Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeSorot Publik

Bagaimana Pemerintah bisa Mengurangi Dampak Ekonomi dari Larangan Mudik

byRedaksi
18/04/2021
inSorot Publik
98
SHARES
703
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Pemerintah telah memutuskan untuk melarang kegiatan mudik atau pulang kampung pada Lebaran tahun ini, dari 6 sampai 17 Mei 2021. Kebijakan untuk mencegah penularan virus COVID-19 ini yang akan menimbulkan dampak ekonomi.

Saat mudik biasanya terjadi perputaran uang dalam jumlah besar di masyarakat terutama di daerah. Untuk itu pemerintah harus mengupayakan langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatif dan mendorong ekonomi terus berjalan walau tanpa adanya mudik.

Dampak larangan mudik terhadap ekonomi

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan dalam situasi normal pertumbuhan uang beredar saat mudik Lebaran bisa meningkat lebih dari 10% dari biasanya.

Pada 2019 sebelum terjadinya pandemi, Kementerian Perhubungan memperkirakan perputaran uang ketika mudik mencapai Rp 10 triliun.

“Triwulan yang bertepatan dengan mudik Lebaran biasanya berkontribusi setidaknya 25% lebih terhadap total PDB atau ekonomi nasional selama satu tahun penuh,” ujar Bhima.

Bhima menambahkan bahwa penjualan sektor retail juga meningkat rata-rata 30% lebih tinggi dibandingkan bulan biasanya.

Lonjakan transaksi akan membuat para pengusaha juga akan merekrut karyawan tambahan misalnya di pusat oleh-oleh, restoran, dan hotel bahkan transportasi selama momen mudik Lebaran.

Dengan adanya larangan mudik, maka perputaran uang itu akan berkurang dan penjualan retail akan seperti biasanya.

Muhamad Rifki Fadilah, peneliti dari The Indonesian Institute, menambahkan larangan mudik akan berdampak pada perekonomian di daerah. Sebab, kata dia, pada prinsipnya mudik memberikan dampak pengganda terhadap sektor-sektor ekonomi di daerah, seperti hotel, tempat berwisata, dan tempat oleh-oleh.

Selain itu, pengusaha transportasi seperti bus antarkota antarprovinsi (AKAP), pesawat, dan kapal laut juga harus menerima dampak akibat pelarangan mudik berupa turunnya penerimaan dari penumpang yang biasanya ramai untuk mudik.

Dengan dampak negatif di atas, maka kemungkinan pertumbuhan ekonomi triwulan kedua tahun ini bisa menurun, kecuali jika pemerintah mampu membuat ekonomi tetap berputar dengan berbagai alternatif lainnya.

“Di tengah situasi pandemi COVID-19, pengambilan keputusan untuk melarang mudik merupakan salah satu langkah yang bijak yang dapat diambil pemerintah untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19 meski biaya yang dikorbankan cukup besar,” kata Muhamad.

Bagaimana pemerintah bisa mendorong kegiatan ekonomi

Untuk mengurangi dampak ekonomi pelarangan mudik, maka pemerintah harus memberikan ruang-ruang alternatif untuk ‘dana menganggur’ yang seharusnya bergerak ke perekonomian daerah.

Menurut Bhima, untuk saat ini cara kompensasi untuk larangan mudik adalah tetap mendorong masyarakat tetap berbelanja walau mereka tidak bisa bepergian.

Salah satunya dengan mendorong pekan belanja nasional secara online atau daring.

Dengan asumsi pegawai negeri sipil dan pegawai swasta dapat tunjangan hari raya, tapi tidak mudik, maka membuat tingkat konsumsi atau belanja masyarakat rendah.

“Perputaran uang terpusat di daerah Jabodetabek, maka jalan untuk dorong konsumsi adalah mendorong masyarakat belanja online besar-besaran,” ujar Bhima.

Menurut Bhima, kalau perlu pemerintah juga bisa mensubsidi ongkos kirim pembelian barang secara daring, khusus pengiriman barang keluar Jabodetabek.

Pada periode Lebaran juga banyak masyarakat yang mau mengirimkan uang ke keluarganya di daerah. Untuk itu pemerintah bisa memberi insentif gratis biaya transfer antarrekening yang berbeda domisili melalui bank milik negara.

Jika masyarakat mengirim uang menggunakan pos atau wesel, maka pemerintah bisa menggatiskan biaya administrasinya.

Dengan insentif-insentif ini akan makin banyak aliran uang yang berputar ke daerah-daerah.

Selain itu pemerintah juga harus memastikan jika program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tidak terlambat dicairkan, khususnya PEN yang melalui pemerintah daerah. Pemerintah juga bisa menambah hibah untuk sektor pariwisata dan jumlah penerimanya diperluas.

Muhamad menambahkan pemerintah juga dapat bekerja sama dengan pihak swasta, agar masyarakat yang tidak dapat kembali ke kota asalnya tetap bisa membeli produk oleh-oleh khas daerahnya secara daring melalui platform market place.

Bisa juga sebaliknya. Masyarakat kota dapat mengirimkan oleh-oleh khas Jakarta ke kampung halaman mereka.

“Pada prinsipnya, membuat kebijakan publik itu tidak dapat membuat semua orang senang. Namun, membuat kebijakan publik itu harus memikirkan kebijakan yang memberikan manfaat yang paling besar dengan biaya yang minimal,” ujar Muhamad.(*)


The Conversation

Tags:#ekonomi#mudik#pandemi
Share39SendShare

Related Posts

PMKRI Pematangsiantar Sukses Gelar MPAB 2026: Momentum Penguatan Kaderisasi Baru

25/05/2026

PIRAMIDA.ID-​SIMALUNGUN – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru...

Ketua ILAJ Soroti Jalan Rusak di Pagagan Hilir, Bupati Dairi: “Kenapa Disebut Tutup Mata?”

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Kecamatan Pagagan Hilir kembali menjadi sorotan akibat kondisi jalan rusak yang dinilai membahayakan masyarakat. Kerusakan terjadi di sejumlah ruas...

Komjen Pol Ridwan Zulkarnaen Panca Putra Jadi Kalemdiklat Polri, Ketua ILAJ: Dimana Saja Beliau Pasti Cemerlang

10/05/2026

PIRAMIDA.ID - Ketua Institute Law And Justice (ILAJ) Fawer Full Fander Sihite memberikan apresiasi atas pelantikan Komjen Pol Drs Ridwan...

Refleksi 800 Tahun Santo Fransiskus: PMKRI Pematangsiantar Ajak Generasi Muda Hidupi Kesederhanaan dan Cinta Lingkungan

10/05/2026

PIRAMIDA.ID-PEMATANGSIANTAR — Dalam semangat memperingati 800 tahun perjalanan spiritual Santo Fransiskus dari Assisi, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang...

ILAJ Desak Dirut PTPN IV PalmCo Copot Regional Head Budi Susanto, Dinilai Lindungi Oknum VAN

04/05/2026

PIRAMIDA.ID — Institute Law and Justice (ILAJ) mendesak Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, untuk mencopot Budi Susanto...

Isu Mobil & Rumah, Fawer Sihite Tegaskan Ilal Mahdi Nasution Sosok Taat Aturan, Minta Publik Hentikan Opini Negatif Karena Cemburu

29/04/2026

PIRAMIDA.ID — Fawer Sihite angkat bicara menanggapi berbagai isu miring yang diarahkan kepada Ilal Mahdi Nasution. Sebagai sahabat lama, Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Bentrok Warga VS PT Bridgestone Pemerintah Wajib Hadir, APH Tidak Boleh Absen

26/06/2026
Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Berita

Edis Galingging: Justice Delayed is Justice Denied, Propam Polri Harus Periksa Kapolres Pematangsiantar

21/06/2026
Berita

663 Lulusan USI Diwisuda, Rektor USI: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

20/06/2026
Berita

Di Demo Puluhan Massa,!Hotbinson Damanik dan Mhd Ali Damanik Akan di Periksa? Kejatisu Akan Bentuk Tim Penelaa Penelaahan

17/06/2026
Berita

Masa Perkenalan (MAPER) Gel. III 2026 GMKI Pematangsiantar-Simalungun Sukses Terlaksana

16/06/2026

Populer

Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Berita

Bentrok Warga VS PT Bridgestone Pemerintah Wajib Hadir, APH Tidak Boleh Absen

26/06/2026
Berita

Edis Galingging: Justice Delayed is Justice Denied, Propam Polri Harus Periksa Kapolres Pematangsiantar

21/06/2026
Edukasi

Surat Cinta untuk Kristina

29/11/2022
ilustrasi/getty images
Pojokan

Sejarah Tai

03/08/2020
Sorot Publik

6 Fungsi Inspektorat Tidak Optimal, Bupati Diminta Copot Roganda dari Kepala Inspektorat Simalungun

23/03/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber