Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, November 3, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

ILAJ Minta Bupati Simalungun Terbitkan Surat Resmi Penolakan Konversi Lahan Kebun Teh ke Sawit

byPiramida.id
18/10/2025
inBerita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID — Institute Law and Justice (ILAJ) yang diketuai oleh Fawer Sihite, mendesak Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, untuk segera mengeluarkan surat resmi penegasan penolakan terhadap rencana konversi lahan kebun teh di wilayah Kabupaten Simalungun menjadi perkebunan kelapa sawit.

Desakan ini disampaikan menyusul pernyataan Bupati Simalungun sebelumnya yang telah secara tegas menolak adanya upaya konversi lahan produktif teh menjadi sawit. Namun, menurut ILAJ, penolakan tersebut harus diperkuat dengan dasar hukum dan surat resmi agar memiliki kekuatan administratif dan dapat menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah, investor, serta masyarakat.

Ketua ILAJ, Fawer Sihite, dalam keterangannya menegaskan bahwa langkah konkret berupa surat resmi dari Bupati sangat penting untuk mencegah potensi penyimpangan kebijakan di lapangan.

“Pernyataan penolakan Bupati Simalungun patut diapresiasi, namun kami menilai harus ada tindak lanjut dalam bentuk surat resmi atau keputusan kepala daerah yang secara eksplisit menegaskan larangan konversi lahan kebun teh menjadi sawit. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum dan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan di Simalungun,” ujar Fawer Sihite, Jumat (18/10/2025).

Lebih lanjut, Fawer menjelaskan bahwa kawasan kebun teh di Simalungun bukan sekadar aset ekonomi, tetapi juga memiliki nilai ekologis, historis, dan sosial bagi masyarakat. Menurutnya, perubahan fungsi lahan dari teh ke sawit akan membawa dampak besar terhadap lingkungan hidup, ketenagakerjaan, dan pariwisata daerah.

“Kebun teh merupakan bagian dari identitas dan sejarah Simalungun. Banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sektor ini. Jika dikonversi menjadi sawit, bukan hanya merusak tata ruang dan ekosistem, tetapi juga akan mengancam keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.

ILAJ juga menilai bahwa tren ekspansi perkebunan sawit di Sumatera Utara sering kali dilakukan tanpa memperhatikan aspek kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) dan rencana tata ruang wilayah (RTRW). Karena itu, Fawer menekankan agar pemerintah daerah berpegang pada prinsip keadilan ekologis dan tidak terjebak pada investasi jangka pendek yang berpotensi merugikan daerah dalam jangka panjang.

“Kami tidak anti investasi, tetapi setiap investasi harus sesuai dengan koridor hukum, tata ruang, dan prinsip keberlanjutan. Simalungun memiliki potensi besar di sektor teh, kopi, dan agrowisata. Itu yang harus diperkuat, bukan malah dialihkan ke komoditas sawit yang sudah overekspansi di berbagai daerah,” tegas Fawer.

Selain meminta surat resmi dari Bupati, ILAJ juga mendorong DPRD Simalungun untuk ikut mengambil sikap melalui rekomendasi politik daerah agar kebijakan pelestarian kebun teh masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah (RPJMD dan RTRW).

“Kalau kebijakan ini dituangkan secara resmi, maka siapapun nanti kepala daerahnya, arah pembangunan Simalungun tetap berpihak pada kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Fawer.

Di akhir pernyataannya, ILAJ berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan tata ruang dan lingkungan di Kabupaten Simalungun agar tidak terjadi alih fungsi lahan yang merugikan masyarakat dan melanggar asas keberlanjutan.

“Kami akan terus memantau, melakukan advokasi, dan jika diperlukan mengambil langkah hukum apabila ada pihak yang tetap memaksakan konversi kebun teh menjadi sawit,” pungkas Fawer Sihite. (Tim).

Share39SendShare

Related Posts

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menyindir keras dugaan penguasaan kawasan Hutan Register 18...

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, melontarkan desakan keras kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera...

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara segera berkoordinasi...

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA – Langkah Polda Jawa Tengah dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul...

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026

PIRAMIDA.ID - Minimnya kegiatan kepemudaan di Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Sekretaris KNPI Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, mengkritik kinerja Dinas Pemuda...

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

PIRAMIDA.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Bupati...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026
Berita

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026
Berita

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026
Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

Populer

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Ilustrasi: dw.com
Dialektika

Zoroaster, Agama Pertama Yang Menyembah Satu Tuhan

15/06/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

SMP Cinta Rakyat 2 Sukses Gelar Olimpiade Tingkat SD

04/04/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus