Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Juli 7, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDunia

Kelamaan Berlayar di Tengah Samudera Atlantik, Pasangan Ini Tak Tahu Dunia Tengah Heboh Diguncang Virus Corona

byPiramida.id
21/01/2020
inDunia
99
SHARES
704
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Virus corona yang mewabah di berbagai belahan dunia kini semakin membuat publik khawatir.

Pasalnya virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut dapat menyebar dengan sangat mudah.

Banyak kebijakan baru yang lahir akibat pandemi ini seperti lockdown hingga melakukan physical distancing.

Namun, di tengah hebohnya pandemi corona, ada pasangan yang tak tahu menahu mengenai virus corona.

Ia adalah Elena Manighetti dan kekasihnya, Ryan Osborner.

Pasangan ini tak tahu menahu perihal virus corona lantaran tengah menjelajahi Samudera Atlantik.

Dilansir dari Theguardian.com, pasangan ini sebenarnya tahu mengenai wabah corona.

Namun, pada saat itu wabah tersebut hanya terbatas di China dan belum dinyatakan sebagai pandemi global.

Mereka pun lantas meninggalkan kawasan Lanzarote, Spanyol untuk pergi berlayar melintasi Samudera Atlantik pada (28/02/2020).

Usai melakukan perjalanan selama 25 hari tanpa internet mereka pun terkejut saat menghidupkan ponselnya.

“Aku ingat Ryan membacakan berita dan kami terkejut. Sulit untuk memahami tingkat (penyebaran virus corona) pada awalnya,” tutur Elena.

Elena sendiri berasal dari Lombardy, Italia yang mana daerah tersebut merupakan daerah yang paling parah terkena dampak corona.

“Itu terjadi sekitar 3 hari yang lalu (setelah kami tiba).

Ketika Ryan membaca artikel 10 hari yang sebelumnya yang mengatakan bahwa kota asalku (Bergamo) adalah yang paling parah di dunia.

Aku sama sekali tidak tahu dan aku menelepon ayahku,” sambungnya.

Elena pun mengaku sangat terkejut saat melihat foto-foto truk militer di depan kuburan lantaran kehabisan peti mati.

Elena dan Ryan memang pasangan yang suka berpetualang, mereka mulai mengarungi lautan sejak tahun 2017.

Saat melakukan perjalanan panjangnya, satu-satunya alat komunikasi adalah perangkat satelit yang hanya mampu menerima 160 pesan karakter saja.

Oleh karena itu mereka berpesan kepada keluarga untuk menghubunginya hanya saat ada berita buruk saja.

“Merupakan hal yang umum bagi para pelaut untuk tidak menginginkan berita buruk ketika mereka berada di lautan.

Karena sama sekali tidak ada yang dapat dilakukan tentang hal itu.

Yang bisa kamu lakukan adalah menangis, menjerit, khawatir, tetapi kamu tidak bisa berbalik pulang karena angin di belakang sangat kuat,” ujar Elena.

Mereka pun mengaku tahu ada yang tidak beres dengan dunia saat mereka mendekati kawasan Karibia.

Pada saat itu mereka mendapatkan daftar semua pulau yang telah menutup perbatasannya.

Sontak hal itu membuat Elena dan sang kekasih khawatir karena tak memiliki tempat untuk pergi.

Namun, kini sepasang kekasih tersebut dikabarkan telah berlabuh dengan aman di Bequia yakni sebuah pulau di Saint Vincent dan Grenadines, di mana tempat tersebut tidak ada kasus corona sama sekali.

Pasangan ini pun hanya bisa menunggu pandemi berlalu sehingga mereka dapat melanjutkan perjalanan mereka. (*)


sumber

Tags:CoronaVirus
Share40SendShare

Related Posts

KOMRAD : Jakarta Buktikan Diri, Dari Kota Rawan Jadi Salah Satu Kota Teraman Di ASEAN

09/04/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta, 8 April 2026 - Koordinator Nasional Komrad Pancasila, Antony Yudha Benusu, menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan bahwa Jakarta...

Perang Israel-Iran Menunjukkan Pentingnya STEM, Fawer Sihite: Dukung Sikap Presiden Prabowo

22/06/2025

PIRAMIDA.ID - Dalam sebuah wawancara eksklusif yang berlangsung di Mall Atrium Senen, Jakarta Pusat, Fawer Sihite menegaskan bahwa perang antara...

Kebahagiaan Berasal dari Keyakinan dalam Diri

10/07/2023

PIRAMIDA.ID- Pernahkah Anda berkata pada diri sendiri saat marah, ‘Saya tidak boleh marah?' Atau mungkin ketika Anda merasa sedikit sedih,...

Mengapa Orang Terlihat Serius dan Tidak Tersenyum di Foto-foto Kuno?

30/04/2023

PIRAMIDA.ID- Foto-foto pertama diambil pada akhir tahun 1820-an. Tetapi sampai tahun 1920-an, tampaknya orang-orang mulai “belajar” tersenyum saat di foto....

Bagaimana Asal Usul Jabat Tangan?

02/04/2023

PIRAMIDA.ID- Kita sudah begitu terbiasa berjabat tangan dengan orang lain, kita hampir tidak memikirkan bagaimana, di mana, dan mengapa kebiasaan...

Marcus Aurelius: Kaisar Romawi Baik Hati yang Juga Seorang Filsuf

05/03/2023

PIRAMIDA.ID- Marcus Aurelius lahir pada 26 April 121 Masehi di Roma dengan nama lahir Marcus Annius Verus. Perjalanan hidupnya membuat...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi Gelar Masa Bimbingan (MABIM) 2026, Bentuk Kader Kritis, Humanis, dan Berintegritas

06/07/2026
Berita

Viral Polri Disebut Terkorup, Komrad Pancasila Pasang Badan: Metodologinya Patut Dipertanyakan!

05/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Dialektika

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026
Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026

Populer

Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Berita

Areal Lapangan Bola Serbalawan, Mulai Diperbaiki Secara Swadaya

28/06/2026
Berita

Bentrok Warga VS PT Bridgestone Pemerintah Wajib Hadir, APH Tidak Boleh Absen

26/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber