LKPD, Aktivis ingatkan Anggota DPRD bisa dilaporkan

15/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Sebut Kita Harus Jujur Febrie dan ST Burhanuddin Paling Berani Lawan Koruptor dan Mafia, Dalam 4 Tahun Kejaksaan Agung Ungkap Kasus Korupsi Ribuan Triliun

12/07/2026
Berita

Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

13/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Berpotensi Gugur, Proses Hukumnya Perlu Diuji Secara Objektif

12/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber