Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, September 2, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Penguatan dan Makna Sila Ketiga dalam Organisasi

byRedaksi
24/07/2023
inEdukasi
105
SHARES
749
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Oleh: Alberto Nainggolan*

PIRAMIDA.ID- Sebelum mengenal atau mendalami makna sila ketiga dalam organisasi terlebih dahulu kita harus mengetahui makna organisasi terlebih dahulu. Dalam KBBI, organisasi adalah suatu kesatuan atau susunan yang terdiri atas orang-orang dalam perkumpulan untuk mencapai tujuan bersama.

Sedangkan jika diartikan kedalam bahasa Belanda, organisatie (organisasi) yang merupakan sekumpulan dua orang atau lebih yang berkumpul dalam wadah yang sama untuk mencapai tujuan.

Wadah yang dimaksud kader dalam perkumpulan (organisasi) yang berjalan saling bersama ataupun berkolaborasi dalam suatu kegiatan, apabila suatu hal yang tak terduga terjadi di dalam maupun organisasi maka ingatlah apa tujuan diadakannya kegiatan tersebut.

Menurut Chester I .Bernard, organisasi adalah suatu sistem aktivitas yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Jika kita ambil dari sila ketiga Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”, maka sila ketiga dapat bermakna dalam suatu organisasi.

Sila ketiga bermakna dalam menempatkan kepentingan dan keselamatan bangsa yang menjamin kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Sila ketiga juga dapat bermakna dalam menumbuhkan rasa patriotisme terhadap elemen, baik itu masyarakat maupun organisasi yang terbentuk di tengah -tengah masyarakat.

Selain itu sila ketiga Pancasila dalam organisasi dapat bermakna dalam mengembangkan pergaulan ataupun relasi demi persatuan dan kesatuan dalam bangsa terkhusus di dalam suatu organisasi.

Penguatan Persatuan Indonesia di Dalam Organisasi PMKRI

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) selaku organisasi yang berada di tengah masyarakat sejauh ini telah menguatkan persatuan baik di dalam internal maupun eksternal organisasi.

Tiga benang merah PMKRI juga salah satu alasan kuatnya persatuan kader PMKRI. Tiga benang tersebut adalah kristianitas (berpihak pada kaum tertindas); fraternitas (wujud persaudaraan sejati); dan, intelektualitas (penguasaan ilmu pengetahuan harus diabdikan bagi kesejahteraan umat manusia).

Ketiga unsur tersebut yang selalu mengarahkan dan menyemangati kader PMKRI menjaga persatuan di dalam maupun di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang akhirnya menjadi nilai pengikat dan nilai penguji.

Nilai pengikat dalam PMKRI kekhasan yang telah terinternalisasi pada akhirnya akan memunculkan kesadaran bahwa PMKRI telah menyumbangkan karakter yang membedakan dan memberikan kelebihan terhadap anggotanya sehingga kesadaran ini pada akhirnya akan menimbulkan ikatan batin dan rasa memiliki tanggung jawab terhadap perhimpunan.

Nilai penguji dalam PMKRI, yakni ketiga benang merah tersebut akan menjadi wadah dan tolak ukur dalam kematangan kader dan komitmen para anggota terhadap pembinaan dan perjuangan PMKRI.

Kristianitas, fraternitas, intelektualitas dalam menumbuh-kembangkan integritas pribadi yang utuh, pada gerak langkah loyalitas yang harus dimiliki kader. Selain tiga benang merah penguatan persatuan juga sering ditingkatkan pada bidang olahraga dan diskusi mingguan.

Baru-baru ini diskusi mingguan yang diselenggarakan penulis untuk menumbuhkan persatuan bersama dalam margasiswa taktis. Selain tiga benang merah dalam sebuah organisasi harus mencari perbedaan dan saling menyatukan perbedaan.

Jika ada sebuah pertanyaan bagaimana cara menguatkan sila ketiga dalam sebuah organisasi? Kita harus belajar memulainya dari diri sendiri, mampu mengendalikan emosional dan mampu menggunakan mindset agar persatuan dan kesatuan dapat tercipta dalam bangsa maupun organisasi.

Dengan terkendalinya emosional dan penggunaan mindset dalam diri, maka doktrin sesat ataupun hoax yang beredar akan terkendali sehingga persatuan dan kesatuan bangsa dapat terjaga dengan baik.(*)


Penulis merupakan Kader PMKRI Cab. Pematang Siantar.

Tags:#benangmerah#persatuan#pmkri
Share42SendShare

Related Posts

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie...

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
Berita

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026
Berita

KUA Siantar Utara Gercep Amankan Wakaf ummat yang belum terselesaikan

24/08/2026

Populer

Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Eks Ketum GMKI Batam Apresiasi untuk Kapolda Kepri dan Bareskrim Polri: Tertibkan Pelanggaran, Lindungi Dunia Usaha yang Patuh

22/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber