Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, Agustus 29, 2025
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Ekologi

Banjir di Parapat, Sekjend ILAJ: Kapolda Sumut Harus Selidiki dan Tangkap Pelaku Penebangan Liar

by Piramida.id
14/05/2021
in Ekologi
101
SHARES
724
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Parapat, Kabupaten Simalungun di Hebohkan dengan banjir bercampur dengan serpihan potongan-potongan kayu dan lumpur tanah. 13 Mei 2021.

Banyak yang mengatakan disebabkan oleh curah hujan yang begitu deras, namun ILAJ (Institute Law And Justice) memiliki pandangan yang berbeda akan hal itu.

ILAJ sejak tahun 2019 lalu sudah mencurigai adanya penebangan liar, penyadapan getah Pinus secara ilegal (Tanpa Izin) di daerah Kecamatan Girsang Simpangan Bolon, tepatnya di daerah bebukitan seputar Parapat. Sekarang peristiwa banjir ini bagian dari akibat hal tersebut, longsor juga kerab terjadi di Kecamatan Girsang Simpangan Bolon.

Foto ini bersumber dari Warga Setempat

“Kalau soal curah hujan, sebelumnya juga curah hujan deras tetapi tidak begitu dampaknya, inikan seperti longsor beserta dengan potongan-potongan kayu-kayu yang ikut terbawa oleh air, jadi dibukitan itu pohonnya sudah pada gundul, dan banjir itu lebih cendrung akibat ulah manusia, itu dalam teori kebencanaannya” Sebut Frengki Simanjuntak selaku Sekretaris Jendral ILAJ

Pemerintah Kabupaten Simalungun harus bergerak cepat untuk menangani persoalan ini, begitu juga dengan pihak KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) untuk wilayah Kabupaten Simalungun agar segera menyelidiki hal tersebut, kami menduga juga ada lokasi Hutan Lindung di daerah tersebut, jangan sampai persoalan ini akan semakin besar dan berdampak buruk bagi masyarakat di sekelilingnya.

Para penebang liar biasanya selalu berlindung pada oknum-oknum pejabat atau pemangku kebijakan di daerah tersebut/provinsi, untuk memuluskan segala rencana mereka.

Foto Parapat Saat Banjir

Oleh karena itu kami meminta Kapolda Sumatera Utara untuk segera menyelidiki dan menangkap pelaku penebangan liar yang ada di Kecamatan Girsang Simpangan Bolon Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Tegas Frengki Tokoh Muda Sumatera Utara tersebut.

Parapat itu merupakan daerah Wisata yang seharusnya sangat diperhatikan dan dilindungi oleh pemerintah, karena pendapatan PAD Simalungun juga cukup besar dari sektor pariwisata, bagaimana jika daerah Wisata ada banjir, pasti wisatawan akan berpikir untuk mengunjungi Parapat. Sebut Alumni ITM itu.

Parapat juga bagian dari detinasi Wisata yang menjadi super prioritas dari Bapak Presiden Jokowi, jika pemerintah daerah tidak mampu mengamankan hal ini, sudah sangat keterlaluan.

Oleh karena itu kami dari ILAJ sangat berharap pelaku penebangan Liar di Kecamatan Girsang Simpangan Bolon segera di tangkap dan pemerintah Kabupaten Simalungun segera melakukan pemulihan kembali lokasi yang terdampak serta memberikan bantuan kepada para korban. Tutupnya. (HS)

Tags: #banjirparapat#hutan#Longsorparapat#Penebanganliar#Poldasumut
Share40SendShare

Related Posts

Suara dari Bonapasogit: Gereja dan Masyarakat Sipil Serukan Penutupan PT TPL

15/07/2025

PIRAMIDA.ID - Suasana haru dan semangat memenuhi ruang pertemuan Hotel Serenauli, Laguboti, ketika lebih dari 150-an orang dari berbagai latar...

Menelusuri Asal Usul Makna Warna Hijau & Gerakan Lingkungan

05/03/2023

PIRAMIDA.ID- Pada Februari 1970, sekelompok hippie dan aktivis berkumpul di Vancouver, Kanada untuk membahas rencana uji coba nuklir di Pulau...

Perspektif Sosiologi terhadap Permasalahan Eksistensi Nelayan Skala Kecil

27/10/2022

Oleh: Adhitya Qurdiansyah (2205030012) PIRAMIDA.ID- Nelayan merupakan sebuah istilah bagi setiap individu atau kelompok yang mana kesehariannya bekerja menangkap ikan...

Di Jambi Penyelesaian Konflik Agraria Dinilai Setengah Hati, WALHI Ungkap Sejumlah Persoalan

26/07/2022

PIRAMIDA.ID- Proses penyelesaian konflik agraria di wilayah Provinsi Jambi, diakui masih menapaki jakan terjal oleh Manager Advokasi Wahana Lingkungan Hidup...

Apa yang Terjadi jika Kita Berhenti Menggunakan Plastik?

06/07/2022

PIRAMIDA.ID- Dari 8.300 juta ton plastik murni yang diproduksi hingga akhir tahun 2015, terdapat 6.300 juta tonnya telah dibuang. Sebagian...

Dampak Plastik terhadap Lingkungan

07/06/2022

Oleh: Lidya Putri* PIRAMIDA.ID- Kantung plastik kresek dan kemasan dari plastik lainnya merupakan alat pengemas yang paling banyak dipergunakan karena...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Tanpa Etika Dewan Perwakilan berubah menjadi Dewan perampok

29/08/2025
Berita

Di Balik Duka 28 Agustus: Saatnya Kita Saling Merangkul, Bukan Saling Menusuk

29/08/2025
Berita

Aparat Gagal Humanis, Ojol Jadi Korban Maut Mobil Rantis

28/08/2025
Berita

Surat Klarifikasi Tak Direspon, ILAJ Laporkan Kadishub ke Kajari, Minta Bupati Simalungun Copot Sabar Saragih

28/08/2025
Berita

Heboh Demo DPR 25 Agustus! Komrad Pancasila: Tangkap Provokator yang Seret Massa Pelajar!!!

26/08/2025
Berita

Irjen Suyudi Ario Seto Dilantik Presiden Jadi Kepala BNN, Komrad Pancasila Nyatakan Dukungan Penuh

25/08/2025

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

xnxx
xnxx
xnxx
xnxx