Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Juli 19, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Darlings: Berani Melawan KDRT

byRedaksi
24/10/2022
inEdukasi
101
SHARES
720
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Oleh: Dian Sany Siagian*

PIRAMIDA.ID- Hari ini merupakan hari biasa seperti hari sebelum-sebelumnya, membuat bosan dan tenggelam dalam pikiran untuk melakukan apa agar berguna. Akhirnya di waktu yang amat membosankan, membuka Netflix untuk menemukan film yang rasa-rasa menarik dengan judul, dengan asumsi bahwa film inilah yang menjadi sumber tawa nantinya.

Pada saat itu juga, menonton film Darlings dengan tidak pernah mempercepat ataupun memberhentikan.

**

Film Darlings merupakan salah satu film India yang berbalutkan isu sosial yang terjadi di masyarakat, kebetulan menjadi penarik film ini juga untuk ditonton adalah kisah film Darlings sendiri merupakan paling banyak spektrum isu di masyarakat saat ini, yakni kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari film Darlings.

Film ini menyajikan kisah seorang perempuan bernama Badru (Alia Bhatt) yang mengalami kekerasan dari sang suami Hamza (Vijay Varma) selama tiga tahun dan Ibu Badru yang bernama Shamsun (Devia Shah) membantu sang anak lepas dari jeratan kekerasan tersebut.

Film ini memperlihatkan setelah menikah perlakuan dari Hamza sungguh berubah, setiap hari mabuk dan berlaku kasar pada Badru. Film ini juga mempertontonkan beberapa faktor penyebab kekerasan, dari ekonomi, perbedaan pendapat sampai budaya patriarki dapat menjadi penyebab kekerasan dalam rumah tangga. Untuk lebih dapat memaknai film darlings, berikut ulasannya.

Perempuan India yang mengalami KDRT

Film ini disajikan dengan drama yang seperti biasa, memiliki banyak dialog antara pemain dan berlatar belakang zaman saat ini. Berbagai keadaan sosial kita temukan di film ini, yakni kebudayaan mengalah perempuan untuk mengurus rumah tangga setelah menikah, seringnya mendapat serangan verbal di rumah tangga, perempuan akan menahan segala keinginan karena sudah menjadi seorang istri.

Di pertengahan film, Badru berulang kali mendapat kekerasan dan selalu memaafkan Hamza karena percaya bahwa Hamza akan berubah dengan usaha Badru sendiri.

Sampai pada kita ditunjukkan saat Hamza dinyatakan punya penyakit ginjal akut karena efek alkohol yang sering dikonsumsi, awalnya kita percaya bahwa Hamza telah berubah karena penyakitnya tersebut, dibuktikan Hamza tidak meminum alkohol lagi, tidak berbuat kasar pada Badru lagi.

Tetapi hal itu tidak bertahan lama, Hamza kembali pada karakternya yang buruk dan kembali melakukan kekerasan pada Badru. Sesi ini, mengajarkan kita pada praktiknya seorang korban akan merasa kasihan dan merasa dapat merubah pelaku kekerasan dan pelaku kekerasan sulit untuk menghilangkan sifat dan karakter kasarnya tersebut.

Film ini pada akhirnya juga akan dikatakan film komedi, karena mengandung genre komedi yang cukup lucu sampai membuat tertawa. Naskah yang disajikan dalam dialog membuat kita peduli dan tahu alasan akan korban KDRT yang sering susah melepaskan diri dari pasangan yang menjadi pelaku kekerasan pada dirinya.

Di pertengahan film juga diketahui berlatar belakang anak broken home, Badru tidak ingin gagal dalam berkeluarga seperti orang tuanya dan merasa mampu mengubah suaminya. Kita akan banyak tahu tentang Badru yang protagonist, tetapi kita tidak terlalu disajikan banyak tentang Hamza, apa alasan melakukan KDRT, sejak kapan Hamza kasar seperti itu, dan bagaimana latar keluarga Hamza.

Berlatar belakang era modern, Badru punya pesan untuk kita semua. Latar belakang era modern bisa dilihat dari pemakaian smartphone yang sudah tipis dan toilet duduk yang ada di kantor Hamza. Hamza pada waktu itu membersihkan toilet atas suruhan dari atasanya, hal itu membuat dirinya kesal dan pada akhirnya meluapkan kekesalannya pada Badru. Singkat cerita, Badru yang mendapat kekerasan dari Hamza mendapat bantuan atas kepedulian Zufli sampai mendapat peluang untuk melapor pada polisi, tetapi hal itu di sia-siakan Badru karena rasa kasihan dan masih optimis bisa mengubah karakter Hamza.

Ada pesan menarik dari momen itu untuk kita semua, kadang kala kita perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga memiliki dan berpeluang untuk lepas dari jeratan kekerasan tersebut, tetapi kita acapkali terbuai dengan rasa kasihan dan kembali optimis untuk mengubah seseorang yang adalah pelaku kekerasan untuk berubah menjadi lebih baik meski keberhasilannya hanya sebesar dua dari sepuluh persen.

Di akhir film kita diajarkan bahwa keberanian untuk lepas dari perasaan yang memenjara jiwa, membuat derita adalah pelepasan. Di sesi akhir film diperlihatkan puncak dari kesabaran Badru adalah ketika Hamza berbuat kasar pada Badru sampai akhirnya keguguran, di situlah penyesalan Badru selalu mempertahankan Hamza muncul.

Mampu Melepaskan Diri dari Keterikatan yang Memenjara Jiwa

Pemilihan judul Darlings lebih cocok untuk film yang bergenre roman, damai dan bahagia. Film Darlings memberikan ekspetasi yang berbeda dengan penonton. Seluruh isi film bertimbal balik dengan judul, membuat asumsi awal ketika membaca judul dengan sudah selesai menonton sungguh berbeda.

Film Darlings sendiri memiliki genre dark komedi, tetapi meskipun demikian ada kalanya film ini dirasa menyisipkan sedikit genre aksi, di mana terdapat sesi Hamza yang berhasil melepaskan diri dari tali yang dibuat Badru dan akhirnya ingin melukai Badru terhadang dengan kedatangan Shamshun.

Film Darlings ini secara keseluruhan hendak memaknai keterikatan korban KDRT pada pelaku, dalam kisah ini adalah Badru dan orang tercinta yang menjadi pelaku kekerasan pada dirinya. Kisah Badru menjadi metafora akan seseorang yang mengalami kesulitan dalam merelakan orang yang dikasihinya meski itu terbaik, membendung penyesalan, dan hasrat duniawi yang besar. Sebetulnya film ini bisa menjadi tontonan bermakna bagi penggemar perfilman dengan plot yang sublim namun berisi pelajaran akan kehidupan.

Film ini memiliki pelajaran banyak dari awal sampai akhir, memiliki dialog yang indah dan latar belakang yang bisa diterima semua usia, tetapi yang kurang dari film ini adalah akhir dari ceritanya serasa nanggung dikarenakan tidak dinampakkan lebih lanjut nasib dari Badru, Samshun serta Zufli, membuat penasaran para penonton.(*)


Penulis merupakan Penikmat Film. Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Saat ini mengemban amanah sebagai PGK PMKRI Pematangsiantar.

Tags:#kdrt#Perempuan#resensi
Share40SendShare

Related Posts

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Ekonomi Indonesia di Tengah Perang Dagang Global: Perspektif Alkitabiah dan Peran Mahasiswa Kristen

01/04/2025

Ekonomi Indonesia di Tengah Perang Dagang Global: Perspektif Alkitabiah dan Peran Mahasiswa Kristen Oleh: Fawer Full Fander Sihite.,S.Th.,S.H.,MAPS Perang dagang...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

SILPA Rp264,75 Miliar, PMKRI Soroti Perencanaan Anggaran dan Dorong Penguatan Sinergi Pemkab–DPRD

19/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

Bupati Simalungun Terima Audensi Pimpinan BWI

17/07/2026
Berita

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17/07/2026

Populer

Berita

Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Adi Putra dan Dody Arfan Rela Cuti Kerja

13/07/2026
Berita

Tak Mau Bahas LKPD, Aktivis ingatkan Anggota DPRD bisa dilaporkan

15/07/2026
Berita

Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

13/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Sebut Kita Harus Jujur Febrie dan ST Burhanuddin Paling Berani Lawan Koruptor dan Mafia, Dalam 4 Tahun Kejaksaan Agung Ungkap Kasus Korupsi Ribuan Triliun

12/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

Usai Pertemuan Kapolri dan Jaksa Agung, Ketua ILAJ: Stop Mendegradasi Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan, Percayakan Sepenuhnya Proses Hukum

13/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber