Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomePojokan

DKI Jakarta Didaulat Jadi Provinsi Paling Demokratis

byRedaksi
06/08/2020
inPojokan
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- DKI Jakarta didaulat jadi provinsi paling demokratis se-Indonesia sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta.

“Keberadaan Jakarta sebagai ibukota negara merupakan magnitudo dalam pusaran episentrum perpolitikan di Indonesia. Untuk kesekian kalinya dalam 1 dekade terakhir, Jakarta kembali menorehkan prestasinya sebagai provinsi paling demokratis se-Indonesia,” demikian rilis resmi BPS di lamannya.

Diterangkan, Jakarta meraih skor 88,29 (kinerja baik) dan di atas rata-rata capaian nasional (74,92). Meski begitu, BPS juga menilai masih ada catatan yang diberikan.

Dalam dokumen yang disampaikan, ada 3 aspek yang membentuk indeks demokrasi di DKI Jakarta, yaitu aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik, dan aspek lembaga demokrasi. Berikut ini skornya:

1. Aspek kebebasan sipil: 91,01 poin (turun 4,58 poin dari tahun 2018)
2. Aspek hak-hak politik: 83,86 poin (naik 8,43 poin dari tahun 2018)
3. Aspek lembaga demokrasi: 91,89 poin (naik 4,07 poin dari tahun 2018)

BPS DKI menjelaskan menurunnya poin aspek kebebasan sipil tidak terlepas dari kontestasi Pilpres 2019. Berikut ini penjelasan BPS DKI:

“Penurunan capaian ini tidak terlepas dari ‘panasnya’ suasana kontestasi pada pelaksanaan Pemilu 2019 yang berujung pada kekerasan terhadap jurnalis dalam peliputan berita. Suasana panas ini bukan hanya terjadi sebelum pemilu, namun juga setelah pemilu berupa gelombang 2 demonstrasi besar yakni demo terkait penolakan hasil Pemilu di Bawaslu pada Mei 2019 dan demo terkait penolakan revisi UU KPK dan RUU KUHP di Gedung MPR pada September 2019.”

BPS DKI juga mencatat masih ada pekerjaan rumah di Ibu Kota. Sejumlah indikator perlu mendapat perhatian serius, khususnya dari partai politik dan pemerintah daerah.

“Sepanjang periode DPRD 2014-2019, hanya tercatat 1 Peraturan Daerah (Perda) yang merupakan inisiatif DPRD yakni Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta,” tulis BPS dalam subjudul ‘Masih Ada PR’.

 

Tags:#BPS#demokrasi#Jakarta
Share39SendShare

Related Posts

Asal-usul Permainan Tradisional Anak-anak

12/07/2023

PIRAMIDA.ID- Anda merasa jenuh dengan bermain dengan gim di ponsel dan laptop? Terlalu lama bermain gim bisa menyebabkan kerusakan mata akibat...

Mengapa ada Tujuh Hari dalam Seminggu?

11/07/2023

PIRAMIDA.ID- Akhir pekan selalu tak kunjung tiba, kita harus menunggu enam hari penuh antara Senin dan Sabtu. Satu minggu itu...

Ini Medan, Bung!

05/03/2023

Supriadi Harja* PIRAMIDA.ID- Aku lupa, kapan aku pernah mengenal orang ini. Begitu melihatku, ia memperkenalkan diri. Namanya Pak Sukri. Namun...

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022

PIRAMIDA.ID- Aset terbesar perusahaan adalah karyawan. Tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat mencapai tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, human resources...

Mimpi

07/12/2022

Billie Gregorine* PIRAMIDA.ID- Semua orang sekiranya pastilah pernah bermimpi. Sambil rebahan, sayup-sayup kudengar lagu dari Nadin Hamizah yang judulnya 'Rumpang'....

Mengantongi Ragam Cerita dari Tanah Papua

04/09/2022

Oleh: Roberto Duma Buladja* PIRAMIDA.ID- Konsultasi Nasional (Konas) GMKI berlangsung pada 23–27 Agustus 2022 di Jayapura, tanah Papua. Kurang lebih...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026

Populer

Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Edukasi

Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh dalam Perumusan UU Cipta Kerja dilihat dari Pandangan Sosiologi Konflik

25/10/2022
Pojokan

Musik Disco, Bagaimana Asal Mula Terbentuknya?

17/05/2022
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
ilustrasi: tirto.id/Gery
Sains

Apa itu Teori Evolusi Darwin?

27/01/2023
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus