Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Juli 5, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Bagaimana Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional?

byRedaksi
04/10/2020
inBerita
Pedagang menggunakan penutup muka melayani pembeli di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2002). Kemendag menyiapkan pedoman bagi penyelenggara kegiatan perdagangan untuk diterapkan saat berlangsungnya new normal, para pedagang di pasar rakyat diwajibkan nenggunakan masker, face shield, dan sarung tangan selama beraktivitas. SP/Joanito De Saojoao.

Pedagang menggunakan penutup muka melayani pembeli di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2002). Kemendag menyiapkan pedoman bagi penyelenggara kegiatan perdagangan untuk diterapkan saat berlangsungnya new normal, para pedagang di pasar rakyat diwajibkan nenggunakan masker, face shield, dan sarung tangan selama beraktivitas. SP/Joanito De Saojoao.

100
SHARES
717
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan hasil survei yang mencatat 573 pedagang terinfeksi virus corona. Ini tidak lepas dari sejumlah pasar yang menjadi klaster baru perebakan virus corona. Penularan terjadi karena minimnya penerapan protokol kesehatan, karena minimnya pemahaman dan pengetahuan pedagang terhadap bahaya virus corona.

Kementerian Perdagangan mencatat ada lebih dari 13 ribu pasar tradisional di seluruh Indonesia, yang menampung lebih dari 12 juta pedagang. Kampanye memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, menjadi cara untuk mencegah penularan virus corona.

Dalam diskusi daring, Jumat (2/10), bertema “Tetap Pakai Masker di Pasar Tradisional,” Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), dan Direktur Kampanye Gerakan Pakai Masker, Joko Setiyanto, mengatakan pedagang mengaku tidak memakai masker karena merasa tidak nyaman ketika melakukan aktivitasnya.

Selain itu, katanya, kebanyakan pasar tradisional tidak didesain menghadapi pandemi penyakit menular seperti virus corona, yang memastikan ada jarak antar pedagang, serta sirkulasi udara yang kurang terbuka di sejumlah tempat.

“Desain pasar memang tidak didesain untuk menghadapi pandemi ini. Desain koridornya, rata-rata dua meter, ada yang satu meter, ada yang satu setengah meter, itu koridornya. Jarak antar pedagang juga, yang di loss tidak ada jaraknya, satu dan lainnya sebelahan begitu, apalagi kan tentang ventilasi. Jadi, memang desaian itu tidak mengantisipasi ini.”

Peneliti psikologi sosial di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Dicky Pelupessy, mengungkapkan hasil studinya yang menyebut sebanyak 90 persen pedagang di salah satu pasar di Jakarta telah memakai masker, namun hanya 53 persen yang memakai masker dengan benar.

“Mereka merasa tidak nyaman ketika berkomunikasi, bertransaksi dengan pembeli atau calon pembeli, jadi itu yang mereka rasakan, tidak nyaman sehingga kemudian mereka merasa masker itu menyulitkan dalam kegiatan mereka di pasar.”

Alasan belum terbiasa memakai masker, kata Dicky, dipengaruhi pula oleh belum tertanamnya kebiasaan itu di kalangan pedagang pasar. Selain itu, perlu ada sosialiasi terus menerus, penegakan aturan bagi yang tidak memakai masker, dan kerjasama yang melibatkan paguyuban pedagangan pasar. Upaya dan kerja sama itu, diyakini akan menghadirkan norma baru.

“Keputusan pedagang menggunakan masker atau tidak, itu menunggu apa yang dilakukan oleh pedagang yang lain. Jadi kalau dia lihat pedagang di depannya pakai masker, ya dia mulai merasa, oh saya harus pakai masker. Begitu juga di samping kanan kirinya,” katanya.

“Nah artinya apa, ketika kemudian kita bisa lihat, misalnya kita bayangkan semua memakai masker, kanan kiri pake masker, depan pakai masker, maka orang akan cenderung mau pakai masker. Nah ini kan kemudian saya bicara norma,” lanjut Dicky.

Joko Setiyanto menegaskan bahwa pelibatan semua pihak dari kalangan pedagang untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan, menjadi kunci agar pasar tradisional tidak sampai menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

“Protokol untuk Covid-19 kita lakukan semaksimal mungkin. Jangan tutup pasar karena apa, rentetannya luas, panjang sekali. Ini dari daerah penghasil kan tidak bisa ditahan, katakan sore, malam ini panen, kan tidak bisa ditahan sampai seminggu,” kata Joko.

“Itu pola tanam jelas, hubungannya dengan petani luar biasa. Jadi bukan hanya di pasar, tetapi di daerah penghasil itu lebih banyak dari pada di pasar,” tambahnya.


Source: VOA Indonesia

Tags:#diskusi#pasartradisional#protokol
Share40SendShare

Related Posts

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026

PIRAMIDA.ID-Ramer Plus FC salah satu klub/ssb yg berdomisli di Nagori Rambung Merah Kec Siantar Kab Simalungun, pada hari Minggu tgl...

Sunat Gratis 41 Orang, KBG, Koin Dakwah, BKM Safinaatussalam Berkolaborasi di Bandar Huluan

28/06/2026

PIRAMIDA.ID-Sebanyak 41orang anak sunatan gratis di Desa Naga Jaya 1, Kecamatan Bandar Huluan, Minggu (28/6/26). Sunatan Massal Gratis tersebut hasil...

Warga Marteng Bangun dan Rawat Kampung Sendiri

28/06/2026

PIRAMIDA.ID-Kekompakan warga Marihat Tengah (Marteng), Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun dalam membangun daerahnya sudah tidak diragukan lagi....

Areal Lapangan Bola Serbalawan, Mulai Diperbaiki Secara Swadaya

28/06/2026

PIRAMIDA.ID-Kondisi areal lapangan bola Serbalawan yang rusak parah serta sangat memprihatikan, kini mulai diperbaiki secara swadaya, Minggu (28/6/26).Hal tersebut disampaikan...

Catat Sejarah 26 Santri Generasi Pertama SD Muhammadiyah Serbalawan di Wisuda

27/06/2026

PIRAMIDA.ID-Sekolah Dasar Muhammadiyah Serbelawan (SD Muhasaba), mencatat sejarah sejak dirikan tahun 2020 silam. "Hari ini Sabtu 27 Juni 2026, menjadi...

Bentrok Warga VS PT Bridgestone Pemerintah Wajib Hadir, APH Tidak Boleh Absen

26/06/2026

PIRAMIDA.ID-Kamis (25/6/2026) sore, bentrok kembali terjadi antara sekelompok warga dengan tim pengamanan (security) PT.Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE). Sebagaimana kita...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Dialektika

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026
Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026
Berita

Sunat Gratis 41 Orang, KBG, Koin Dakwah, BKM Safinaatussalam Berkolaborasi di Bandar Huluan

28/06/2026
Berita

Warga Marteng Bangun dan Rawat Kampung Sendiri

28/06/2026
Berita

Areal Lapangan Bola Serbalawan, Mulai Diperbaiki Secara Swadaya

28/06/2026

Populer

Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Berita

Areal Lapangan Bola Serbalawan, Mulai Diperbaiki Secara Swadaya

28/06/2026
Berita

Sunat Gratis 41 Orang, KBG, Koin Dakwah, BKM Safinaatussalam Berkolaborasi di Bandar Huluan

28/06/2026
Berita

Ketua ILAJ Sarankan Nadiem Makarim Konsultasi dengan Sjafrie Sjamsoeddin dan Luhut Pandjaitan Terkait Kasus Chromebook

14/05/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber