Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Juni 7, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeSorot Publik

Vaksin Nusantara dan Ragam Persoalannya

byRedaksi
15/04/2021
inSorot Publik
98
SHARES
701
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Juan Ambarita*

PIRAMIDA.ID- Setelah dilakukannya reshuffle terhadap Menteri Kesehatan oleh Presiden Joko Widodo pada (22/12/2020) lalu, Terawan Agus Putranto tetap berkarya lewat partisipasinya dalam penanganan pandemi Covid-19 di negara ini, ia tidak berdiam diri melihat pandemi Covid-19.

Mantan Menteri Kesehatan tersebut mengembangkan suatu vaksin untuk melawan virus corona yang diberi nama Vaksin Nusantara.

Mengutip pemberitaan dari media kumparan.com, proses pengembangan Vaksin Nusantara bermula sekitar akhir tahun 2020. Tepatnya pada 22 Oktober 2020, Badan Litbang Kesehatan dengan PT Rama Emerald Multi Sukses menandatangani kerja sama uji klinik vaksin sel dendritik Sars-CoV-2 bertempat di ruang Dr. J. Leimena, Kementerian Kesehatan.

Kala itu kerja sama ini dilakukan karena penularan virus corona yang terus bertambah pesat menuntut akan kesediaan vaksin secara cepat yang diharapkan bisa menjadi salah satu upaya untuk menekan laju pertambahan kasus positip virus Covid-19.

Kini Vaksin Nusantara yang digagas oleh Eks Menteri Kesehatan Terawan tengah dilakukan uji klinis fase kedua.

Untuk metode pelaksanaan vaksinasi pada Vaksin Nusantara, yakni dengan mengambil darah dari tubuh seorang subjek atau pasien. Kemudian, darah dibawa ke laboratorium untuk dipisahkan antara sel darah putih dan sel dendritik (sel pertahanan, bagian dari sel darah putih). Sel dendritik ini akan dipertemukan dengan rekombinan antigen di laboratorium sehingga memiliki kemampuan untuk mengenali virus penyebab Covid-19 Sars-CoV-2.

Setelah sel berhasil dikenalkan dengan virus corona, maka sel dendritik akan kembali diambil untuk disuntikkan ke dalam tubuh subyek atau pasien (yang sama) dalam bentuk vaksin. Menurut Terawan Agus Putranto, di dalam tubuh sel dendritik tersebut akan memicu sel-sel imun lain untuk membentuk sistem pertahanan memori terhadap Sars Cov-2(Covid-19).

Ia memastikan bahwa Vaksin Nusantara yang kini tengah dikembangkan sebagai vaksin Covid-19 oleh pihaknya aman digunakan. Hal ini disampaikan Terawan di hadapan Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman pada rapat kerja bersama DPR.

Sementara pernyataan kontradiktif datang dari Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito, yang menyatakan bahwa pengembangan Vaksin Nusantara tidak sesuai dengan kaidah medis, kemudian BPOM menemukan bahwa dari data baseline imunogenitas yang diserahkan, semua subjek yang diuji klinis ternyata sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19.

Padahal seharusnya subjek yang diuji belum terpapar. Atas dasar ini maka Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memilih untuk tidak memberi izin untuk dilakukannya uji klinis fase kedua terhadap Vaksin Nusantara yang digagas oleh Terawan. Namun meski tanpa persetujuan dari BPOM uji klinis fase kedua vaksin Nusantara ini tetap dilangsungkan.

Merangkum dari pemberitaan di berbagai media per tanggal 14/04/2021, sudah ada sejumlah tokoh publik yang mengikuti proses Vaksin Nusantara, di antaranya, yaitu;

1. Aburizal Bakrie
2. Gatot Nurmantyo
3. Sufmi Dasco Ahmad
4. Emanuel Melkiades Lakalena
5. Saleh Daulay
6. Adian Napitupulu
7. Nihayatul Wafiroh
8. Arzetty Bilbina.

Mereka percaya dan yakin terhadap Vaksin Nusantara yang diinisiasi oleh Terawan ini. Wakil Ketua Komisi IX DPR, Emanuel Melkiades Laka Lena mengklaim, seluruh fraksi mendukung tahapan uji klinis fase kedua Vaksin Nusantara.

Sementara pernyataan berbeda justru dilontarkan oleh Wakil ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Charles Honoris. Ia menyatakan bahwa komisinya tidak pernah menyepakati penyuntikan Vaksin Nusantara secara kolektif.

Di sini penulis atau mungkin publik dibuat bingung tentang kejelasan dari Komisi IX DPR RI, di mana salah satu lingkup tugasnya membidangi kesehatan saling melempar pernyataan yang berbeda terhadap Vaksin Nusantara ini. Kemudian terhadap sikap dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang memilih untuk tidak memberi izin terhadap uji klinis fase kedua.

Lalu, siapa yang akan bertanggung jawab jika terjadi gejala atau peristiwa tidak diinginkan setelah dilaksanakannya vaksinasi? Apakah hanya akan berdalih jika mereka adalah relawan?

Penulis di sini mengajak pembaca untuk kilas balik pada peristiwa pertama Virus Covid-19 masuk ke Indonesia. Meningkatnya angka positif Covid-19 dimulai dari tanggal (02/03/2020) sampai hari ini (15/04/2021) mengutip pemberitaan dari mediaindonesia.com, terdapat 1,583,182 kasus positif, 1,431,892 pasien sembuh, dan 42,906 korban meninggal.

Pelbagai persoalan timbul semenjak awal pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia dan terus berlangsung hingga saat ini. Dimulai dari dampaknya di bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, politik, sosial dan budaya.

Semua saling bercampur-aduk dan menjadikan semakin kompleks persoalan yang ditimbulkan. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), selama pandemi virus Covid-19 jumlah warga miskin di Indonesia meningkat lebih dari 2,7 juta jiwa. Kemudian di bidang pendidikan, berbagai sekolah-sekolah dan perguruan tinggi terpaksa melaksanakan pembelajaran daring demi mengantisipasi meningkatnya angka positif Covid-19.

Demi mengatasi pandemi Covid-19, pemerintah melalui kebijakannya melaksanakan vaksinasi dengan menggunakan perbagai macam vaksin yang diimpor dari luar negeri demi mencapai herd imunity atau kekebalan kelompok. Untuk mencapai kekebalan ini, pemerintah menargetkan program vaksinasi kepada 181,5 juta masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, data terakhir update jumlah warga negara Indonesia sudah divaksinasi Covid-19 per 13 April 2021 total 10.373.963 orang telah menjalani vaksinasi Covid-19 yang terdiri dari petugas kesehatan, petugas layanan publik serta para penduduk lanjut usia.

Masih banyak sekali masyarakat indonesia yang perlu divaksinasi demi tercapainya herd imunity atau kekebalan kelompok.

Di bulan suci Ramadhan yang penuh berkat ini, penulis berharap semoga para petinggi negara ini berkomitmen penuh dalam penanggulangan wabah pandemi Covid-19 ini dengan mendukung penuh dan memfasilitasi bagi warga negara seperti bapak mantan Menteri Kesehatan, Terawan dalam berpartisipasi untuk menangani kasus Covid-19 ini.

Serta melakukan evaluasi terhadap penanganan covid oleh pemerintah sejauh ini, di mana selalu terjadi lonjakan tiap harinya. Dan juga kepada warga masyarakat dan kawan-kawan semua mari taati protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari.(*)


Penulis merupakan mahasiswa Fakuktas Hukum Universitas Jambi.

Tags:#covid#herdimmunity#polemik#terawan#vaksinnusantara
Share39SendShare

Related Posts

PMKRI Pematangsiantar Sukses Gelar MPAB 2026: Momentum Penguatan Kaderisasi Baru

25/05/2026

PIRAMIDA.ID-​SIMALUNGUN – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru...

Ketua ILAJ Soroti Jalan Rusak di Pagagan Hilir, Bupati Dairi: “Kenapa Disebut Tutup Mata?”

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Kecamatan Pagagan Hilir kembali menjadi sorotan akibat kondisi jalan rusak yang dinilai membahayakan masyarakat. Kerusakan terjadi di sejumlah ruas...

Komjen Pol Ridwan Zulkarnaen Panca Putra Jadi Kalemdiklat Polri, Ketua ILAJ: Dimana Saja Beliau Pasti Cemerlang

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Ketua Institute Law And Justice (ILAJ) Fawer Full Fander Sihite memberikan apresiasi atas pelantikan Komjen Pol Drs Ridwan...

Refleksi 800 Tahun Santo Fransiskus: PMKRI Pematangsiantar Ajak Generasi Muda Hidupi Kesederhanaan dan Cinta Lingkungan

10/05/2026

PIRAMIDA.ID-PEMATANGSIANTAR — Dalam semangat memperingati 800 tahun perjalanan spiritual Santo Fransiskus dari Assisi, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang...

ILAJ Desak Dirut PTPN IV PalmCo Copot Regional Head Budi Susanto, Dinilai Lindungi Oknum VAN

04/05/2026

PIRAMIDA.ID — Institute Law and Justice (ILAJ) mendesak Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, untuk mencopot Budi Susanto...

Isu Mobil & Rumah, Fawer Sihite Tegaskan Ilal Mahdi Nasution Sosok Taat Aturan, Minta Publik Hentikan Opini Negatif Karena Cemburu

29/04/2026

PIRAMIDA.ID — Fawer Sihite angkat bicara menanggapi berbagai isu miring yang diarahkan kepada Ilal Mahdi Nasution. Sebagai sahabat lama, Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PA Simalungun dan Posbakum Perkuat Komitmen Berikan Akses Keadilan Masyarakat.

06/06/2026
Berita

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026
Berita

Jakarta Bisa Kalahkan Sampah! Komrad Pancasila Puji Gebrakan Polda Metro, Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta Lewat Gerakan Pilah Sampah

03/06/2026
Berita

Pancasila Bukan Hanya Seremonial: Saatnya Menjadi Etika Kekuasaan dan Jalan Keadilan Rakyat

01/06/2026
Berita

KNPI Simalungun Apresiasi Pemkab Simalungun Pertahankan Opini WTP dari BPK RI

31/05/2026
Berita

Pemkab Simalungun Raih Opini WTP dari BPK Tahun Anggaran 2025, ILAJ: Bupati, Sekretaris Daerah dan Inspektorat Layak di Apresiasi

31/05/2026

Populer

Berita

PA Simalungun dan Posbakum Perkuat Komitmen Berikan Akses Keadilan Masyarakat.

06/06/2026
Pojokan

Asal Usul Kata Rokok di Indonesia

05/08/2022
Berita

Penyidik Polsek Bandar Huluan Dinilai Lambat” PH Tegaskan: BAP Tersangka Adalah Hak, Bukan Pemberian

29/05/2026
Berita

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026
Berita

Ketua ILAJ Fawer Sihite Minta Kapolres Simalungun & Kasat Reskrim Serius Tangani Dugaan Pungli PDAM Totap Majawa

26/05/2026
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber