Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Situasi dan Kondisi Dunia Pergerakan Mahasiswa Saat Ini

byRedaksi
17/04/2021
inEdukasi
101
SHARES
722
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Juan Ambarita*

PIRAMIDA.ID- Berbicara tentang situasi dan kondisi dunia pergerakan mahasiswa saat ini, tidak bisa kita lepaskan dari berbagai rentetan peristiwa sejarah yang telah mewarnai pergerakan kaum intelektual dalam mengawal jalannya demokrasi di negeri ini. Berbagai sepak terjang gerakan mahasiswa menjadi kisah klasik yang terukir dalam lembar sejarah pergerakan kemahasiswaan di negeri ini.

Berbagai kisah heroik yang dipelopori oleh mahasiswa dan golongan muda sebagaimana peristiwa Rengasdengklok yang merupakan salah satu peristiwa penentu dalam mencapai kemerdekaan Indonesia, kemudian peristiwa pelengseran Presiden Soeharto yang dipandang sebagai sosok pemimpin negeri yang otoriter juga dipelopori oleh mahasiswa, serta berbagai catatan kisah-kisah heroik lainnya yang telah tercatat dalam sejarah pergerakan mahasiswa.

Dari rangkainan peristiwa sejarah tersebut dapat kita simpulkan bahwa mahasiswa sebagai kaum intelektual di zaman dulu paham betul akan peranannya sebagai agent of change maupun sebagai social control, mahasiswa zaman dulu memiliki keresahan akan situasi dan kondisi demokrasi yang sedang terjadi, dari keresahan tersebut mendorong untuk dilakukannya aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Seiring dengan berlangsungnya proses globalisasi saat ini dunia pergerakan mahasiswa dihadapkan dengan berbagai persoalan komples dimulai dari sikap apatis oleh mahasiswa itu sendiri terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara oleh mahasiswa sendiri.

Sampai kepada persoalan internal di tubuh gerakan mahasiswa yang berakibat pada perpecahan, kemudian ditambah lagi oleh efek dari pandemi Covid-19 yang membatasi ruang gerak. Persoalan ini merupakan suatu tuntutan bagi para mahasiswa sebagai kaum intelektual untuk menemukan solusi atau cara beradaptasi yang tepat tanpa melupakan semangat pergerakan mahasiswa sebagai agent of change maupun social control.

Menjadi ironi ketika realita hari ini menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa atau pemuda indonesia yang tidak peduli atau apatis lebih banyak daripada yang berani mengambil bagian atau berpartisipasi untuk membangun Indonesia melalui terobosan atau inovasi serta kritik yang dilontarkan terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

Jumlah penduduk terus meningkat tiap tahunnya, kompetisi dalam berbagai segi kehidupan semakin besar tetapi generasi muda terkhususnya mahasiswa saat ini masih belum mau membuka pemikirannya untuk berfikir bagaimana kita sebagai bangsa yang besar tidak selalu didominasi atau hanya sebagai konsumen dari para korporat-korporat luar.

Secara mudah sikap apatis ini bisa kita lihat dari semakin berkurangnya minat mahasiswa untuk ikut bergabung ke dalam organisasi pergerakan. Padalah organisasi pergerakan merupakan suatu wadah belajar untuk menguji pemikiran kritis kita sebagai mahasiswa yang memiliki peran sebagai agent of change kemudian diikuti oleh tindakan nyata atau aksi dalam bentuk penyampaian aspirasi rakyat kepada pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana fungsi mahasiswa sebagai social control.

Jika kita mengacu kepada pemikiran Antonio Gramsci, salah seorang filsuf berkebangsaan Italia. Ia menyebutkan intelektual organik sebagai agen perubahan. Adapun yang dimaksudkan oleh Gramsci tentang intelektual organik, yaitu intelektual organik adalah mereka yang secara kapital lebih dari masyarakat kebanyakan.

Contohnya adalah mahasiswa. Mahasiswa bisa digolongkan dalam bagian dari kelas menegah atas karena mereka memiliki kapital ekonomi yang memungkinkan mereka mendapatkan pendidikan tinggi yang pada akhirnya akan mengantarkan mereka menikmati kapital budaya dengan status dan gelar yang mereka miliki.

Menurut Gramsci intelektual organik tidak sekedar menjelaskan kehidupan sosial di ranah teori dan penjelasan akademis, lebih dari itu seorang intelektual mempunyai tanggungjawab untuk bisa berkontribusi dalam masyarakat.

Konsep Gramsci tersebut rasanya masih relevan dengan posisi mahasiswa sebagai bagian dari kelas menengah. Posisi ini sangat strategis, pasalnya sebagai kelas menengah mahasiswa mempunyai modal sosial yang besar.

Mereka mampu menjangkau arus masyarakat bawah, melihat bagaimana persoalan di lapangan. Serta juga bisa melakukan akses negosisiasi dengan kelas atas (pemerintah) sesuai dengan permasalahan yang sedang timbul di masyarakat. Penulis merasa bahwa seperti inilah idealnya organisasi pergerakan mahasiswa saat ini.

Dalam ranah dinamika politik, gerakan mahasiswa menjadi penyeimbang kebijakan pemerintah sekaligus sebagai motor penggerak perubahan dengan tetap berpegang teguh terhadap idealismenya.(*)


Penulis merupakan mahasiswa Fakuktas Hukum Universitas Jambi

Tags:#Intelektual#mahasiswa#pendidikan
Share40SendShare

Related Posts

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie...

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

ILAJ Nilai Pernyataan Bupati Karo Tentang Ratusan Siswa Keracunan Langgar Etika Pemerintahan, Mendagri Diminta Proses Pemberhentian Antonius Ginting

14/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026
Berita

Buntut Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL, Ketua ILAJ Minta Kejagung Periksa Sukanto Tanoto

13/08/2026
Berita

Ketua ILAJ Fawer Sihite Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL

13/08/2026
Berita

RDPU di Komisi IV Telah Menyatakan Playgroup Djuwita Legal Dan Layak Beroperasi, Serta Minta Publik Suportif

12/08/2026

Populer

Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

RDPU di Komisi IV Telah Menyatakan Playgroup Djuwita Legal Dan Layak Beroperasi, Serta Minta Publik Suportif

12/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

Dugaan Malpraktik Yang Tewaskan Dewi Sitinjak di RS Awal Bros Batam

10/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber